
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"saya juga engga tau .. Tapi ini baik... Buat kita. kalian ambil tas kalian dan cepat obati yang terluka", perintah kapten.
"Baik pak...", jawab mereka.
** Aldi yang telah mendapatkan tas nya pun mencari persediaan obat nya. Melvin yang ikut dengan tim 1. mengeluarkan peluru yang bersarang di tubuh beberapa orang di tim nya.
**menemukan obat penambah darah dan obat pengurang rasa sakit. Aldi segera memberikan nya pada Malvin yang memang seorang dokter.
"terima kasih al ", kata Malvin yang menerima obat.
"sama-sama kak", balas Aldi yang Membantu Malvin memberi obat dan membalut luka.
**jumlah anggota tim 1 , 25 orang. Yang terluka 15 orang . Selesai mengobati anggota tim . Mereka berjalan kembali dan menemukan tempat penginapan sederhana yang kini di diami beberapa zombie.
**mereka pun memanen manik mutiara . Setelah berusaha 1 jam lama nya, akhir nya halaman penginapan hanya ada darah hitam dan mayat-mayat zombie .
__ADS_1
" 5 orang periksa di dalam... Apa masih ada zombie atau ada manusia ?", perintah kapten.
** 5 orang itu memeriksa setiap ruangan, hanya 1 atau 2 zombie saja yang terjebak terkurung di kamar. Mereka Kembali keluar menghadap ke sang kapten.
"aman pak .. Dan di dalam tak ada siapa pun ",lapor mereka.
"em .. kita istirahat di sini dulu... ", perintah kapten .
** mereka setuju dan mulai menyiapkan makanan, setelah nya mereka akan istirahat secara terpisah dan akan bergantian berjaga-jaga. Naumi hanya memperhatikan mereka dari selah-selah lubang atau jendela. Naumi yang melihat sang ayah pergi istirahat agak jauh dari tim nya, memutuskan mendekati sang ayah.
"ayah ", panggil Naumi lirih di balik tembok .
**ayah Ben pun pergi ke arah orang yang berjaga.
"nak.. bapak mau keluar dulu ", pamit nya pada salah satu murid nya.
"bapak mau ke mana ? Saya temani yaa", kata murid ayah Ben khawatir... Dan berniat menemani ayah Ben.
__ADS_1
"dekat sini aja nak... Enggak usah, kamu berjaga saja ... Paling sejam an bapak di luar.. Kalau bapak enggak kembali dalam waktu itu.. Kamu cari bapak aja..", beritahu ayah Ben.
"baik pak .. Bapak hati-hati", jawab murid itu dengan tersenyum .
"iya nak", jawab ayah Ben.
**Naumi yang di tinggal ayah nya.. Hanya dapat bersabar, Naumi mengira sang ayah sengaja menghindari nya kerena masih marah pada nya. Naumi meninggal kan tempat tadi. berjalan ke arah pohon, berniat untuk memasuki dimensi nya.
** ayah Ben setelah pamit.. Keluar dari penginapan itu. dan melihat ke arah tembok yang di tempati Naumi untuk memanggil nya. Di liat nya naumi berjalan dengan kepala tertunduk . Ayah Ben menghampiri Naumi diam-diam.
"nak.. ", panggil ayah Ben ketika mereka ada di dekat pohon. Membuat Naumi kaget.
"ayah hisk hisk ", jawab Naumi yang menangis tak menyangka bahwa sang ayah mau berbicara dengan nya lagi dan menghampiri nya. Naumi memeluk sang ayah.
"cup cup cup.. Diam lah .. Nanti ada yang mendengar nya.. ", kata ayah Ben yang mengelus rambut Naumi dan menenangkan Naumi.
"hiks ayah.. Jangan marah dan diam in nau lagi hisk hisk.. Nau enggak kuat yah... Naumi minta maaf yah... Hiks hiks maafin Naumi yah hisk.." , pinta Naumi yang masih memeluk ayah nya dan menangis.
__ADS_1
** ayah Ben pun menuntun Naumi .. Ke arah tempat duduk .. Di taman yang tak indah lagi.