Mencari (Daerah Aman)

Mencari (Daerah Aman)
bab 72


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**semua bergerak menuju pangkalan kota B. Naumi di belakang bersama dengan ayah nya. Segera memasukkan bus saat semua fokus berjalan ke depan.


**melihat sekeliling hanya hamparan kendaraan yang hancur dan ada mayat zombie di mana-mana , gedung atau pun rumah yang terbuka dan kaca yang pecah dan darah ada di mana-mana.


**mereka yang melihat nya perihatin dan ngeri. dan ada zombie yang menghampiri mereka. Mereka pun melawan. Di depan ada 18 orang, di tengah para wanita, dan di belakang ada ayah Ben dan yang lain. Naumi yang saat ini kandungan nya memasuki 6 bulan. Sedikit mengali kan pandangan nya.


**di tempat lain. tim Exel pun berjalan kaki, kerena tidak menemukan kendaraan, dan mereka jarang berhadapan dengan zombie.


**sedangkan di pangkalan pinggir kota terjadi keributan.


**tiba di pangkalan kota B, tim Naumi dan rombongan kapten mengantri.

__ADS_1


*begitu banyak orang yang sedang beraktivitas dan ada beberapa bangunan apartemen dan rumah dan pos-pos . pangkalan ini telah di kelilingi oleh tembok logam, setinggi 7 meter, mereka semua di data dan 1 keluarga akan di tempat kan di 1 unit apartemen, dan yang tidak berkeluarga akan di 1 kan sesama wanita atau pria. Dan untuk makan atau minum mereka harus turun ke pos makan 1 kali sehari, jika ingin lebih harus membayar dengan manik mutiara.


** apartemen yang berlantai 20, 1 apartemen yang di isi keluarga Naumi dan Tina. Kini mereka sedang istirahat. Tapi tidak dengan Naumi, Tina, ayah Ben dan bunda mara yang saat ini memasuki dimensi nya.


"wwaaoo luas nya... Nau",pekik Tina melihat perubahan dimensi.


**naumi yang melihat Tina begitu, sudah menduga nya.


"nak... Beberapa bulan yang lalu seperti nya dimensi mu tidak sebegitu luas dari yang sekarang.. kenapa bisa?", tanya Bunda mara.


**Naumi pun mengajak mereka untuk ke masion nya,yang 3 lantai yang ber cet krim , putih ke pink gan dan di kelilingi oleh bunga warna-warni.


"indah nya.... nak", bunda mara yang kagum.

__ADS_1


"iya nau.. Indah nya.. ", komentar Tina.


**naumi hanya tersenyum dan ayah Ben pun membuka pintu. Mereka memasuki masion. Tina dan bunda tidak bisa berhenti terkagum-kagum dengan mansion naumi yang begitu indah.


**mansion yang rapi , lampu kristal yang bergantungan , setiap sudut ada lukisan dan vas yang antik ,unik. Dan sofa yang nyaman di duduki , dan dapur yang tertata rapi dan lengkap.


"Bun ,yah .. Kamar kalian di lantai 2 , di depan pintu kamar sudah ada nama kalian ", beritahu Naumi.


"iya nak... Ayo mas..", sahut bunda mara yang mengajak ayah Ben yang lagi duduk santai.


**bunda mara yang tiba di depan pintu, segera memasuki kamar yang luas dan ada ranjang, meja rias dan 2 lemari baju mereka, yang dari rumah lama yang telah di masukkan Naumi.


**bunda mara segera masuk ke dalam kamar mandi setelah mengambil pakaian ganti sambil bersenandung , sudah lama dia tidak mandi dengan baik di dalam bak up .

__ADS_1


**ayah Ben yang melihat bunda begitu semangat hanya geleng-geleng. Ayah Ben pun keluar kamar dan menuju ke kamar sebelah untuk mandi.


**Tina juga menuju ke kamar nya setelah orang tua Naumi naik ke atas tangga. Tinggal lah Naumi di sofa.


__ADS_2