
Keesokan hari di SMA TRINITY
"Woi, lo kemarin kenapa ninggalin gue sih?" tanya Alvin yang baru saja datang ke kelas kepada Sean
"Kan lo sendiri yang bilang kalau gue lebih baik pergi aja." balas Sean santai
"Maksud gue itu lo jangan ngikutin gue, bukan malah ninggalin gue. Harus nya lo nungguin gue di mobil."
"Setidak nya lo selamat sampai apartemen."
"Dasar bocah." ucap Alvin kesal
"Udah ah, sebagai ganti gara-gara gue ninggalin lo nanti pas di kantin gue yang traktir. Lo mau makan apa aja terserah lo."
"Idihh, rencana mau nyogok gue ya. Supaya gue gak marah lagi."
"Kalo lo gak mau ya udah. Mending gue ajak Kevin aja." balas Sean sambil manggil Kevin
"Ada apa bro?" tanya Kevin
"Nanti siang kita ke kantin yuk, biar gue yang traktir." ucap Sean pada Kevin
"Oke..Kita berdua aja nih?" tanya nya lagi
"Kita berdua aja lah. Lagian ada yang di ajakin tapi malah gak mau dia." balas Sean santai sambil melirik Alvin
"Woii, siapa yang bilang kalo gue gak mau ikut. Emang nya gue ada bilang gak ikut tadi." teriak Alvin sambil menggebrak meja Sean
"Ya udah lo ikut tapi jangan teriak didepan gue juga kali. Sakit nih telinga gue bisa tuli gara-gara lo." ucap Sean sambil memegang telinga nya
"Tau nih orang. Suka banget teriak-teriak." timpal Kevin
"Biarin aja setidak nya kan gue bisa melampiaskan kekesalan gue." balas Alvin santai
"Gila nih orang." ucap kevin
Bel berbunyi pertanda bahwa pelajaran hari ini akan berlangsung. Semua murid duduk di tempat nya masing-masing. Tidak beberap datanglah seorang guru wanita yang masuk ke kelas mereka.
"Selamat pagi murid-murid." sapa nya kepada mereka
"Selamat pagi bu." jawab mereka serempak
"Disini Ibu cuma mau bilang bahwa besok adalah hari dimana kalian masing-masing akan pindah kelas. Seperti biasa nya, pemindahan ini dilakukan setiap 1 semester sekali. Jadi besok pengumuman nya bakalan di tempel di mading. Jadi kalian bisa mengetahui di kelas mana kalian akan belajar. Sekian dari Ibu terimakasih."
Guru wanita itu pun keluar dari kelas mereka
__ADS_1
"Gue harap gue bisa sekelas dengan Sean." ucap salah satu siswi
"Gue juga berharap nya begitu. Biar gue bisa ngeliat muka sean terus." ucap satu nya lagi
"Sean makin tampan aja deh." sambil ngelirik ke arah Sean
Sedangkam di kelas 3A terlihat seorang perempuan yang sedang sibuk dengan dunia sendiri. Siapa lagi kalau bukan Lina yang duduk menyendiri membaca novel nya.
"Lin, temani aku ke perpus yuk." ucap seorang pria yaitu Rio
Lina pun bangun dari tempat duduk nya dan mengikuti Rio untuk pergi ke perpustakaan.
Setiba nya diperpustakaan, Rio langsung mencari buku yang dicari nya.
"Emang nya kamu mau cari buku apa sih?" tanya Lina pada Rio yang sedang sibuk mencari buku nya
"Aku mau cari novel." balas Rio
"Ngapain kamu cari novel di perpustakaan sekolah. Mending lebih baik beli aja di Toko buku. Di perpustakaan susah kalo mau cari buku kaya gitu."
"Kata Bara teman aku sih dia pernah baca buku nya dari perpustakaan."
"Emangnya judul novel nya itu apa?"
"Kalo gak salah sih judul nya My Heart, kata Bara novel nya bagus banget. Jadi aku penasaran ingin baca."
Lina pun pergi ke arah rak lain untuk mencari buku yang dimaksud oleh Rio tadi.
