
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Tina yang kembali ke tenda. Menenangkan diri nya dia akan menceritakan ke lain nya apa yang telah di dengar nya . Sasa yang melihat Tina berbeda dari biasa nya menghampiri Tina .
"kak"panggil Sasa membuat Tina terkejut.
"kenapa sa", jawab Tina setelah menenangkan diri .
"kakak kenapa ??", tanya Sasa .
"sa sini lebih dekat lagi .. Kakak mau bisikan sesuatu ", kata Tina menyuruh Sasa mendekat kerena jarak mereka ada 2 meteran.
** Sasa mendekat, Tina segera membisikkan apa yang telah di dengar nya . Membuat Sasa kaget dan mulai takut.
"tenang sa.. Bersikap normal lah.. Jangan sampai kita ketahuan ", kata Tina menenangkan Sasa .
"Tapi kak.. Ini sangat berbahaya buat kita semua... terutama Kak Naumi dalam bahaya seandainya yang di cari nya memang kak naumi. Kita harus memberi tahu kepala pimpinan pangkalan ini... Kak", kata Sasa lirih
__ADS_1
"jangan gegabah sa... Kita tak tau yang mana orang nya wakil pemimpin dan yang mana orang nya kepada pimpinan .. Bisa-bisa kita semua yang akan mendapatkan masalah ", jelas Tina lirih .
" tapi ka
"Sudah sa.. Untuk saat ini kita beritahu tim kita saja dan orang yang kita kenal saja , beritahu mereka diam-diam saja jangan sampai kita ketahuan.. Dan saat tim ayah Ben pulang.. pasti Naumi juga pulang.. Saat itu kita harus lebih berhati-hati lagi.. Jangan sampai ada yang melihat Naumi .. Kalau Naumi kenapa-kenapa.. hidup kita juga yang akan ikut menderita ",jelas Tina. Yang memotong perkataan Sasa.
"maksud nya kak... Kan sebelum nya. Kak Naumi kan dalam bahaya.. jadi apa hubungannya ?", tanya Sasa bingung. Tina pun gelagapan mencoba mencari alasan.
" ruangan nya Naumi lebih besar.. Dan bisa menanam tumbuhan apa pun dengan cepat dan ruangan Naumi bisa menjadi tempat membuat obat-obatan dengan mengunakan pikiran nya. begitu juga di dalam ruang Naumi ada berbagai macam hewan ternak.... Yang bisa hidup di dalam ruang Naumi. Yang hanya di kendali oleh pikiran. Beda dengan ruang mu sa... Yang hanya bisa menyimpan barang-barang dan apa pun itu. ", jelas Tina yang mendapatkan alasan. Sasa Pun paham.
"Sasa paham kak... Jadi untuk ke depan nya gimana kak? ", tanya Sasa
" setelah tim berkumpul yang bersama kita dari sekolah telah Kembali kita beritahu... Kalau mereka masih mau di sini tak ... Apa-apa. Kakak yakin keluarga kakak . .. Akan pergi dari sini... Setelah mendengar kan hal ini... Apa lagi ayah Ben.. Dia tidak ingin anak nya kenapa-kenapa... dan kakak yakin saat ini mungkin mereka telah baikan... ", jelas Tina yang keceplosan dan mengetahui betapa sayang nya ayah Ben pada Naumi walaupun Naumi telah membuat kesalahan patal.
"baikan ?", heran Sasa.
" jadi kak Naumi telah bertemu pak Ben.. Kak?", tanya Sasa.
__ADS_1
" iya sa.. sebelum tim nya ayah Ben berangkat.. Kakak mempertemukan Naumi dan ayah Ben. Dan itu membuat ayah Ben marah.. Kerena baru sekarang dia di beri tau akan keberadaan Naumi ", jelas Tina tampah memberi tahu kejadian yang sebetulnya.
" sukur lah kak... ", balas Sasa.
"mari kita akhiri dan kita bicara pada saat nya nanti", kata Tina yang mengakhiri pembicaraan ini. Dan melihat seseorang yang mengawasi.
" iya kak. ada apa kak", tanya Sasa.
"seperti nya.. Mereka mulai mengawasi ... Jangan melihat keluar ", beritahu dan larang Tina. Ketika Sasa hendak menoleh.
"iya kak .. Sasa pergi ya kak .. ", pamit Sasa . Takut di curigai.
"em ", jawab Tina yang merebahkan diri setelah di tinggal sasa.
** orang yang di liat Tina pun pergi. Setelah melihat-lihat tenda tim Tina.
"sukur lah... Bikin deg-deg kan aja . ",kelu Tina . melihat orang itu pergi. Tina pun tidur.
__ADS_1