
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" untuk maaf ayah bisa nak... Tapi untuk keberadaan anak itu.. Ayah butuh penjelasan.. Ayah akan mengambil keputusan setelah mengetahui nya... Menerima nya atau tidak", kata ayah Ben dan menghentikan elusan nya.
"hiks ayah.. ", seru Naumi.
"cerita lah.. Nak.. Atau ayah kembali ke dalam ", ancam ayah Ben. Membuat Naumi bingung cerita dari mana .
"hiks begini cerita nya yah hisk..", kata Naumi menceritakan awal kejadian. Hingga 1 jam kemudian.
"begitu yah.. Hisk yah maafin naumi", kata Naumi yang saat ini bersimpuh pada ayah yang hanya diam menyimak.
"berapa bulan ?", tanya ayah Ben tampah ekspresi.
"15 Minggu yah.. Hisk ", jawab Naumi yang masih menangis.
__ADS_1
"gimana keadaan nya ?", tanya ayah Ben .
"dia sehat yah.. ", jawab Naumi lirih.. ayah hanya diam Naumi Takut.. Ayah nya akan meminta nya, mengugurkan kandungan nya.
"apa janin itu.. Masih janin yang normal.. Naumi?", tanya ayah Ben.
"kenapa ayah berkata begitu.. ", tanya Naumi bingung dan tak suka dan kaget apa yang di katakan sang ayah.
" bukan nya sebulan lebih yang lalu.. Kamu kena cakar zombie dan membuat mu mengalami hidup dan mati, apa itu tak mempengaruhi janin mu nak...", kata ayah Ben dengan nada lembut dan kembali mengelus rambut Naumi. Kini Naumi paham akan pertanyaan janin normal.
"untuk itu Naumi bisa pastikan dia masih janin yang normal seperti umum nya yah... Jantung nya berdetak dengan normal. Yah ... Tapi Naumi tak tau apa efek dan dampak nya nanti... Hiks ", jawab naumi khawatir melihat ke ayah nya .
"Naumi enggak mau yah... Naumi.. Mulai menyayangi nya .. Hisk.. Tina juga sebelum nya menyerahkan itu .. Tapi Naumi menolak yah.. Hisk ", jawab Naumi. Ayah pun paham.
"untuk itu ke depan nya nanti... Apa pun yang terjadi dengan dia jangan menyesal atau sedih... Itu semua kamu yang telah memutuskan kan... ", nasehat ayah Ben.
__ADS_1
"Naumi paham yah.. Naumi akan menerima apa pun keadaan nya nanti.. Apa ayah akan menerima dia juga.. apa ayah sudah tak marah sama Naumi lagi ?", jawab Naumi dengan yakin dan menghapus air mata nya.
"ayah tak bisa menyala kan dan marah pada mu... Ini juga salah ayah tak bisa menjaga mu... Ayah menyesal , maafkan ayah nak.. untuk waktu itu . .. Ayah sebenar nya shock dan sedikit kecewa dan tak bisa mengambil keputusan apa pun.. Ayah takut untuk mendengar kan cerita di balik kejadian itu... "kata ayah Ben muram dan menyesal dan merasa tak bisa menjadi ayah yang baik.
"ini bukan salah ayah... tapi salah Naumi ... Yang tak bisa menjaga diri... Ayah tak perlu meminta maaf... Ini salah Naumi... Maafin naumi yah ...Naumi sayang ayah... ", kata naumi yang kembali memeluk ayah nya.
"ayah memaafkan mu... ayah juga sayang Naumi... Kita berdua yang bersalah... Untuk ke depan nya nanti.. Berhati-hati lah dalam berinteraksi dengan orang lain nak.. Apa lagi laki-laki ", menengahi dan berpesan kepada sang anak.
"iya yah... ", jawab naumi
"Naumi .. Kenapa nak... Kenapa?", tanya ayah Ben mengalikan pembicaraan dan membuat Naumi bingung.
"kenapa apa nya yah?," tanya Naumi balik.
"kenapa kamu... Ikuti ayah... kamu itu lagi hamil nak... Itu akan sangat berbahaya buat kalian... Harus nya kamu tinggal di pangkalan saja", kata ayah Ben khawatir.
__ADS_1
"Naumi enggak bisa yah... Salamah ayah belum memaafkan naumi... Naumi tak bisa tenang... ayah tenang aja... Naumi kali ini akan lebih hati-hati lagi... Kan beberapa hari ini ... Naumi enggak mengalami apa-apa.. Saat tim ayah melawan kadal mutan .. Naumi hanya diam melihat dan Tak ikut melawan nya.. ", jawab naumi.
"sukur lah.. Nak.. Tapi obat mu nak.. Begitu berkhasiat... Gimana cara nak.. Kamu membuat nya", kata ayah Ben yang mengigat tentang obat dan tau kalau obat dan salep itu dari Naumi yang di titip kan.