
Bawa ke cafe Mantari ton, kata putri dengan nada dingin.
Iya sudah put, diruang belakang, aku juga sudah meluncur ke lokasi kok.
ok, bentar lagi aku nyusul, masih nyuapi Jason...
nyuapi Jason apa nyuapi papa nya Jason, canda Anton
Kalau nyuapi papa nya Jason beda jam, kata putri menimpali candaan Anton
Gila kamu put...
Kamu yang gak waras, ha...ha....
ketemu di cafe ya...bye...sambil menutup sambungan telp.
Mam....mam mau pergi ya, Jason ikut ya mam ..rengeknya
Mam, pergi sebentar mau ketemu sama om Anton, Jason sama mbak Tari dulu ya....
Ok mam, sambil cemberut
Aku terkekeh melihat tingkah malaikat kecilku ini, sambil mencium pipinya yang gembul.
Kami sudah berada di satu ruangan didalam cafe mentari, dan ternyata sudah ada Sammy, Anton dan juga satu orang anak muda mungkin ini yang bernama Brian, gumam putri.
Ok, siapa yang menyuruh kamu membuat onar di proyek kami, kata putri sambil duduk didepan Brian.
He..he.... ternyata yang menginterogasi ku cewek cantik, bisa gak habis ini kita ngamar, kata Brian.
Sammy dan Anton sudah meradang mendengar kalimat lecehan yang ditujukan ke big bos mereka.
O....kamu pengen ngamar sama aku, boleh berani berapa kamu ngajak ngamar....
Apapun yang kamu minta....
__ADS_1
Ok, aku hubungi seseorang dulu, selesai kamu bicara sama dia nanti kita ngamar, kata putri santai.
Tut...Tut....
Hallo siapa ini kata orang diseberang telp dengan garang.
Tutup telp mu aku vidcall saja biar kamu tahu siapa yang nelpon kamu, aku dengar nada bicara mu tidak ada kangen - kangen nya sama aku.
Tut..Tut....Tut....
Eh...hallo Bos...maaf bos tadi saya tidak tahu kalau bos yang telp, maaf bos...
Lagi ngapain kamu....
Dirumah saja bos....
Kamu kenal orang yang bernama Brian...
Orang yang disebut namanya langsung terkejut, dan sudah tidak punya nyali karena yang ditelp wanita didepannya adalah bos nya, Mr Loco.
Kenal bos, kenapa dengan Brian bos, apa dia bikin ulah... saya siap menghabisi nya kalau big bos yang menyuruh....kata Loco pimpinan Young Giant dengan nada garangnya.
Brian menerimanya dengan tangan gemetar tidak segarang awal tadi.
Dia berpikir bos sebesar Loco saja takluk sama wanita didepannya.... terus bagaimana nasib nya ditangan wanita ini pikirnya.
Belum sempat Brian menyapa, Loco sudah berbicara keras kepada Brian.
Hei....cunguk apa yang sudah kamu lakukan..!!!! kebiasaan main serobot aja gak berpikir siapa lawan yang dihadapi, kamu mau mampus ha....kata Loco..
Maaf bos....maaf...saya gak tahu...
Makan tuh gak tahu....bodo dipelihara,
minta maaf kalau perlu sujud didepan big bos kalau kamu mau pulang.
__ADS_1
Kalau gak mau pulang nama saja cepat minta maaf, ulang Loco dengan nada keras.
Iya bos.....sambil terbata - bata...
bahkan dengan gemetar dia menyerahkan kembali hp milik putri.
Big bos maafkan Brian bos, dia masih pemula jadi belum kenal siapa big bos, kata Loco memohon.
Ok, aku serahkan pada Anton masalah ini, bye
Tiba - tiba Brian tersungkur sujud didepan putri sambil memegang kaki putri yang tengah duduk.
Big bos, saya mohon ampun bos... saya lancang mengganggu proyek big bos...
maaf bos.... kata Brian sambil meminta pengampunan.
Kalau mau bertindak dipikir 1000 kali, jangan gegabah dalam bertindak.
Saya ampuni kamu kali ini, dan keluar dari sini kamu ke RS urus semua biaya pak Andi dan kamu bertanggung jawab menunggui dia sampai sembuh.
Baik bos, akan saya lakukan perintah big bos dan terima kasih atas pengampunan yang diberikan.... kata Brian sedikit lega.
Mulai sekarang kalau saya mendengar kamu buat ulah di kota P, saya sendiri yang akan menjadi hakim buat kamu, mengerti kamu..!!
Mengerti bos....
o..iya satu lagi, gak jadi kamu ngajak saya ngamar, kata putri menantang Brian.
Maaf...bos saya sudah lancang, silahkan pukul mulut saya bos, kata Brian memohon.
sekali lagi kamu melecehkan wanita, saya akan buat perhitungan dengan kamu.
baik bos....sekali lagi terima kasih bos.
Brian undur dari cafe dan diantar oleh salah satu pegawai cafe yang sebenarnya juga pasukan Black Angel yang dipekerjakan dicafe.
__ADS_1
Jangan bosen untuk like dan komen ya
ššššš§ļøš§ļøš§ļøš§ļø