Mencari (Daerah Aman)

Mencari (Daerah Aman)
bab6


__ADS_3

"entah lah tin dia tau aku hamil "kata Naumi


"ini paket kapan datang nya ", tanya Tina


"kemarin.. dan baru di kasih sekarang sama mbak Ella ", naumi yang menjawab


"ohh,dari expedisi mana yang mengantar ini paket?!! nau"kata Tina


"tuh di ton ,plastik nya"kata Naumi


"ini dari negara J tiba di negara I setengah bulan lalu", kata Tina memberi tahu kan Naumi


"negara J bukan nya kamu ada darah, negara sana yaa??", sambung Tina


"iya.pokok aku enggak akan percaya mungkin ada yang ngerjain aku dan menakut nakuti aku "kata Naumi


"tapi coba kamu pakai cincin nya itu cincin emas asli lohh", Tina yang memberikan saran


"apaan sihh tin", Naumi yang cemberut


"ayo lah ya yaa ya setelah kamu coba, kalau eng cocok kita, laporkan ke polisi ,,,, gimana ?!!", saran Tina

__ADS_1


"kamu ini loh... tina tina", kata Naumi yang heran dengan sikap teman nya


"yaa sudah sini aku cobain ", sambung Naumi yang mengulur tangan nya, Tina segera memberikan nya pada Naumi


"eemm cocok koo .."kata Naumi


"ehh enggak bisa di lepasin ini tin?? bantuin tin ",mohon Naumi yang sedang kesusahan melepaskan nya.


"masa sihh, sini aku bantuin kamu nau ...."kata Tina yang mengulur tangan nya


**beberapa menit kemudian.


"gimana ini tin hiks hiks enggak mau lepas... ", naumi yang nangis kerena dari tdi cincin nya tak bisa di lepas ,berbagai cara telah di coba , ,seakan-akan cincin ini telah menyatu dengan kulit dan darah nya.


"iya", kata Naumi yang bergegas dan sambil melihat jam di tangan nya, masih ada waktu sebelum jam istirahat makan siang selesai.


**saat sampai di Pemda pun Tina pun segera menemui dan menceritakan kenapa cincin nya yang tak bisa di lepas kan seperti menempel, anggota Pemda pun mengusahakan agar cincin bisa lepas.namun beberapa puluh menit kemudian cincin seakan-akan engga bisa di sentuh alat pemotong.


"maaf kaya nya cincin ini engga akan bisa di lepas , kalau pun mbak nya masih mau melepaskan nya tangan nya mbak yang harus di operasi,ini cincin betul-betul seperti abis di lem... ",kata anggota Pemda yang keheranan


"gimana ini tin hiks hiks ", Naumi yang sedih

__ADS_1


"huu huu huu kenapa tadi aku ikutin permintaan kamu tin", kata Naumi yang menangis


"sabar nau... tapi tadi kan cincin nya mau koo di lepas,pas aku yang cobain.... ", kata Tina yang mengigat saat mengguna kan cincin tersebut


"iya yah tapi di aku huu huu", kata Naumi masih mewek


"udah yuukk kita pulang dulu nau",kata Tina yang sedang memikirkan isi surat tersebut.


**saat di jalan Tina betul-betul membaca ulang isi surat itu dan coba memahami.


"kamu sedang mikirin apa tin",tanya Naumi yang tangan saat ini sedang sakit dan bengkak.


"kita bicarakan di kantor aja",kata Tina kerena ada sopir yang mendengar kan nya


"kita pulang ke rumah aja ...tin tangan ku bengkak ", kata Naumi


"pak kita pulang ke rumah saya ", sambung Naumi


"iya bu",kata si supir


*tiba di rumah , Naumi dan Tina masuk dan sang ibu yang melihat tangan Naumi pun bertanya*

__ADS_1


"tangan mu kenapa nak",tanya sang bunda


__ADS_2