MENCARI HUJAN

MENCARI HUJAN
Hancurkan Musuh


__ADS_3

Keberadaan Galang menambah kuat formasi kami, dan esok adalah hari pertempuran yang harus di tuntaskan dan tidak ada sisa.


Pagi hari ...


Sbelum berangkat menyelesaikan Misi kami berkumpul dan menyatukan semangat,


Ready gaes.... teriak Anton


Ready...!!!! semua menjawab dengan kompak


Ingat sisakan Jenderal Matali....


Siap....!!!


Akhirnya kami berangkat dan pasukan sudah menempatkan diri diposisi nya masing - masing, bahkan para sniper pun sudah ditempat nya.


Bangunan kokoh yang menjadi benteng perlindungan Jenderal Matali dan anak buahnya sudah dihadapan kami.


Tak lama lagi kekokohan mu akan selesai hari ini, batin ku kepada benteng itu.


Put, kamu sudah siap menghadapi pertempuran ini, kata Anton memecah lamunanku.


Aku sudah siap saat ayah dan bang Jo meninggal kan kita, jawab putri tegas dan tidak ada keraguan.


Ok.... Sip, kata Anton sambil mengacungkan jempol nya ke arahku.


Ok, semua siap Angel 1 dan Angel 2 Serang !!!!


Teriak Anton dari alat komunikasi yang digunakan yang terhubung pada masing - masing kepala pasukan.

__ADS_1


Angel 1 bagian pendobrak benteng dan petarung ada sekitar 35 orang.


Angel 2 bagian penembak dan petarung ada sekitar 50 orang.


Angel 3 siap di lokasi sebentar lagi masuk dan pasang bom di lokasi yang sudah disepakati, kata Anton.


Siap Bos, kata Brian yang mengepalai Angel 3, kepada Anton.


Baru Angel 1 & 2 masuk sudah terjadi adegan yang memanas hebat didalam benteng, sebab musuh tidak menyangka akan mendapat surprise pagi ini.


Angel 3 masuk.....


Ya bos....!!!


Ada 20 orang di Angel 3 dan mereka bergerak cepat memasang bom yang sudah disiapkan, dan dengan waspada juga mereka menghindari pertempuran didalam benteng, akhirnya misi pemasangan bom selesai, dan Angel 3 dengan gerak cepat membantu angel 1 dan Angel 2.


Pukulan, tendangan dan suara bising peluru membahana didalam benteng.


Ok Big Bos....


Angel 4 ( para sniper ) siap dan bidik....


Ok, siap bos --- kata Galang karena dia yang mengepalai Angel 4 ada 10 sniper.


Bidikan para sniper yang berada di atas pohon dan bangunan sekitar membidik dan mengenai sasaran.


Banyak mayat yang bergelimpangan di area benteng, tapi pertempuran belum selesai karena pimpinan musuh belum mereka tangkap.


Anak buah Jenderal Matali dipukul kalah oleh para pasukan Black Angel, dan akhirnya Putri, Anton, dan bang Rey masuk ke dalam benteng mencari Jenderal Matali.

__ADS_1


Lindungi big bos, Lang --- kata Anton kepada Galang lewat alat bantu,


Siap laksanakan bos....


Galang yang mengambil senapan didepannya dan mengecek peluru yang masih sisa 3 dan mengisinya kembali.


Para pimpinan Black Angel terus masuk tanpa ragu, dan menendang siapa saja yang menghalangi langkah mereka.


Dan tidak disangka dari belakang ada anak buah Jenderal Matali yang hendak menikam putri dengan belati tetapi dengan sigap dan pendengaran yang sangat peka putri langsung membalikkan badan dan menendang dengan tenaga full ke arah musuh, dan laki - laki yang hendak menikamnya terpental dan badannya membentur tembok dan tak ada pergerakan dari orang tersebut.


Mereka kembali fokus ke depan dan mendapati ruangan dengan pintu baja, sudah bisa dipastikan bahwa jenderal Matali ada didalamnya, info dari Sammy yang sudah melacak keberadaan Jenderal Matali.


Hei...yang di dalam keluar atau kami hancurkan sampai tak tersisa.....ancam bang Rey dengan teriakan keras.


Tak ada pergerakan sama sekali dan akhirnya kami mundur dan bersembunyi dibalik tembok di samping ruangan tersebut, karena pintu akan diledakkan oleh anak buah bang Rey.


Booom..... asap menutupi sekitar kami dan pintu baja tersebut sudah lepas dari posisinya, kerasnya bunyi ledakan membuat lantai dan dinding benteng bergetar.


Apakah jenderal Matali ada di dalam ruang tersebut.......


Jangan lupa


vote


komen


tip


tx ya sudah baca novel ini.....

__ADS_1


šŸ™šŸ™šŸ™šŸŒ§ļøšŸŒ§ļøšŸŒ§ļø


__ADS_2