
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Exel lega setelah menceritakan nya. Walaupun Naumi saat ini tidak mau berbicara lgi dengan nya. Tapi Exel bersyukur bawah keluarga Naumi mau menerima maaf dan alasan nya .
**keluarga Naumi bertanya tentang kehidupan Exel dan keluarga nya. Exel pun menceritakan tentang diri nya. 2 jam lewat mereka pun selesai ngobrol dan Exel pamit ke keluarga Naumi.
"esok .. Datang lagi nak... Temui istri mu .. Mungkin esok mood akan bagus.. ", jelas bunda mara yang menerima status Naumi.
"iya Bu... Exel pulang dulu ya.. Pak,om, Tante ", pamit Exel yang berjabat tangan dengan keluarga naumi.
"iya nak..
"iya nak hati-hati ", balas bunda dan mama Tina.
**Exel dan Jack meninggal kan unit apartemen Naumi. bunda mara pun menutup pintu.
__ADS_1
"dia mana bun", tanya Naumi yang keluar dari kamar melihat ruang keluarga sepi.
"sudah pulang nak... Esok dia ke sini koo...", kata bunda mara yang menghampiri Naumi.
"oh... ", jawab naumi.
"maka nya nak ... Jangan di tinggal.. Bun istirahat yoo.", perkataan ayah Ben dan mengajak bunda mara.
"iy mas... kalian sebaik nya pergi istirahat juga ..", perintah bunda mara.
**di dalam kamar.
"nau... Kalau kamu enggak mau sama dia.. Buat aku aj ya ya ya... kelihatan nya dia itu sungguh-sungguh sama kamu.... dan kalau dia enggak peduli sama kamu ngapain dia ke negara kita.. Untuk mencari mu... Apa lagi keadaan nya begini... Tadi saat dia bercerita bahwa keluarga nya tinggal di pulau pribadi... Harus nya kan dia.. Berdiam saja di sana... Ngapain repottin diri sendiri... Kan dari dulu dia terkenal dingin pada perempuan.", jelas Tina yang awal ingin menggoda Naumi, malah engga jadi.
"Tina ada benar nya... Tapi aku mau liat sampai mana ... ", pikir Naumi sambil menguap .
__ADS_1
**Naumi hanya diam dan mulai memejamkan mata nya.
"Nau..Nau..", panggil Tina , Tina menghadap ke Naumi. Di liat nya naumi telah tidur.
"Ais ... Ini ibu udah tidur aja... Hey beby apa kamu udah tidur ", tanya Tina pada bayi yang berada di perut Naumi.
"tdi ayah mu datang... Mencari kalian.. Kamu pasti seneng kan... kalau kamu mau ayah mu berada di dekat mu... Kmu harus bisa mendekat kan... Mereka", jelas tina pada bayi di perut Naumi. Tina tidak peduli apa kah bayi paham atau tidak. Yang penting Naumi ada yang menjaga nya.
*esok pagi nya Exel ke unit apartemen Naumi. Untuk menemui nya. Exel di sambut dengan ramah oleh keluarga Naumi. Tapi tidak dengan Naumi yang masih mode bodoh amat.
**keluarga Naumi hanya bisa memberi nasehat dan dukungan pada Exel, bawah mood ibu hamil memang berbeda. Hari-hari berlalu Exel masih berusaha mendekati Naumi dan mengajak nya berjalan-jalan.
**dan ada kalanya Naumi langsung menyimpan tangan Exel ke atas perut nya. Exel senang walau hanya itu yang terjadi. Naumi akan melepas kan kembali tangan Exel di saat sang bayi tidak menginginkan nya lagi. Dan Naumi malas menanggapi apa yang di katakan Exel lewat bibir, tapi di hati Naumi selalu menangapi.
**begitu seterusnya hingga 2 bulan berlalu, usia kehamilan Naumi telah 8 bulan. Dan pangkalan saat ini terjadi kekacauan kerena kekurangan makanan, dan saat ini cuaca panas telah naik hingga 40 derajat Celcius.
__ADS_1
**membuat orang engan untuk keluar mencari persediaan, dan ada juga yang pergi mencari persediaan mengalami kulit kering dan kehausan.