
Sean Wilbert merupakan seorang pria yang paling populer di sekolah nya. Kehebatan nya dalam bermain basket membuat para wanita di sekolah tergila-gila padanya. Apalagi paras nya yang tampan dan terlahir dari keluarga kaya raya membuat dia semakin menjadi incaran para wanita di sekolah nya.
Lina Hatson merupakan seorang wanita yang sangat suka menyendiri. Dia bahkan tidak peduli dengan lingkungaan sekitar nya. Kegemaran nya adalah membaca buku, bahkan dia dikatakan si kutu buku oleh teman-teman sekelas nya. Akan tetapi, karena kegemaran nya yang suka membaca buku lah dia selalu menduduki peringkat pertama di sekolah nya
Di Gedung Pertandingan Basket
Teriak para pendukung yang lagi menonton pertandingan basket final antara SMA Coligiate VS SMA Trinity.
"Aku berharap sekolah kita menang." kata salah satu seorang siswi
"Tentu saja sekolah kita bakalan menang, lagian sekolah kita memiliki pemain terbaik di kota ini. Siapa lagi kalo bukan Sean." balas siswi satu nya yang tidak lain adalah teman nya
"AYO SEMANGAT SMA TRINITY...AYO SEMNGAT S-E-A-N." teriak siswi tersebut
"Aduuuhhh..makin hari Sean makin tampan aja." ucap siswi tersebut
Sedangkan di lapangan tampak seorang pria yang mengenakan seragam basket bernomor 4 yang tidak lain adalah kapten tim basket dari SMA Trinity.
"Pokok nya kita harus menang. Jangan sampai kalah." ucap kapten tim basket tersebut kepada tim nya
"Tentu saja harus menang, kalau kalah mau ditaruh dimana muka kita. Apalagi coba lo lihat para penggemar lo, Sean."
sahut salah satu tim nya kepada kapten nya tersebut yang tidak lain bernama Sean.
Setelah istirahat cukup, wasit memberi tanda bahwa permainan akan di lanjut kan kembali.
Masing-masing tim mulai bersiap untuk melanjut kan pertandingan. Setelah peluit ditiup pertandingan pun berlanjut. Dari masing-masing tim memulai pertandingan dengan sengit, bahkan tampak sudah dari mereka yang merasa sangat lelah.
Saat memasuki detik ke-30 tim dari Coligiate School memasukan bola ke ring yang membuat skor mereka lebih unggul.
"Sialan, pokok nya aku harus menang." batin Sean kesal
Tim Trinity melempar bola ke arah tengah yang tidak lain adalah Sean. Sean pun menagkap nya dengan baik, detik waktu terus berputar. Sean yang mendapati 2 lawan didepan nya langsung melewati mereka dengan kemampuan skill dribling nya. Saat hampir memasuki detik ke-9 dia pun melempar bola ke arah ring lawan dari daerah three point hingga saat detik ke-1 akhir nya bola tersebut pun masuk.
Peluit tanda berakhir nya permainan di bunyikan yang berari tim dari Trinity School memenang kan pertandingan ini dengan skor 101 dan 98
__ADS_1
"HOREEEE.." teriak para pendukung tim dari Trinity School
"Yeah, hebat lo. Gak salah gue lempar bola ke elo." ucap salah satu teman tim nya
"Ya iyalah, gue kan emang hebat. Kaya gak tau gue aja." balas sean santai
"Waduh, sombong banget sih teman gue ini." ucap nya sambil menepuk bahau Sean
"Itu kan fakta kalau gue itu hebat."
"Ya udah deh, gue ngalah aja."
Tim mereka pun diberi mendali dan piala atas kemenagan mereka.
Setelah penyerahan mendali mereka pun berjabat tangan dengan tim lawan yang baru saja mereka kalah kan tadi.
"Selamat ya atas kemenangan nya. Gaya terkahir lo tadi hebat banget." kata pria dari SMA Coligiate yang berjabat tangan dengan Sean
"Ya makasih. Permainan lo juga hebat tadi." balas sean kepada nya
Setelah berjabat tangan mereka pun mengambil tas merek masing-masing.
"Sean, habis ini lo rencana nya mau kemana?" ucap teman sean
"Yah gak seru nih orang. Mending kita ke kafe aja, ngerayain kemenangan kita."
"Malas. Mending lo aja sendiri sana."
"Ya udah deh kalo lo gak mau ikut."
Setelah itu Sean pun meninggalkan Alvin yang masih terdiam karena penolakan Sean tadi.
Di luar gedung, tampak para wanita berkumpul sedang menunggu seseorang yang sedang di nantikan nya.
"Eh lihat itu Sean." kata salah satu wanita tersebut yang menunjuk ke arah Sean
Para wanita tersebut pun langsung mengarahkan pandangan mereka ke arah yang ditunjukan wanita tersebut dan langsung menghampiri pria yang ditunjuk wanita terssbut.
"Sean, kamu pasti lelah kan. Ini aku ada air putih khusus untuk mu." ucap salah satu wanita sambil memberikan minuman tersebut oleh sean
Belum sempat Sean mengambil minuman itu, wanita lain nya ikut juga memberikan botol minum ke arah nya hingga membuat dia jadi kesal.
__ADS_1
"Minggir deh kalian semua. Gue mau lewat." ucap Sean kepada mereka dan mulai berlalu meninggalkan mereka
"Aduh Sean ku, biar marah tetap aja tampan." kata salah satu wanita yang melihat Sean berlalu pergi memasuki mobil sedan berwarna hitam yang telah menunggu nya sejak tadi.
"Apa tadi lo bilang?! Sean milik lo. Jangan mimpi deh lo, Sean itu milik gue." balas wanita satu nya
"Ehh, mana bakalan mau Sean sama cswek kaya lo." ucap nya sambil menunjuk muka wanita yang baru saja dia sebut tadi
"Lo jangan sok kecantikan deh. Meskipun nanti Sean gak milih gue, dia juga gak bakalan milih lo."
Terjadi lah pertengakaran diantara mereka berdua yang membuat ricuh luar gedung.
"Huft..penggemar Sean mulai lagi bikin ricuh." ucap Alvin yang baru saja keluar dari gedung
"Biasa, itu kan sudah jadi rutinitas mereka sehari hari." balas pria disamping nya yang bernama Kevin
"Udah yuk, mending kita ke kafe." ajak Alvin ke Kevin
Dirumah Keluarga Wilbert
"Kemana mereka?" tanya Sean ke pelayan yang berbaris menyambut kepulangan Sean
" Tuan dan Nyonya sedang melakukan perjalan bisnis ke luar kota pagi tadi tuan." ucap salah satu pelayan
"Hmm." balas Sean singkat dan langsung menaiki tangga menuju ke arah kamar nya
Setiba nya di kamar Sean langsung menjatuhkan dirinya di kasur.
"Mereka tidak pernah berubah, selalu saja mementingkan urusan lain." ucap Sean kesal
Sedangkan di lain tempat terlihat seorang wanita yang sedang bersantai membaca buku di kursi depan rumah nya.
"Hai..sedang serius banget ya baca buku nya." ucap seorang pria yang baru saja datang
Perempuan itu pun melihat siap yang menyapa nya tadi.
"Aku bolehkan duduk disini." ucap pria itu lagi yang langsung duduk disamping wanita tersebut
"Ngapain kamu kesini." tanya nya pada sang pria dengan sorotan mata yang tajam
"Emang nya aku gak boleh kesini, lagian kan aku udah sering juga kemari." balas pria tersebut tidak kalah tajam.
__ADS_1
..
Jangan lupa vote, like and komen ya!