
Akhirnya kamipun berangkat dengan penuh percaya diri bahwa kami pasti berhasil menyelesaikan masalah ini.
Tujuan pertama kami adalah kota J, karena di kota tersebut ada beberapa perusahaan yang sudah bekerja sama dengan kami dan merupakan perusahaan yang sangat berkompeten.
Perjalanan kami lumayan cepat 2 jam kami tempuh perjalanan tersebut.
Karena sebelumnya aku sudah membuat janji dengan pimpinan perusahaan tersebut maka kami diterima dengan baik.
Aku menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi, dan pembicaraan berlangsung hampir 3 jam, akhirnya kami berhasil meluruskan semua nya.
Sampai di perusahaan yang ke - 4 di kota J, waktu menunjukkan pukul 19.00 WIB, dan kami sudah menyelesaikan nya dengan hasil yang memuaskan.
Sayang, kita cari makan dulu ya habis itu langsung cari hotel.
Iya... kataku lemas, karena kecapekan.
Akhirnya kami makan di resto seafood karena di kota J memang terkenal dengan masakan laut nya.
Selesai makan kami langsung menuju ke sebuah hotel dipinggiran laut, kami mencari suasana yang lain.
Didalam kamar aku langsung rebahkan tubuhku karena sudah tidak kuat lagi.
antara ngantuk dan capek bercampur menjadi satu, tapi aku masih harus menyiapkan berkas untuk pertemuan dengan perusahaan yang lain.
Tapi aku abaikan dulu karena badanku sudah tidak bisa diajak kompromi.
sayang mandi dulu habis itu baru tidur katanya kepadaku.
ehm....jawabku
__ADS_1
Aku mandi dulu ya yang.... kata Rangga
Iya....
Aku berusaha bangun karena harus nyiapin baju ganti buat Rangga.
Aku tarik koper milik Rangga dan memilih baju buat dia tidur.
Ngga... kamu gak bawa pakaian kamu, kataku didekat pintu kamar mandi.
Iya yank sengaja biar ganti nanti aja diluar, teriaknya.
Aku kembali duduk ditempa tidur sambil membuka HP melihat chat yang masuk.
Aku buka chat dari Nita asistenku dikantor yang aku suruh untuk mengirim data pengiriman barang ke XX Corp.
Aku sempat terkejut tidak menyangka kalau orang tersebut tega melakukannya tapi aku yakin pasti masih ada nama lain yang melakukan tindakan sabotase tersebut.
Pak Hansen lah yang dimaksud Nita, beliau adalah penasehat perusahaan yang dipercaya papa nya Rangga untuk memantau dan membantu Rangga mengelola perusahaan.
Kalau begitu aku harus bekerja lebih keras mengumpulkan bukti - bukti.
Aku melihat pintu kamar mandi terbuka dan keluarlah Rangga hanya dengan menggunakan handuk untuk menutupi bagian bawahnya sedangkan bagian badan nya ter explore begitu indahnya.
Kami memang sering 1 kamar kalau dinas luar kota tapi baru kali ini dia berani meng expose badannya didepan ku.
Ehm....ngga... ini bajunya kataku sambil menyerahkan baju ganti kepada Rangga.
Yank .... pakaikan baju ku yank,kata Rangga sambil mengedipkan mata ke arahku.
__ADS_1
ih.... mesum kamu ya...kataku tersipu malu.
He...he.... becanda yank kalau sungguhan aku juga gak nolak katanya..
sudah aku mau mandi kataku sambil menghindari Rangga yang makin menggodaku.
Selesai mandi aku keluar dengan menggunakan baju tidur dengan celana pendek diatas lutut yang memperlihatkan paha mulus ku....ššš
Dengan gesit Rangga menghampiriku dari belakang dan langsung memelukku dan mencium rambutku yang masih basah karena habis keramas.
Wangi banget yank.....
jadi pengen yank...
pengen apa kataku sambil melotot kearah Rangga...
he..he... sabar yank, aku hanya pengen meluk kamu yank..... goda Rangga.
Malam ini akan menjadi malam yang panjang,..... gumam putri.
Hayo...gaes jangan negatif thinking ya...
malam yang panjang.... ???
mau ngapain ya putri....
tunggu kelanjutannya ya gaes...
ššš
__ADS_1