Mencari (Daerah Aman)

Mencari (Daerah Aman)
bab9


__ADS_3

***mereka pun keluar dari ruang itu , ternyata hari mulai sore,dan mereka memikirkan apa yang akan terjadi nanti, mereka mulai berdiskusi, mereka tak tau kapan hal itu akan terjadi mulai membuat rencana tapi tak bisa secara terang-terangan.


"nau apa engga ada petunjuk kapan hari itu akan terjadi ", tanya Tina


"isi surat ini hanya berhati-hati pada saat kita melihat seseorang memakan daging manusia ",kata Naumi


"baik ,itu lebih baik nau dari pada engga ada sama sekali ", kata Tina


"jadi sekarang selain mengumpulkan makanan dan lainnya, kita harus hati-hati dan memberi tahu kan ke keluarga kita",kata Naumi


"kapan nau", tanya Tina


"untuk sekarang kita memberi tahu kan ini dulu pada ayah dan bunda kalau mereka percaya,baru selanjutnya orang-orang di sekitar kita dan mau percaya.", kata Naumi yang menjelaskan hingga tak terasa waktu makan malam datang


tok tok tok


"nak kalian udah bangun kah??",kata bunda yang mengetuk pintu

__ADS_1


"sudah Bun... kami cuci muka dulu nanti kami menyusul ",kata naumi


***mereka pun turun, menikmati makanan buatan sang bunda, kenapa Tina ikut memanggil bunda soal nya Tina adalah keponakan sang bunda, Naumi dan Tina selalu bersama sejak kecil.saat sudah selesai mereka ke ruangan keluarga berkumpul dan mulai menceritakan isi surat dan menunjukkan ruang kecuali tentang kehamilan.


"jadi menurut ayah gimana ",tanya naumi


"menurut ayah kita tak bisa memberi tahu kan pada mereka, kerena mereka pasti meminta bukti sedang kan dalam surat itu enggak boleh ada yang tau,kami aja awal nya engga percaya,saat kalian mengajak kami ke sana baru kami percaya.", pendapat ayah


"jadi gimana dong ayah", kata mereka


"baik ayah.. ayah beritahu adik yaa apa yang kita bicarakan saat ini,,, tapi cincin gimana memberi tahu kan nya atau tidak yah ",tanya naumi


"kamu tenang nak nanti ayah meminta nya pulang soal cincin biar waktu yang menjawab ", kata ayah


"baik ayah,,,, jadi bunda dan ayah di rumah aja yaa soal nya isi surat itu beberapa hari jadi lebih baik kalian di rumah ", saran Naumi


"iya ayah nanti aku akan meminta orang tua ku tinggal di sini aja dulu bersama kalian ", sambung Tina

__ADS_1


"ibu dan bunda mungkin bisa sayang tapi ayah dan ayah mu engga bisa ... akan menyiapkan murid yang akan mengikuti olimpiade ", kata ayah


"baik ayah tapi ayah harus hati-hati ", kata Naumi


"iya nak..ini sudah malam lebih baik kalian tidur... ayah akan menelpon adik mu... ini sudah pagi di sana", kata ayah


"baik ayah, bunda kami permisi dulu,,, malam Bun,yah",kata naumi yang mencium pipi orang tua nya


"malam Bun, yah ", kata Tina yang mengikuti Naumi yang berlalu


"ayah ini semua sulit di percaya ",kata bunda keheranan dan bingung


"ayah juga Bun ... engga mau percaya tapi ada bukti nya", kata ayah


"lebih baik ayah cepat hubungi anak itu... dia jarang menelpon bunda padahal bunda rindu pada nya ... jauh amat pergi kuliah nya padahal di sini ada universitas yang bagus malah pergi yang jauh...", kata bunda yang mengomel


"Bun ini ayah nelpon dia",kata ayah yang terkekeh kerena istri nya mengomel tentang anak yang satu nya.

__ADS_1


__ADS_2