
**mereka menaiki tangga satu persatu... naumi pun tiba lebih dulu di susul Tina.saat mereka tiba, ternyata di dalam sangat luas dan rak yang tersusun,isi nya berbagai macam, dan ada sebuah lemari yang terbuat dari kayu jati dan berbeda di antara yang lain nya.naumi dan Tina melihat-lihat sekeliling mencari petunjuk ,Tina mencoba membuka lemari itu, tapi tak bisa.
"nau ini lemari engga bisa ke buka... eng sama kaya lemari sebelum-sebelumnya "kata Tina yang keheranan
"sini aku cobain", kata Naumi yang membuka pintu lemari
"eh iya koo engga bisa ke buka", sambung Naumi
"ini lemari aneh deh ..nau",kata Tina
"mm dan engga ada tempat masukin kunci nya", Naumi yang sedang mencari petunjuk untuk membuka lemari itu.
naumi dan Tina pun mencari tahu gimana cara nya.mereka mengeledah setiap sudut ,sisi dan buku, namun tak ketemu, hingga tubuh nya Naumi tak sengaja terluka dan jatuh ke arah lemari, darah menetes ke lemari dan ternyata terbuka.
"nau kebuka nii lemari tapi gimana bisa ", kata Tina yang sempat melihat darah Naumi yang terserap
__ADS_1
"aku engga tau tin,,, ayo cepat kita periksa tin .. mungkin ada petunjuk", kata Naumi
*mereka pun memeriksa nya yang ternyata isi nya berbagai macam, seperti pakaian,alas kaki, kamera, laptop,pedang,pistol, granat,bom modifikasi, obat-obatan dan ada selembar kertas Naumi pun membaca nya.
***isi surat
bagaimana sekarang apa kamu percaya ??!
dan bertanya-tanya sekarang di mana ??!
aku akan menantikan kehadiran mu.
**saat selesai membaca surat itu naumi pun menyerahkan pada Tina.
"jadi ini nyata nau jadi isi surat yang pertama itu ada benar nya,ini semua membuat ku takut nau",kata Tina
__ADS_1
"iya tin dan ini lemari dari luar kelihatan kecil tapi pas di buka di dalam luas, ibarat nya ini lemari kaya gudang", kata Naumi yang menutup lemari.
"iya nau .. dan juga ini lemari enggak mau terbuka kalau bukan kamu yang buka",kata Tina yang mencoba membuka nya kerena memikirkan hal yang sama dengan apa yang terjadi sebelumnya, dengan keanehan lemari kerena terbuka hanya dengan darah yang di liat nya.
"nau darah mu tadi terserap loh tadi... sama tuh lemari ",kata Tina yang memberikan tahu kan
"yang benar ", Naumi pun memeriksa luka yang sempat tadi di rasakan, ternyata luka sudah mengering dan tak ada tetesan darah.
"gimana cara kita pergi dari sini tin?", tanya Naumi
"emm ini kan ruang dimensi mungkin dengan cara ini nau.. coba kamu memikirkan keluar dan masuk ke sini",kata Tina sambil menjelaskan
**Naumi pun menuruti perintah Tina ,saat dia keluar dia muncul di kamar nya sendiri,lalu mencoba memikirkan masuk dia pun masuk.
"benar kan nau teori dari aku hehe... ",kata Tina
__ADS_1