Mencari (Daerah Aman)

Mencari (Daerah Aman)
bab 44


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**di sisi sasa saat tiba di tempat sepi.


"ma, yah ,di sebenar nya Sasa punya kemampuan ", kata Sasa .. Yang membuat 3 orang itu kaget.


"bagaimana bisa nak , kapan, kemampuan apa?", kata mama sasa yang bertanya-tanya .


"satu satu ma.. bingung Sasa jawab yang mana dulu.. ", kata Sasa


"iya sa.. kemampuan apa .. Salamah ini... kami tak ada yang melihat nya.", tanya Aldi sedang ayah hanya diam menyimak saja.


"sebenar nya kemampuan Sasa itu ... adalah penyimpanan", kata Sasa lirik dan hati-hati, melihat ke sana ke mari.


"penyimpanan apa nak.. mama tak ngerti ", tanya mama sasa


"penyimpanan seperti kantong Doraemon kah saa", tanya Aldi


"ais",desis Sasa


"penyimpanan seperti ruangan kosong yang bisa di bawah ke mana-mana kah nak", kata ayah Aldi


"nah .. itu ayah tau... ", kata Sasa senang dengan jawaban ayah Aldi. mama sasa dan Aldi pun paham.


"sejak kapan nak?,"tanya ayah Aldi


"maaf.. sebenar nya sejak Sasa ikut dengan kawan-kawan ke kantin sekolah saat itu .. tas kami semua penuh begitu juga barang yang di bawah pake tangan sebelah.tiba-tiba aja Sasa berpikir buat memiliki tempat penyimpanan dan membantu orang yang kesusahan , tiba-tiba saja barang yang sasa pegang.. hilang dan muncul kembali. kamu ingat kan di aku sempat menjerit? nah saat itu Sasa mendapat nya ", jelas sasa

__ADS_1


"iya "jawab aldi


"jadi makanan atau minuman yang kamu bawah itu.. dari ruang itu nak . ", tanya mama sasa


"enggak ma.. itu semua barang yang sasa dapat atau Sasa pisahkan saat membantu mencari persediaan... yang Sasa simpan di ruang ma", jelas Sasa


"ohh . .. ", jawab mama sasa


"tapi saa.. berapa banyak... yang kamu simpan dan beberapa banyak yang kamu bagikan ke kita semua.. pasti tak akan cukup ", kata Aldi yang sedikit penasaran.


"betul itu nak... dan saat kamu membagi atau membawa nya selalu bersama nak Tina apa dia tau?", tanya ayah Aldi dan menyujui Kata-kata sang anak.


"iya yah, di..itu memang enggak cukup tapi dengan bantuan mbak Tina semua cukup hingga sekarang, dan mbak Tina tau... dan juga sebagian buah,sayur, obat-obatan,jus buah dan daging asap itu dari orang nya mbak Tina ", jelas Sasa sedikit takut kalau Tina akan marah pada nya.


**hal yang baru saja Sasa kata kan membuat mereka kaget dan berasumsi awal nya bahwa Tina juga memiliki ruang , ternyata tidak.


"kerena hanya Sasa saja yang memiliki kemampuan ruang hingga orang itu berani menitipkan nya di Sasa dan mbak Tina pun menyujui nya.", jawab Sasa membuat mama nya tenang.


"jadi begitu nak dan siapa kah orang itu nak", tanya ayah Aldi


"tapi kalian harus janji dulu.. jangan beri tau yang lain.. Sasa takut mbak Tina marah... ", kata Sasa takut , wajah berubah menjadi murung.


"iya nak.. kami paham koo.. apa bahaya nya.. Dan kamu nak.. kalau tak terlalu penting jangan di keluarin yaa", nasehat ayah Aldi yang takut Sasa di apa-apa in kalau ada yang tau tentang ruang.


"semua itu dari... seseorang atau keluarga mbak Tina juga... ma,yah ,di . orang itu enggak mau muncul maka dari itu dia menitipkan di Sasa .. awal mbak Tina enggak tau.. tapi waktu itu kami ketahuan.. ", beritahu Sasa pada mereka


"begitu... toh ... tapi ini sebenarnya membahayakan mu nak .. semua orang akan fokus ke kamu kalau bila ada yang mengetahui , lebih baik kamu berhati-hati lagi... nak", jelas ayah Aldi. mama sasa dan Aldi menyetujui penjelasan ayah Aldi.

__ADS_1


"iya yah... ", kata Sasa yang paham


"sudah sebaik nya kita Akhiri pembicaraan ini... takut nya ada yang tak sengaja lewat dan mendengar kan nya." kata ayah Aldi yang melihat sekeliling nya orang-orang telah melakukan aktivitas nya.


"iya", jawab mereka serempak dan membuat mereka terkekeh kerena kekompakan nya.


** mereka kembali ke tenda dan melihat beberapa orang telah siap.. dan akan berangkat ke aula, ayah dan Aldi pun mengambil perlengkapan mereka dan pamit ke mama dan Sasa.


"saa kami pergi ya.. dan jaga hati mu , dan kamu baik-baik di sini yaa? ", kata Aldi sambil mengecup kening Sasa dan itu membuat teman-teman mereka bersiul an dan menggoda Sasa dan Aldi membuat wajah mereka memerah seperti tomat.


"cie cie cie ... dunia terasa milik mereka yang lain ngontrak.. ", ledekan teman-teman nya .


"sudah sudah kalian ini... ayo ke aula ", perintah guru Jo dan itu membuat mereka berbaris rapi dan keluar dari tenda.


"untung ada pak Jo... ", kata Sasa lega.


"iya sa", jawab Aldi.


"kamu hati-hati yaaa dii... ", pesan Sasa


"iya saa.. ",gemas Aldi mencubit pipi sasa.


**orang tua mereka hanya geleng-geleng kepala saya.


"saya permisi Bu .. jaga diri baik-baik Bu...", pamit ayah Aldi


"iya pak... bapak juga hati-hati ", balas mama sasa.

__ADS_1


**tenda kembali sepi hanya dia dan 9 orang lagi mereka akan bergantian dengan bunda mara dan beberapa orang yang pulang nanti untuk menjaga tenda mereka.


__ADS_2