
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**
"nii anak cepat banget tidur nya.. apa efek kehamilan nya ?!", pikir tina ,Tina juga mulai tidur di samping Naumi.
**
tak lama orang-orang yang tadi pergi ke aula telah kembali. keluarga Tina heran melihat Tina tidur dengan memangku kepala orang baru bertemu dengan nya.
"kenapa di pangku dia nya?", pikir mama Tina yang duduk dekat Tina yang lagi tidur dari sore hendak malam.
**ayah mendatangi ibu Naumi, yang lain saat ini bersiap-siap dan memisahkan barang yang akan di bawah.
"gimana di aula tadi mas", tanya mara ketika suami nya duduk di dekat nya.
"di aula tadi kami . . telah di bagi 2 tim ,besok mas akan ikut tim 1 yang akan di pimpin oleh 3 orang tentara di sini, ", kata ayah Ben
"ya sudah mas hati-hati yaa.. hanya mas yang mara miliki saat ini... apa pun yang terjadi mas harus mendahulukan diri mas sendiri...", kata bunda mara yang sedih .. kerena anak nya yang jauh dan satu nya telah meninggal kan nya.
"iya sayang ", kata ayah Ben yang memperhatikan kesedihan sang istri dan segera memeluk nya untuk mengurangi rasa sedih sang istri.
*si sisi Aldi dan teman-teman nya yang akan pergi bersama.
__ADS_1
"Al?", panggil Sasa,Aldi pun menoleh
"kenapa saa ?", tanya Aldi
"ini obat buat kalian.. buat jaga-jaga saja ", kata Sasa sedikit khawatir akan keselamatan Aldi dan teman-teman nya.
"iya saa .. tapi obat kamu masih ada kan ?," tanya Aldi yang menerima obat yang di berikan.
"masih ada... kamu tenang aja... ", kata Sasa
"terima kasih saa ", kata Nella teman Sasa yang akan pergi dengan tim 2 .
"iya sama-sama.. tapi kalian harus hati-hati yaa...?!! coba aku bisa ikut dengan kalian", kata Sasa dengan cemberut dan mengigat kan mereka.
"iya nak... jangan begitu.. harus nya kamu menyemangati mereka ", nasehat ibu Sasa yang dari tadi memperhatikan Sasa dan teman-teman nya .
"kalau kamu ikut mereka ibu dengan siapa ?", tanya ibu Sasa bersedih, Sasa yang melihat ibu nya sedih pun segera memeluk nya.
"maaf Bu.. Sasa enggak kepikiran ibu.. maaf yaa bu?", kata Sasa yang meminta maaf dan memelas
"kamu tuh sa masa ibu nya engga di pikirin ...", kata Nella yang terkekeh
"atau... di otak mu hanya ada Aldi ya ya ya??", sambung Nella sambil menaik turun kan alis nya menggoda Sasa
__ADS_1
"enggak enggak.. tadi memang enggak kepikiran dengan ibu kan... di sini banyak orang jadi ibu akan aman",jelas Sasa sedikit gugup dan pipi nya yang memerah.
*sedangkan yang lain hanya tersenyum-senyum melihat Sasa agak gugup di godain oleh nella.
"alasan tuh.. tan", kata temen Sasa yang memprovokasi yang lain untuk meledak Sasa dan Aldi
"benar Tan. Tuh di .. dia enggak ingat ibu nya kerena mu",goda Kevin ke Aldi yang salah tingkah...
"aisss .. kamu apa sih vin", kata Aldi yang segera merapikan isi tas nya.
"Tan tuh.. calon menantu Tante lagi salah tingkah tuh... ", kata temen Sasa yang lain menunjuk ke arah Aldi , sedang kan mama Sasa ... hanya tersenyum..
*yang lain pun kembali tertawa-tawa .. kerena mereka tau sebenernya Sasa dan Aldi saling suka sejak kelas 2 SMA Dan Aldi selalu melindungi Sasa , dan mereka berharap ke 2 nya di restui oleh mama sasa dan ayah Aldi .
*sedangkan ayah Aldi telah mengetahui nya.. Aldi telah cerita.. Dan rencana nya setelah lulus nanti mereka akan ke rumah Sasa untuk meminang nya. tapi sekarang ke adaan nya berbeda, ayah Aldi pun mendekati mama sasa yang sedang melihat-lihat anak-anak yang saling mengejek.
"permisi Bu..", kata ayah Aldi yang membuat yang lain mengalikan memperhatikan nya ke arah orang tua Sasa dan Aldi
"iya pak .. kenapa pak?,"tanya mama sasa
"begin bu sebelum nya saya dan anak saya.. telah membuat rencana.. setelah lulus nanti kami akan datang ke tempat ibu... untuk melamar nak sasa tapi sekarang keadaan nya begini... jadi saya ingin membicara kan nya pada ibu .. apa mungkin anak saya akan di terima jika saya melamar kan nak sasa?? ", jelas ayah Aldi yang membuat kaget mama sasa dan yang lain nya ,kerena rencana Aldi itu, dengan cepat teman-teman Aldi melihat ke arah Aldi sang tersangka. Aldi yang di lihatin.. segera keluar dan teman-teman nya pun mengikuti nya.
"astaga pak...
__ADS_1