Hampir 20 menit Lina mencari akhri nya dia pun menemukan buku yang dimaksud tadi. Tetapi buku tersebut diletakkan di rak yang agak tinggi sehingga sulit bagi nya untuk menjangkau buku itu.
Dan saat dia ingin menjangkau buku tersebut justru dia tidak sengaja ditabrak seseorang yang sedang bercanda dengan kedua teman nya itu hingga tidak sengaja menabrak Lina hingga Lina pun terjatuh.
"Aww..." ucap Lina
"Maaf gue gak sengaja." ucap pria tersebut
"Lain kali hati-hati kalo jalan." ucap Lina
"Iya maaf, gue gak sengaja. Lo gak apa-apa kan?" tanya pria itu yang tidak lain adalah Sean
"Aku gak apa-apa." balas Lina sambil berusaha berdiri
"Sekali lagi gue minta maaf. Gue beneran gak sengaja nabrak lo tadi."
"Lain kali jangan di ulangin lagi. Di perpustakaan gak boleh ribut." ucap Lina sambil berusaha menjangkau buku yang hampir saja dia ambil tadi
__ADS_1
Akan tetapi justru ada tangan yang lebih dulu yang mengambil buku itu.
"Lo mau ngambil buku yang ini." ucap Sean sambil memberikan buku itu ke Lina
Setelah mendapatkan buku tersebut Lina pun langsung pergi menjauh dari Sean tanpa mengucapkan sesuatu.
"Waduh, cuek banget tuh cewek." ucap Alvin yang melihat Lina pergi begitu saja tanapa mengucapkan sepatah kata pun
"Memang nya dia siapa?" tanya Sean penasaran
"Dia Lina Hatson. Cewek si kutu buku dari kelas 3A." balas Kevin
"Dia juga cewek yang terkenal cuek banget ke lingkungan sekitar nya." timpal Alvin
"Benarkah? Kok gue gak pernah liat dia di sekolah." ucap Sean makin penasaran
"Ya iya lah lo gak pernah liat. Dia aja sering meneyendiri sibuk dengan dunia nya sendiri. Dan gue yakin dia gak punya teman disini. Soalnya, sikap dia aja kaya gitu, gimana mau punya teman." ucap Alvin menjelaskan
"Menurut gue sih dia ada dekat dengan satu orang cowok. Nama nya Rio, dia sering nemuin Lina saat jam kosong. Pokok nya Cewek Si Kutu buku itu dekat banget sama Rio. Kaya pacaran gitu deh." timpal Kevin
"Gue gak percaya dia pacaran sama Rio." ucap Sean
"Ayo buruan kita pergi dari sini. Ngapain juga kita lama-lama disini." ajak Alvin pergi
Mereka bertiga pun pergi keluar meninggalkan perpustakaan dan tanpa sengaja Sean melihat seorang perempuan yang sedang berbicara dengan pria. Dan dia pun langsung melangkah lagi pergi dari perpustakaan tersebut.
"Makasih Lin." ucap Rio berterimakasih sambil menerima buku dari Lina
"Iya." balas Lina singkat
"Lin, nanti kamu pulang sama aku aja ya." ajak Rio
"Gak usah. Aku bisa pulang sendiri. Kamu pulang aja langsung ke apartemen." tolak Lina
"Beneran kamu gak mau aku antar pulang?"
"Iya aku beneran. Lagian aku masih ada urusan pulang sekolah nanti. Jadi kamu pulang duluan aja."
"Ya udah deh kalo gitu."
Bel pertanda bahwa saat nya pulang berbunyi. Para siswa dan siswi pun bergegas mengemasi barang-barang mereka.
Di ruang kelas 3B
Terlihat Sean yang sedang menatap keluar jendela. Sedari tadi dia terus memperhatikan seorang perempuan yang sedang memeberi makan seekor kucing kecil di bawah sana. Pandangan nya terus tertuju ke arah sana.
__ADS_1
"Kalo tersenyum ternyata dia cantik juga. Jadi makin penasaran gue." batin nya
..