MENCARI HUJAN

MENCARI HUJAN
Resign


__ADS_3

Apa !!! ..... sayang kenapa kamu mengundurkan diri.... gak pokoknya tidak boleh, kata rangga dengan tegas seakan tidak terima putri resign dari perusahaan nya.


Iya Rangga tidak mau putri resign karena baginya dan bagi perusahaan putri adalah nafas yang memberikan nyawa bagi jiwa nya dan juga nafas bagi perusahaan.


Tapi ngga... aku harus mengundurkan diri sebab kakak ipar ku membutuhkan aku untuk membantu nya di Perusahaan yang dipegang nya saat ini, perusahaan keluarga kami sedang membutuhkan ku, kata putri dengan memohon agar di ijinkan.


Ngga.... kata putri.. sambil memegang tangan rangga seolah sedang merengek seperti anak kecil yang sedang meminta es cream.


Ngga.... tidak ada orang lain hanya aku yang diharapkan, kamu tahu kan kalau perusahaan ini dibangun oleh ayah dan kakak ku....


aku tidak mau perusahaan kami merugi.


kata putri dengan memohon.


Rangga masih diam, sebab dia bingung dan dilema dalam sebuah keputusan, sambil melihat putri dan menggenggam tangan putri dengan lembut.


Dia tidak mau berjauhan dengan putri, wanita yang sudah mengisi hatinya.


Tapi satu sisi diapun tidak bisa melarang sebab semua juga demi keluarganya dan perusahaan keluarganya dan selama ini dia sudah sangat menolong dan membantu perusahaan ku, batin Rangga.


Rangga melihat putri dan putri pun menatap rangga dengan tatapan yang menenangkan.

__ADS_1


Ok...Ok....kamu boleh resign sayang... kata Rangga pelan, sambil menghela nafas.


Tx ya ngga, lagian kita kan masih satu kota jadi masih sering ketemu. kata putri sambil memeluk Rangga.


Rangga mempererat pelukannya dengan putri, seakan enggan melepaskan putri keluar dari perusahaan nya.


Kalau aku butuh kamu, kamu bersedia bantu kan yank....kata rangga sambil melihat putri yang masih dipeluknya.


ehmm.... kata putri sambil mengangguk dan tersenyum kepada Rangga.


Cup


Cup


Melihat putri tersenyum membuat Rangga memperdalam ciumannya dan makin ******* bibir putri, dan makin panas ciuman yang Rangga berikan sehingga membuat putri sedikit mendorong dada Rangga memintanya membuat Jedah ciuman kepadanya, tapi Rangga justru malah memainkan lidahnya dan makin masuk kedalam mulut putri dan memainkan lidah putri didalamnya, sampai keduanya semakin larut dan penuh hasrat dalam ciuman.


Ciuman Rangga makin turun ke leher putri dan membuat putri geli dan mendesah tanpa kontrol, dan Rangga sedikit melirik melihat wajah putri yang sudah memerah, Rangga tersenyum manis melihat putri.


Ngga....Rangga....kata putri terengah - engah, sudah ya ngga.... sambil mendorong Rangga dengan pelan agar melepaskan ciumannya.


Bentar lagi ya yank..... nanggung kata Rangga penuh hasrat.

__ADS_1


Rangga melanjutkan ciumannya diarea leher putri, membuat putri meremas bahu Rangga dengan kuat karena panasnya perlakuan Rangga kepadanya.


Agh.....ngga....agh.... ehmmm.....


Rangga terus melakukan ciuman dan tangan mau mulai bergerilya mengelus punggung dan pinggang putri, dan masuk kedalam baju, putri tanpa putri sadari ada rangsangan dan remasan lembut di area sensitif nya dan dia membelalakkan matanya karena dia merasa dadanya terasa diremas lembut oleh Rangga sehingga membuat putri terangsang.


Agh.....agh.....Rangga jangan ngga....


Agh....ngga.... erangan putri dan desahannya justru membuat Rangga makin dalam mencium putri dengan lebih panas.


Hampir setengah jam Rangga memberikan suasana panas pada putri, dan dengan pelan Rangga melepaskan putri..... dan melihat kearah putri yang sedang menarik nafas kuat - kuat karena serasa kehabisan oksigen karena perlakuan Rangga.


Rangga aku kesini mau ijin resign....malah kamu buat aku kehabisan oksigen... kata putri cemberut...


membuat Rangga tersenyum dan memeluk putri lagi dan mengecup kening putri.


Maaf yank..... kata Rangga...


😘😘😘


PANAS....PANAS.....SUASANANYA

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE...YA GAES


__ADS_2