
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**malam nya sekitar jam 9 nan Tina meminta semua berkumpul termasuk karyawan Naumi sebelum nya juga datang.
** Tina yang dari tadi gelisah.. Menunggu Naumi. Kini malah deg deg kan. Setelah melihat mereka semua berkumpul, Tina dan Sasa bersiap-siap .
"ada apa nak... Koo kita semua di suruh berkumpul ", tanya ayah Tina.
"ada hal yang penting untuk di bicarakan dan mengambil keputusan bersama pah", jawab Tina, melihat semua nya heran pada nya.
"hal apa nak... ", tanya menejer.
"Tina akan menceritakan apa yang telah tina dengar kan sebelum nya... Awal nya", kata Tina yang menceritakan apa yang di dengar nya.
** semua orang yang mendengar kan cerita Tina ada yang percaya dan ada tidak. Tina yang melihat tanggapan orang di sekitar nya paham, akan ada yang percaya dan tidak.
"jadi ini maksud mu nak .. Apa kamu yakin ini benar...?", tanya ayah Ben.
__ADS_1
"iya yah... Tina yakin 100 % yah... Maka dari itu Tina .. Khawatir yah... Dan Tina akan mengikuti keputusan ayah Ben, Tina dan orang tua Tina akan ikut ayah ke mana pun", kata Tina mengalikan pandangan nya pada orang tua nya., ayah Ben paham apa yang di khawatir kan Tina. Ayah Ben memikirkan keputusan apa yang akan di ambil nya.
"nak... ", panggil mama Tina kaget setelah mendengar keputusan sang putri.
"ma,pah maaf.... Kali ini Tina harap mama dan papa mengikuti keputusan tina", kata Tina tegas , Tina tak ingin orang tua kenapa-kenapa dan berpisah dari Naumi. Orang tua Tina pun mengalah dan percaya akan keputusan putri nya.
** Aldi yang berada di dekat Sasa pun bertanya.
"saa ... Apa benar yang di katakan oleh kak Tina..", tanya Aldi.
"aku yakin di.. kak Tina tidak berbohong... Di jujur sama aku... Apa lagi kak Tina tidak menyembunyikan tentang itu"" jelas Sasa.
"saya dan istri saya akan pergi dari pangkalan ini...5 hari lagi .. saya sebetulnya mau nya besok.. Tapi setelah di pikir lagi itu akan membuat mereka mencurigai kita ", jelas ayah Ben yang mengejutkan semua orang.
"apa bapak percaya apa yang di katakan Tina.. ", tanya guru Jo.
"saya percaya.. Pak .. Saya paham Akan sifat nya nak tina. Mara , nel, tin siap kan barang-barang kita.. 5 hari lagi kita pergi ... ", jawab dan perintah ayah Ben.
__ADS_1
"iya mas , yah ", jawab 3 orang itu yang akan bersiap.
**. Adrian pun .. Mengutarakan ke janggal lah yang di dapati Nya selama di ruang kesehatan.
"saya percaya dengan apa yang di katakan Tina... Saya sempat melihat.. beberapa pasien yang harus nya masih bisa di sembuhkan... Esok nya di kabar kan telah meninggalkan.. Pada hal luka nya tak parah dan juga tak ada tempat penguburan atau pembakaran jenasah di sekitar luar atau di dalam pangkalan ini... ", jelas Adrian membuat mereka tegang dan memikirkan ulang.
"saa .. Keputusan apa yang sedang kamu pikirkan selama ini ?", tanya Aldi yakin Sasa telah mengambil keputusan.
*Sasa yang di tanya pun menjawab.
"aku dan ibu .. Akan ikut dengan kak Tina... Walaupun di luar berbahaya.. Tapi itu lebih baik dari pada jadi bahan penelitian. Dan kalau pun berhasil penelitian itu , kita juga yang bersalah membantu nya berbuat jahat dengan mengunakan kekuatan kita", jawab Sasa .
**Aldi sepemikiran dengan Sasa. Lebih baik keluar dari pangkalan ini.
"yah.. Apa keputusan ayah ", tanya Aldi ke ayah nya yang juga menatap nya.
"ayah akan ikut.. Dengan keputusan mu nak", kata ayah Aldi. Yang mendengar kata Sasa.
__ADS_1
**Aldi pun bertanya kepada teman-teman sekolah nya .