
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**melihat tim angin dan tim tumbuhan berhasil. Naumi segera meminta mereka menjauh... Naumi memperhatikan monyet mutan yang terus meronta-ronta, dan melihat tim pergi meninggalkan nya. naumi pura-pura mencari sesuatu di dalam ransel nya . Naumi memikirkan 5 granat dan muncul, Naumi segera melepas kan semua kunci nya dan melempar kan ke arah monyet mutan. Dan Naumi memasuki dimensi nya.
Bum
Bum
Bum
Bum
Bum.
**suara itu mengagetkan ayah ,Tina, dan rekan-rekan nya.
"itu... ", kata ayah Ben yang khawatir.
"tenang pak.... ",Sasa yang menenangkan ayah Ben. dan Naumi memang tidak menginginkan ayah nya ikut dalam pertempuran itu.
"kenapa mas..? Dan itu bukan nya asal suara itu dari tempat monyet mutan itu?", tanya bunda.
"gak papa Bun.. Hanya kaget... Seperti nya iya ", jawab ayah Ben.
"mas .. Naumi mana ", sambung bunda yang melihat Rekan yang tadi bersama Naumi . Telah kembali Tampa Naumi.
__ADS_1
"tin... Naumi mana? Dan itu apa? dan apa monyet mutan berhasil di kalah kan?", tanya bunda mara pada Tina yang menghampiri nya.
"berhasil Bun... Itu suara dari perpaduan kekuatan kami dan kemampuan Naumi yang membuat suara seperti itu.", bohong Tina. Dan itu membangkitkan pertanyaan di benak tim angin dan tim tumbuhan.
"dan.. Tadi Naumi, Tina menyuruh nya sembunyi dulu.. Kami ke sini .. Memanggil kalian untuk kembali berjalan ", alasan Tina dan memberi kan kode pada 2 tim itu.yang mengangguk membenarkan apa yang di katakan Tina.
"oh.. Ya sudah ayo kita ke sana.. Kasian Naumi sendirian", ajak bunda mara.
**mereka pun bergegas ke sana.
"itu tadi suara seperti granat.. Tapi dari mana asal nya dan kenapa rasa nya ada yang di sembunyikan ",pikir Adrian yang bertanya-tanya.
"Rin apa yang terjadi di sana dan tidak mungkin kan hasil penggabungan kekuatan kalian?", tanya Adrian pada Marina, yang kikuk.
"em .. Itu.. Aku juga engga tau Rian .. Setelah kami mengikat nya Naumi meminta kami menjauh..", jelas Marina.
"mungkin aja", jawab Lukas. Yang kelihatan biasa-biasa saja tapi dia sudah mulai mencurigai sesuatu.
"mungkin juga ", kata Adrian.
"sudah lah.. Yang penting sekarang monyet mutan itu telah tewas... Ayo kita ke sana ", kata Marina. Mereka pun menyusul.
**Naumi keluar dari dimensi. Setelah 5 menit. Naumi melihat para monyet tewas akibat daya ledak. Naumi Mendekati untuk memeriksa.
"naumi"panggil bunda mara yang memeluk Naumi saat berbalik.
__ADS_1
"iya Bun..", jawab naumi.
"kamu enggak apa-apa kan nak", tanya bunda mara.
"ngga Bun.. Tadi Naumi sembunyi koo.."balas Naumi.
**ayah Ben pun mengambil alih Naumi dan memeluk nya.
"nak... kenapa bandel sihh",bisik ayah Ben.
"maaf yahh...", kata Naumi tersenyum.
"ya sudah ", kata ayah yang mengalah dan melepaskan pelukan nya.
**yang lain pun memeriksa monyet mutan dan membedah kepala monyet mutan. Ada beberapa manik mutiara. Mereka pun menyerahkan nya pada Naumi. Setelah mengambil manik mutiara sesuai kekuatan mereka. Tapi Naumi menolak.
**mereka pun memasuki bus yang telah di sembunyikan sebelum melawan monyet mutan.
"perasaan ini sudah seminggu koo... Kelihatan nya bensin yang kurang kembali full", pikir Lukas yang mengendarai bus.
"Al . .. Siapa yang mengisi Tanki bensin bus", tanya Lukas pada Aldi yang menemani nya.
"pak Ben .. Kak", beritahu Aldi .
"oh..", balas Lukas yang heran kerena melakukan perjalanan dia tidak ada melihat tempat penjual bahan bakar.
__ADS_1
"kenapa kak", tanya Aldi penasaran apa yang di pikiran oleh Lukas.
"engga ada apa-apa Al..", jawab Lukas.