
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**
tiba di jalan bercabang Naumi berhenti karena lagi memikirkan kalau dia mau masuk dia harus memperkenalkan diri nya, dan data akan di cari, saat tak ketemu habis lah dia.
"hhuuuu naumi-naumi koo kamu bodoh sihh ...", omel Naumi pada diri sendiri.
"lebih baik aku keluar dulu dan masuk dari depan..",pikir Naumi
**
Naumi mencari bagian tembok yang sepi dan bersiap-siap, setelah melihat kiri, kanan tak ada siapa-siapa segera mengeluarkan tangga , memanjat dan mengintip ke luar tembok tak ada seseorang pun, dengan cepat dia turun .. memasukkan tanga kembali ke tempat nya dan mengeluarkan ransel yang isi makanan, pakaian, minum dan pedang nya .
**Naumi menjauh dari pangkalan dan mencari zombie dia membutuhkan darah bau itu untuk menyempurnakan alibi dan penampilan nya. tak lama dia melihat 2 orang melawan zombie dengan cepat dia membantu, setelah selesai mereka sama-sama menuju gerbang pangkalan.
"stop ...kalian siapa ? dan mau apa ?", tanya penjaga gerbang menghentikan pada 3 orang itu.
"kami asal dari kota b .. dan kami kuliah di kota J , saat kejadian kami di kos-kosan dan kami mencari posko setelah melihat berita dan kami terus menuju ke sini setelah mendengar kabar kalau di sini lebih aman ", jawab si pria sambil memegang tangan si wanita di samping nya.
"terus dia ", tunjuk penjaga ke arah Naumi
__ADS_1
"kami baru bertemu dan tadi dia yang menolong kami..", jelas pria itu, sedang Naumi dari tadi diam
"kamu ", panggil penjaga gerbang menunjuk Naumi
"itu pak.. saya dari tim orang yang kemarin baru datang pak ", kata Naumi
"yang mana ?soal nya kemarin ada 4 tim yang datang dan kenapa baru datang ?", tanya petugas
"yang banyak siswa-siswi SMA nya pak.... saya ke tinggalan pak... kerena terpisah waktu melawan para zombie", jelas Naumi dengan lesu
"oh tim yang itu... ya sudah masuk ke arah sana... kalian akan di data dan di periksa ", kata penjaga gerbang dan menunjukkan arah pendataan.
**
"kalian berdua ke arah sana.. ikuti peta itu", kata petugas kesehatan menyerahkan peta pada sepasang kekasih itu. dan mengalihkan perhatian ke Naumi
"kami permisi dan terima kasih tadi pertolongan nya mbak ", pamit si wanita pada Naumi
"iya sama-sama ", jawab naumi melihat kepergian sepasang kekasih itu.
"apa kamu tau kalau...kamu lagi hamil dan usia kehamilan mu?", tanya petugas kesehatan mengalikan perhatian Naumi ke arah nya.
__ADS_1
"tau pak...", jawab Naumi singkat
"di sini tak ada yang di perlukan dengan khusus mau itu anak-anak, wanita hamil, orang tua sepuh paham!! jaga diri dan kehamilan mu baik-baik.. ", kata petugas kesehatan
"mengerti pak... terima kasih ", kata Naumi dengan patuh
"Kamu ke arah sana tim mu ada di sana dan ini obat dan vitamin buat mu", kata petugas kesehatan memberi obat dan peta lokasi pada Naumi
"sudah tau pak.. tadi kan dari sana baru ke sini ", pikir Naumi
"terima kasih pak .. pak makanan saya tak di bagi 2 seperti tadi", tanya Naumi yang melihat makanan nya masih utuh tak seperti punya sepasang kekasih tadi yang di bagi 2.
"enggak kamu bawah aja semua", kata petugas kesehatan yang kasian melihat Naumi agak pucat jadi di biarkan nya.
"saya permisi pak", pamit Naumi yang di balas anggukan kepala.
*
setelah Naumi pergi rekan nya yang ada di sana bertanya,
"pak koo enggak di bagi 2 ?", tanya rekan nya
__ADS_1
"dia kan lagi hamil... dan pucat.. seperti dia telah melewati banyak rintangan untuk menyusul anggota tim nya dan lagi mereka ada 2 nyawa dan juga dia masih mempertahankan janin nya saat kondisi seperti ini .. yang itu pasti akan merepotkan diri nya sendiri", jelas petugas kesehatan dan mengigat anak gadis yang shock dan trauma ,setelah di perkosa dan bunuh diri setelah tau diri nya hamil.