Mencari (Daerah Aman)

Mencari (Daerah Aman)
bab7


__ADS_3

"ini Bun tadi aku dapat kiriman cincin dan mencoba nya,saat aku mau lepasin cincin engga mau lepas"kata Naumi


"yang benar nak??", tanya sang bunda


"betul Tan tuh tangan sampe bengkak dari tadi. ini aja baru pulang dari Pemda Tan minta potong i tuhhh cincin tan tapi engga bisa-bisa", kata Tina


"astaga kasian nya tangan anak bunda",kata bunda yang sedang mengoleskan salep ke tangan kiri Naumi


"iya Bun sakit hiks hiks ",manja Naumi


"biar kan aja dulu nak nanti Kita cari cara buat lepasin tuh ",kata bunda


"kaya nya itu cincin Memeng buat Naumi Tan ... tadi pas aku yang pake engga kaya itu koo.. masih bisa lepas dari jari ku ..tan", kata Tina


"masa sih tin,nau",tanya bunda

__ADS_1


"iya Bun tadi Tina cobain engga apa-apa ", kata Naumi yang membenarkan


"nak lebih baik kamu istirahat aja dulu .. kasian tangan mu itu", kata bunda


"iya Bun .. tin kamu yang urusin perusahaan dulu yaa ??", kata Naumi


"iya .. kamu tenang aja kan masih ada mbak sekertaris kita..", kata Tina yang terkekeh


"kamu ini tin .. jangan selalu kamu kasih semua kerjaan mu buat dia ,nanti dia kelelahan.kalian sudah makan siang kah?", kata bunda


"engga sekali-kali aja koo bun...misal nya kaya sekarang ini baru dia yang akan handle nya bun",kata Tina


"ayo kita makan sama2",ajak bunda


**mereka pun pergi ke ruang makan.hampir sejam kemudian naumi dan Tina ke kamar dan Tina sudah menelpon sekertaris nya biar dia yang menghandle perusahaan dulu.

__ADS_1


"nau kaya nya isi surat itu kaya benar deh... kalau di pikir baik-baik tuh cincin engga mau lepas udah berbagai cara tadi tetap eng mau lepas, coba kamu lihat tuh cincin kaya engga tergores, padahal tadi alat pemotong itu jelas-jelas bersentuhan lohh sama tuh cincin.. ",jelas panjang lebar Tina pada Naumi yang mulai memikirkan nya juga


"coba kamu tetes kan darah mu ", sambung Tina


**naumi pun mencoba setelah berpikir hanya setetes darah aja.naumi pun melukai jari nya dan menetes kan darah di atas giok biru itu.semenit hingga 5menit kemudian naumi merasa kan ada yang aneh dengan cepat dia menarik Tina,hingga mereka lenyap dari kamar itu.


"ini di mana tin ", tanya Naumi


"terus aku harus nanya Ama siapa kalau kmu bertanya sama aku ...nau?!!",kata Tina


"hehehehe",Naumi terkekeh ,yang sedang memandangi hamparan kehijauan, sungai dan kebun yang luas.


**mereka pun menyusuri kebun yang beraneka ragam itu hingga mereka tiba di sungai yang mengalir yang di atas nya ada jembatan untuk ke seberang sungai.mereka melewati jembatan itu hingga di jalanan setapak,dan menyusuri jalan yang sangat panjang itu hingga akhir nya terlihat sebuah hunian berbagai tingkat yang berjejer.


"nau ini di mana sihhhh... engga ada sama sekali manusia nya selain kita dan hunian itu kaya sepi juga dehh",tanya Tina yang takut

__ADS_1


"entah lah tin... ayo kita periksa hunian itu.siapa tau kita dapat informasi "kata Naumi


**mereka menuju hunian satu persatu untuk di periksa dari yang kecil hingga yang besar.tapi tak menemukan petunjuk apapun dan ini ada di mana, hingga mereka kebelakang bangunan yang besar ada sebuah rumah pohon.


__ADS_2