Mencari (Daerah Aman)

Mencari (Daerah Aman)
bab 69


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**para bawahan nya juga ikut tertawa.


"pak.. Keluarga nya tidak di temukan ", lapor bawahan wakil pemimpinan .


"huu .. Dia pasti telah mengantisipasi nya .. biar kan saja... di luar berbahaya, mereka tidak akan selamat", kata wakil pemimpin.


"kalian semua... kembali bertugas.. Dan kamu ber2 kurung dia.. ", perintah wakil pemimpin. kepala pimpinan yang telah pingsan.


"besok... Peraturan di pangkalan ini.. Akan berubah dan para kekuatan itu akan menjadi milik ku", pikir nya. senyuman yang menyeramkan.


** di tenda orang tua Keyla.


"anak itu ke mana sih....Sudah sehari 2 malam tidak pulang.. Apa dia kabur dan dia tidak mengugurkan kandungan nya", tebak mama Keyla kesal.


"pak coba periksa di ruang kesehatan", sambung mama Keyla memerintah.


"sudah ma .. Dia tidak ada.. ", jawab bapak Keyla.


"anak itu.. Menyusahkan saja .. Dia tidak ada di mana-mana ", kata kakak Keyla.


"mungkin dugaan mama benar.. ", sambung kakak Keyla.

__ADS_1


"tapi dia kan tau di luar sangat berbahaya... Dia kan tidak bisa apa-apa", kata bapak Keyla.


"biar kan saja pak", jawab kakak Keyla.


"kita tidak bisa memanfaatkan nya.. Huuu",keluh mama Keyla.


"biar kan saja dia pak ,ma sekarang kita tidak ada merepotkan kita lagi..", kata kakak Keyla tersenyum.


"iya juga yaa", jawab mama Keyla ikut tersenyum.


**mereka pun tidak peduli lagi di mana keberadaan Keyla. Keyla saat ini masih ada di pangkalan, Keyla tidak mau keluar dia takut keluarga nya menemukan nya. Dan Marsel paham jadi membiarkan.


**di tenda Exel.


"xel.. 2 hari yang lalu mereka telah meninggal kan pangkalan ini... ", jawab Jack.


"apa??? gimana cara Kerja kalian, sampai bisa kalian kecolongan .", kata Exel kesal.


"maaf xel... Kami mengira mereka pergi untuk mencari persediaan.. Tapi setelah kami menyuap seseorang untuk mengatakan nya.. Baru kami mengetahui nya dan Mereka pergi ke kota B", beritahu Jack .


"apa kita akan menyusul mereka...", tanya Jack. Melihat Exel Diam.


"kita menyusul mereka besok ", perintah Exel.

__ADS_1


"baik... Pak...", jawab mereka hanya mengikuti keinginan Exel, kerena keluarga mereka pindah dan berkumpul di pulau pribadi keluarga Exel demi keamanan.


**esok nya mereka meninggalkan pangkalan menuju ke kota B. Tampa mengetahui apa yang akan terjadi di pangkalan.


"gimana kabar nya mereka ", pikir teman aldi yang tidak ikut.


Semoga mereka semua baik-baik saja ", sambung nya. Kembali melakukan tugas nya.


**di pangkalan kini semua orang was-was akan peraturan yang baru saja di katakan wakil pemimpin dan mereka mulai berpikir ke depan nya.


**kembali ke Naumi dkk . Seminggu telah berlalu, sejak meninggalkan pangkalan. Kini mereka harus berhadapan dengan 15 monyet mutan yang tinggi nya mencapai 1/5 meter. Membuat mereka ketar ketir dan kelelahan. setelah menumbangkan 6 monyet .


"apa yang harus kita lakukan.. mereka masih banyak..",tanya Adrian . yang mulai lelah dan melihat sekeliling rekan-rekan nya sama seperti Adrian.


**Naumi sedang berfikir keras.


"kalian mundur kecuali pengguna kemampuan tumbuhan dan api", kata Naumi.


**mereka segera mundur dan heran apa yang akan di lakukan Naumi.


"kemampuan api giring monyet itu menjadi bersatu.. Dan kemampuan tumbuhan ikat monyet itu saat telah bersatu... Setelah itu kalian pergi dari sini...", kata Naumi yang melihat mereka menuruti nya .


**tim api melawan para monyet mutan sambil menggiring para monyet kembali bersatu dengan monyet yang lain. Setelah melihat monyet bersatu mereka meninggalkan nya .

__ADS_1


**tim tumbuhan mulai mengeluarkan tanaman merambat menuju arah monyet dan melilit monyet mutan yang meronta-ronta.


__ADS_2