
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**tim 2 pun bergabung. Dan menikmati makanan yang telah di buat wanita tim 1. Naumi mengikuti tim 2. Segera memasuki dimensi nya.
**malam telah berlalu dan subuh pun menyambut. Mereka semua pun bersiap-siap. Melanjutkan perjalanan.
**30 menit kemudian mereka meninggalkan rumah. 126 meter jarak Naumi dengan tim ayah Ben. Naumi segera mengeluarkan bus . Mengendarai bus Naumi menuju arah tim ayah nya.
**semua orang di dalam kelompok ayah Ben berhenti, setelah mendengar kan suara kendaraan. Tidak lama kemudian mereka melihat ada sebuah bus yang mendekati mereka.
**mereka waspada dan berhati-hati. Bus berhenti di dekat mereka. Tina,Sasa dan ayah Ben tampak biasa-biasa saja.
**pintu bus terbuka. Memperlihat kan seseorang wanita dengan perut yang sedikit buncit. dan ada juga yang merasa pernah melihat nya.
"siapa dia... Seperti nya aku pernah melihat nya ", tanya Bella entah pada siapa.
"em ... Dia seperti anak nya pak Ben... ", tebak Adrian.
"tapi bukan nya dia... ", kata Bella yang tidak meneruskan kata-kata nya.
__ADS_1
"mbak dia seperti Naumi ... Tapi yang membedakan nya adalah perut", kata mama Tina. Tapi tidak ada yang menjawab.
**bunda yang melihat Naumi. Tidak sadar mata nya telah menetas kan air mata.
"yah", panggil Naumi. yang mendekati sang ayah.
"sayang... Anak ayah.. Telah datang ", jawab ayah Ben yang memeluk Naumi. Membuat bunda bertanya-tanya. Mendekati anak dan ayah itu.
"yah kenapa memanggil nya Naumi... Ya walaupun dia mirip naumi.. tapi dia bukan naumi", kata bunda mara yang melepaskan pelukan ayah dan anak itu.
"Bun.. Sudah melupakan Naumi yaa??", tanya Naumi sedih yang melihat reaksi bunda nya .
"kamu bukan Naumi.. Naumi telah tiada.. kamu jangan mengaku-ngaku sebagai anak kami", kata bunda mara, yang marah.
"ini Naumi Bun ", kata Naumi sedih.
"mana mungkin... kamu jangan berharap kami akan langsung menerima mu . .. Dengan berpura-pura mengaku anak kami, dan mendapatkan perlindungan dari kami", kata bunda mara judes.
"tapi dia memang anak .. Kita bun", kata ayah Ben.
__ADS_1
"mas jangan tertipu.. Dia bukan Naumi .. Mungkin saja . dia menyamar menjadi naumi untuk mendekati mas . .. Dia dan anak nya mencari perlindungan dari kita... Dan kalau pun Naumi masih hidup dia ... Tidak mungkin hamil", perkataan bunda mara yang membuat Naumi sedih, kecewa, mengerti.
"maaf Bun.. Dia memang Naumi.... Dan sebelum bencana zombie ini datang... Naumi telah hamil... Hampir 2 bulan... ", jelas Tina yang tidak ingin bunda mara nanti menyesal akan perkataan nya. Membuat bunda,mama,papa Tina kaget.
"astaga"kata bunda mara yang shock.
"yang benar kamu nak .. Jadi kalian membohongi kami .. Dan kamu benar-benar Naumi anak kami... Tapi bagaimana bisa.. Bukan nya kamu terinfeksi nak...", kata bunda mara kecewa.
" maaf bun", kata Naumi.
"Bun sebenar nya begini ", kata Tina yang menceritakan tentang keadaan Naumi saat mereka meninggal kan nya.
*mereka semua mendengar kan cerita Tina.
"begitu semua nya... Dan itu alasan Naumi kenapa baru muncul ... Di hadapan kalian.", jelas Tina.
"ooohh ... Anak bunda.. Maaf kan bunda nak .. Yang menuduh mu yang tidak-tidak ", permintaan maaf bunda mara yang memeluk Naumi yang saat ini sedang menangis.
"sudah lah Bun... ini salah Naumi yang tidak jujur", kata Naumi yang menenangkan bunda nya.
__ADS_1
"iya nak... Sekali lagi maaf kan bunda", balas bunda mara.
"iya Bun... "jawab naumi.