
Akhirnya aku harus membantu kakak ipar ku untuk mengelola perusahaan yang ditinggalkan ayah dan kakak laki - laki ku, kakak ipar ku tetap menjadi Direktur utama nya sedangkan aku memilih untuk membantu melancarkan proyek dan memenangkan tender.
Dan hari ini aku harus berangkat untuk meeting proyek pembangunan sebuah villa dan pertemuan nya diadakan di sebuah rumah makan elit di kota P, aku memutuskan untuk berangkat sendiri dan mengendari motor besar ku, motor kebanggaan ku saat masih kuliah dulu, motor hadiah dari kakak ku dan aku motor yang membawa hoki bagi ku.
Aku masukkan semua berkas kedalam tas ranselku, aku mengenakan kaos putih berkrah dengan celana jeans belel dan sepatu boot hitam, dan jaket kulit hitam kesayanganku yang sudah aku simpan lama., tak lupa juga helm dengan merk terkenal dan dengan harga selangit.... dan juga sarung tangan yang dulu menjadi teman berkendara ku.
Akhirnya aku berangkat dengan keyakinan bahwa proyek ini pasti akan aku dapatkan.
Kurang lebih 1,5 jam aku bersepeda motor dan akhirnya aku sudah sampai di resto yang menjadi tempat janjian antara perusahaan kami dan pihak ke -2.
Aku langkahkan kakiku masuk kedalam resto dan masuk keruangan VIP yang sudah dipesan oleh pihak ke -2 yaitu Bapak Marcel.
Saat aku masuk dan mengucapkan salam aku melihat ke sekeliling ruangan dan sudah ada beberapa orang yang menunggu, termasuk ada seorang pemuda yang lumayan ganteng menatap ku dan mata kami bertabrakan dalam pandangan.
Selamat Siang bapak dan ibu, apa kah saya terlambat..... kata ku kepada semua orang didalam ruangan.
O...anda belum terlambat ibu Putri, hanya kami saja yang datang terlalu cepat - kata seorang wanita yang cantik dengan balutan busana kantor, sambil mempersilahkan aku duduk dan tak lupa aku menyalami satu persatu.
__ADS_1
Pembicaraan terus berlanjut dengan sangat alot dan rumit karena tawar menawar harga tentang pembangunan villa di daerah pantai di kota P. Akhirnya kesepakatan dan deal terjadi antara pihak bpk Marcel dan perusahaan ku.
Saya ucapkan terima kasih anda sendiri yang langsung menangani proyek villa ini Bu putri, kata pak Marcel kepadaku.
Saya juga tersanjung dan senang bisa dipercaya menangani proyek ini pak, sahutku dengan menjabat tangan pak Marcel tanda kesepakatan dan kerjasama telah dimulai.
Apakah anda akan langsung pulang bunputri, kata pak Marcel.
O.....tidak pak, saya akan menginap sebab saya akan langsung meninjau langsung lahan yang sudah bapak minta untuk dijadikan villa, kataku kepada pak Marcel, sambil aku tersenyum.
O...ok...kalau ada yang bisa kami bantu jangan sungkan untuk menghubungi saya secara langsung Bu putri, kata pak Marcel dengan sopan kepadaku.
Apakah bu putri menginap malam ini di sini ...
iya pak, saya memang rencana menginap di sini malam ini....
kalau begitu menginap saja di hotel milik saya, ....
__ADS_1
Helen tolong buka kan kamar buta ibu putri, sahut pak Marcel yang belum sempat aku balas pertanyaan nya tadi.
Baik pak, akta Helen sekretaris pak Marcel.
Bu putri, saya sudah bukakan kamar atas nama pak Marcel dan semua free.
Wah....Terima kasih banyak pak Marcel atas pelayanan nya....kata ku ..
sama - sama Bu putri ....
Akhirnya kami berpisah diparkiran resto dan aku menatap kepergian mobil yang di naiki pak Marcel dan Staff nya.
Akhirnya proyek pertamaku berhasil ... Yes..
ššššš
Jangan lupa like ya gaes....
__ADS_1
komennya aku tunggu ya