
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"haaa ", reaksi Tina dan Naumi.
**sedangkan ayah Ben tau kalau mereka tidak memberi tahu Sasa , yang saat ini melihat perut Naumi.
"iya nak... Naumi memang hamil", beritahu ayah Ben.
"astaga ", kaget Sasa yang sebelum nya hanya menebak saja . Dia mengira itu adalah salah satu dari penyamaran Naumi.
"apa sebelum nya mereka tidak memberi tahu mu ", tanya ayah Ben yang memandang Sasa.
"engga pak... Saya kira itu adalah tambahan penyamaran nya kak Naumi pak", jelas Sasa . Yang merasa tidak enak bertanya seperti itu.
" hehe ", Tina yang terkekeh dengan jawaban Sasa. Tina tidak menyangka itu yang ada di pikiran Sasa.
"maaf saa.. Bukan engga mau bilangin kamu... Saa ...Tapi kakak rasa biar lh waktu yang menjawab.. Nah sekarang kamu udah tau", jelas Naumi santai.
"iya kak ", jawab sasa.
" Bukan nya kakak Naumi belum nikah yaa?", pikir Sasa penasaran. Tapi dia menyimpan rasa penasaran nya.
"Nak...kamu harus hati-hati yaa . Selama berada di pangkalan.. rencana nya kami akan pergi dari sini.. 5 hari lagi", beritahu ayah Ben dan mengalihkan pertanyaan.
__ADS_1
"iya yah.. Dan Kenapa harus pergi yah?? dan kita akan ke mana ?", tanya Naumi.
"dan tin apa belum ada kabar tentang David ?", sambung Naumi yang khawatir tentang adik nya yang belum ada kabar nya.
"belum ada Nau.. ", jawab Tina.
" ayah rasa di sini tidak aman nak... Apa lagi wakil pemimpin sangat berambisi untuk memiliki sesuatu... Ayah tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan...Dan ayah belum tau akan ke mana nak..", jawab ayah Ben.
"apa kita ke kota J lagi... Atau kita kita ke B ", sambung ayah Ben.
**mereka pun memikirkan nya ke mana arah tujuan mereka kali ini.
"Naumi sih... Ingin kembali ke kota dan pergi ke bandara internasional yah", kata Naumi yang memeluk lengan ayah nya.
"kita tinggal kan negara ini yah... Dengan pesawat", jawab sekena nya Naumi yang terkekeh kerena usul nya yang enggak jelas.
"nak.. Kamu ini... Ada-ada aja Kalau itu sih.. Untuk apa kita ke sini.. Nak ", kata ayah Ben yang heran dan mengelus perut naumi.
" Tina,Sasa kalian ada usul kah", tanya ayah Ben pada 2 orang itu yang dari diam saja.
"Tina tidak ada ide yah", jawab Tina yang cengengesan dengan tampang bodoh.
"kita ke kota B saja pak ", usul Sasa.
__ADS_1
**yang lain hanya diam. Memilih yang mana membuat bingung saja.
" yah.. kita ke kota B saja.. Yah. ", kata naumi setelah dia berpikir-pikir lagi... jadi menyetujui usulan Sasa.
"baik lah.. Kita akan ke kota B", setuju ayah Ben.
"ayah berapa orang yang akan ikut dengan kita ", tanya Naumi. Yang ingin memastikan, Naumi rencana nya Naumi akan mengeluarkan bus atau Van mini.
" belum tau lagi nak... Soal nya masih ada yang bingung mau ambil keputusan apa... Jadi ayah memberi waktu 4 hari mereka memikirkan nya.", jawab ayah Ben.
"baik lah yah.. nanti setiap hari saat jam 9 nan Naumi akan datang ... Dan Naumi harus pergi lagi yah ... Naumi ingin istirahat", kata naumi yang menguap .
"iya nak... Hati-hati lah... Jaga cucu ayah..", perhatian ayah Ben.
"iy yah", kata Naumi yang melepaskan pelukan nya dari lengan ayah nya .
"Nau saat kamu muncul lagi .. Jangan dengan penyamaran itu lagi .. Ini sangat berbahaya... Kalau kamu di tangkap bagaimana?", pesan Tina.
"iya tin... Aku akan berhati-hati lagi.. Kita bertemu di sini aja.. Yaa.", kata Naumi. Tampa mereka mengetahui terdapat 2 orang rang yang telah menandai Naumi.
"iy nak... Kami pergi yaa nak", pamit ayah Ben yang berjalan pergi.
"iya yah ...", jawab Naumi yang segera menghilang .
__ADS_1