MENCARI HUJAN

MENCARI HUJAN
Cemas


__ADS_3

Masih didalam kamar hotel..


Putri menggerakkan badannya yang emang dari kemaren terasa berat dan loyo, tapi pagi ini di merasakan sudah baikan dan segar.


Dia mengambil HP Yanga dan didalam tas nya karena dari kemaren dia tidak pegang Hp karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk memainkan smartphone nya tersebut.


Wuih.... banyak sekali panggilan dan chat dari pak Rangga.


Aduh aku ahrus balas yang mana dulu ya, batin putri.


Akhirnya putri membalas salah satu chat dari Rangga.


Maaf ya ngga... aku dari kemaren gak angkat panggilan dan chat dari kamu, karena aku lagi diluar kota malah sakit pula, jawabnya dan langsung mengirimkan ke Rangga.


Gak sampe 1 menit, aku sudah melihat layar hp ku masuk panggilan dari Rangga.


sambil.menuju kearah balkon aku menjawab penghilang tersebut.


Iya ngga, ada apa... kata ku


bagaimana keadaan kamu sekarang, apa sudah sehat kamu ngapain keluar kota ada d kota mana.... salam siapa... kamu sudah ke dokter atau belum.....


Ngga....Rangga.... tanya nya satu satu aja ya, Ku bingung mana dulu yang harus aku jawab.... kataku sambil terkekeh mendengar suara cemas dari Rangga.


Maaf put, karena dari kemaren aku telp kamu gak ada jawaban, sampai - sampai aku ke rumah kamu dan tanya ke ibu, kamu ada dimana, ibu bilang kamu ada di kota S sedang mendaki.

__ADS_1


Dengar kata mendaki aku makin cemas ditambah HP kamu gak bisa dihubungi bagiamana aku gak tambah cemas... kata Rangga


Put, aku susul kamu ya ke kota S, kamu bawa mobil kan...aku jemput kamu ya... biar aku diantar sama sopir dan sampai sana nanti biar aku yang bawa mobil kamu.


Ngga... gak usah nanti kamu capek, aku hanya butuh istirahat terus aku balik aja pulang gak jadi naik gunung.


Gak...pokoknya aku jemput kamu, ayo kirim dan sharelock posisi kamu sekarang.


Gak bid ditolak apalagi dibantah, gumamku.


Iya aku kirim lokasimu sekarang ke kamu... sahutku kepada Rangga dengan cepat agar tidak ada lagi perdebatan.


sambil menunggu kiriman lokasi dari putri, Rangga sudah siap diantar sopirnya dan langsung meluncur ke kota S.


dikamar hotel, ada pria yang masih dengan tenangnya tidur diatas sofa.


Putri mendekati dan membangun kan pria tersebut yang tak lain adalah Galang.


dia juga masih malas membuka matanya karena kurang tidur.


Lang,..... bangun Lang....


jam berapa kamu berangkat seminar... kata putri sambil duduk disebelah Galang.


Galang dengan malas membuka matanya perlahan, dan tersenyum tipis merah putri.

__ADS_1


Mbak jam berapa ini....kata Galang.


jam 08.00 Lang, ayo bangun dan cepat mandi.


Dengan langkah malas Galang menuju kerah kamar mandi dan langsung masuk dan menutup pintu kamar mandi.


di luar kamar putri memesan breakfast untuk diantar ke kamarnya.


sambil keluar dari kamar mandi tanpa mengenakan baju dan dengan kondisi rambut yang masih basah Galang dengan santai menuju ke kursi dekat tempat duduk putri.


Ayo sarapan dulu Lang, habis itu kamu cepat ke tempat seminar kamu.


Putri melihat kearah Galang yang tanpa menggunakan baju.


Kamu itu ya Lang kenapa gak pake baju sekalian.... huft... dengus putri karena melihat tubuh Galang yang sangat bagus dan membuat mata siapapun pasti ternodai.


Kenapa mbak....mau pegang perutku ya, gratis kok mbak kata Galang menggodaku.


Kamu itu, gak ada malu.- malunya ya ada anak gadis disini yang sedang ternodai matanya, kata putri.


Galang hanya senyum - senyum puas dan senang karena berhasil menggoda.


Jangan lupa like dan komen ya.... πŸ™πŸ™πŸ™


🌼🌼🌼✌️😍🌼

__ADS_1


__ADS_2