
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"siapa ??", kata siswa pura-pura tak tahu
"itu di luar.. ", lanjut siswi itu
"sudah tau ... siapa .. ayo kita tidur... besok kita semua akan berusaha dengan keras ", ajak Kevin pada semua teman nya.
**para orang tua dari tadi telah bubar untuk makan dan istirahat. sedang Sasa dari tadi diam dan sekali-kali melirik- lirik Aldi begitu juga Aldi .
**tim Adrian pun juga beristirahat . sedang kan Tina kembali berbaring di sisi Naumi.
**subuh hari sekitar jam 3 an nya semua orang terlelap dalam tidur. naumi bangun dan melihat sekeliling nya.. bawah semua orang masih tidur dan kelihatan nya ada beberapa orang pergi untuk berjaga .
"tin"kata Naumi yang membangun kan Tina
"tin bangun dong... ", sambung naumi kerena Tina sedikit susah di bangunkan dengan suara pelan
"tin.. bangun ", kata Naumi lagi dan menepuk-nepuk pipi Tina yang membuat Tina menggerak-gerakkan mata nya kerena terganggu hal yang di lakukan Naumi .
"kenapa nau?", tanya Tina seketika dia bangun
"itu.. bisa kamu panggil kan ayah... aku mau bertemu dengan ayah dan untuk menjelaskan nya. aku takut ayah dan sedih ",, kata naumi yang sedikit takut ayah nya akan membenci nya.
"iya nau ... ",kata Tina yang mulai duduk dan melihat sekeliling... pandangan nya jatuh pada ayah yang lagi tidur.
"aku tunggu.. di dekat toilet yaa .. tin", kata Naumi yang memberi tahu kan tempat pertemuan pada Tina dan meningkatkan Tina.
__ADS_1
**Tina pun mendekati ayah Ben yang saat ini tidur dekat bunda.
"yah .ayah", panggil Tina dengan nada pelan
"eee kenapa nak", kata ayah Ben yang sedikit terkejut.
"itu yah.. apa yaa", kata Tina yang sedikit bingung mau alasan apa. sedang kan ayah yang melihat Tina tak tau mau ngomong apa heran dengan sikap Tina.
"ah .. ayah.. tadi itu ada seseorang yang ingin bertemu dengan ayah.. ", sambung Tina yang sedikit mendapatkan alasan.
"siapa nak..?", tanya ayah Ben bingung
"ayo lah yaah ... Tina juga penasaran siapa", ajak Tina pada ayah yang tangan di tarik-tarik oleh Tina.
" astaga nak yang bener saja... nak ini kan masih terlalu pagi ..", kata ayah Ben sedikit malas .. beranjak pergi , sedang Tina masih menariknya. melihat Tina yang begitu antusias akhir nya ayah pun mau.
"kenapa nak... nanti bunda akan kebingungan mencari ayah...", kata ayah yang bingung dengan sikap Tina yang melarang nya memberi tahu kan.
"ya sudah yah .. tapi jangan kasih tau bunda kalau kita mau ketemu dengan orang lain... yaa", kata Tina takut kerena kalau bunda mengetahui Naumi masih hidup akan susah...menjauh dari Naumi dan akan heboh takut nya nanti bunda keceplosan mengatakan Naumi masih hidup.
"ayah aku tunggu di depan tenda yah", kata Tina yang pergi menuggu ayah.
"iya nak... Bun bangun ...ayah ke mau ke toilet dulu yaa", kata ayah Ben yang melihat istri nya menggerak-gerakkan kelopak mata nya.
"iya yah... hati-hati yaa", kata bunda yang kembali menutup mata kerena masih mengantuk. sedang ayah hanya bisa tersenyum melihat istri nya. ayah pun keluar dan menghampiri Tina.
"ayo nak... ", ajak ayah Ben, Tina pun mengiyakan dan mengajak ayah.
__ADS_1
**tak lama ayah dan Tina tiba di dekat toilet,,, ayah pun heran kenapa harus bertemu saat begini dan tepat nya pun tak baik...
"nak kenapa kita ketemu nya di sini... ", kata ayah yang mulai curiga. Tina pun paham dan mencari ada di mana Naumi .
"itu dia ... yah", kata Tina yang tak menjawab pertanyaan ayah malah menunjuk ke arah Naumi yang ada di balik pohon. ayah penasaran siapa kah itu.
**Tina pun segera menarik ayah, menemui Naumi. saat tiba di balik pohon,, yang ayah lihat adalah umi .. orang yang baru gabung di tenda nya.
"nak umi ngapain di sini? ", tanya ayah kerena bagi nya kalau umi hendak bicara dengan nya harus di dalam tenda saja tadi dan tak usah mengajak nya ke temu di tempat ini.
"tin .. mana orang nya nak", tanya ayah pada Tina...
"itu orang nya yah", kata Tina pada ayah dan menunjuk arah Naumi,, ayah pun bingung .
"untuk apa nak .. kan kalau mau bicara di dalam tenda kan bisa.. Dan kenapa harus di tempat seperti ini dan waktu nya juga saya ini masih ngantuk ",kata ayah sedikit jengkel karena menganggap bahwa diri nya di kerjain oleh Tina dan umi.
**Naumi dan Tina hanya bisa diam .. Naumi sadar kerena waktu dan tempat nya dari dulu ayah nya akan marah di ajak bicara di dekat toilet dan menganggu tidur untuk urusan yang tak penting.
**melihat 2 orang itu hanya diam.. ayah pun menghela nafas.. Dan sedikit mengigat kan nya dengan kejahilan Naumi dan Tina yang kadang suka menganggu dan menjahili nya saat serius dalam bekerja.
"sekarang kamu nak umi .. kenapa memanggil saya ke sini", tanya ayah yang mengalah
"em it itu... ", ga gap Naumi
"itu apa nak... cepat lah... nanti istri saya mencari lagi... ini udah agak lama... nak", kata ayah dengan cepat dan tegas
"kalau tak ada yang mau di bicarakan.. saya akan pergi saja ", kata ayah yang berbalik dan mau pergi.
__ADS_1