
Akhirnya aku, Anton, Marcel dan Jason tiba di rumah ibu ku.
Ibu....ibu....teriakku sambil menggendong Jason dan masuk ke dalam rumah.
Eh .... mbak Putri pulang sambut bik Mimin ARzt yang sudah ikut keluarga kami sejak aku kecil, jadi tahu betul kebiasaan dan kesukaan ku.
Bibik..... apa kabar sambil memeluknya sekalipun terhalang oleh Jason yang masih di gendongan ku.
Baik mbak.....
Ibu mana bik.....
Ada di dalam kamar mbak.... ibu akhir - akhir ini sering diam dikamar mbak....kata bik Mimin.
O..... ok aku masuk kamar ibu ya bik, sekalian minta tolong buatin minum buat Anton dan Mas Marcel didepan bik, pintaku.
Baik mbak....
Tok..... tok.... ibu....Bu....ini putri, boleh putri masuk Bu.... kataku sambil mendekat kan telingaku di pintu.
Ceklek....ibu membuka pintu dan langsung menangis memelukku tanpa memperhatikan Jason yang masih digendongan ku.
Sambil masuk aku ajak ibu duduk di sofa kamarnya dan mengelus punggung ibu.
Bu....kenapa menangis, putri pulang gak disambut senyum malah disambut tangisan.
Hu...hu....kamu itu disaat seperti ini masih bisa tenang dan malah becanda....kata ibu sambil menatap Jason dengan heran.
__ADS_1
Aku sebenarnya sudah tahu apa yang ada dihati dan pikiran ibu tentang kepulangan ku.
Jason masih dipelukkanku dan melihat ibu dengan seksama tanpa bertanya apapun kepadaku.
Bu.... ini namanya Jason anaknya putri berarti cucunya ibu, sahutku santai.
Hei....kapan kamu hamil siapa yang menghamili kamu.....teriak ibu.
Ibu tahu kamu kecewa tapi tidak juga seperti ini put...kata ibu sambil melanjutkan tangis nya dan sesekali memukul lembut bahuku.
Aku tertawa.....melihat ekspresi ibu dan juga menertawai perkataan ibu.
Bu....putri baru pergi ngurus proyek sekitar 4 bulanan bagaimana putri bisa hamil dan melahirkan dalam jangka waktu 4 bulan, kataku sambil tertawa....
ibu ini ada - ada saja..
Putri jelasin ke ibu ya semua yang terjadi selama putri di kota P.....kataku sambil menarik nafas, lalu aku bercerita.....
Mam....jangan menangis .... kata Jason sambil mengelap air mataku.
Bu....ibu lihat bagaimana putri tidak jatuh cinta pada anak ini, lihat perhatian dan perlakuannya pada putri....kataku menenangkan hati ibu dan meyakinkan ibu bahwa putri satu - satu nya baik - baik saja.
Iya ibu percaya ... ibu hanya terlalu kuatir padamu, padahal ibu tahu bahwa kamu anak yang kuat dan hebat kata ibu sambil memeluk kami berdua.
Jason kenalin ini Oma, kataku pada Jason.
Oma.... aku Jason...
__ADS_1
cucu Oma sayang maaf ya tadi Oma tidak menyambut kamu..... sini Oma gendong jason., kata ibu sambil mengambil Jason dari gendongan ku.
Ibu, didepan ada Anton dan Marcel, ayo Bu kita keluar.
Kami bersama - sama keluar menemui Marcel yang sedang menunggu diruang tamu dengan Anton.
Melihat kehadiran kami Anton dan Marcel berdiri, kemudian Anton mendekati ibu karena memang dia juga sudah seperti anak ibu, bahkan dia disiapin kamar di rumahku ini.
Ibu....Anton kangen .... sambil mencium tangan ibu dan memeluk nya erat.
Kamu anak nakal gak pernah pulang sahut ibu sambil memukul bahu Anton.
Ampun Bu, Anton gak pulang gara - gara putri bu yang kasih tugas banyak sama Anton, kata Anton sambil mencibirkan mulutnya kepadaku.
Awas kamu ya, aku yang kamu jadikan alasan kataku sambil memukul nya.
O...iya Bu ini Marcel papanya Jason yang putri critain tadi.
Salam kenal Bu, saya Marcel kata Marcel sambil mencium tangan ibu dan tiba - tiba ibu menarik tangan Marcel dan memeluknya seperti ibu memeluk Anton.
Marcel kaget dengan apa yang ibu lakukan, dia tidak menyangka akan mendapat perlakuan yang istimewa juga.
Marcel juga anak ibu, jadi ibu juga akan memeluk kamu nak.... kata ibu.
Hati seorang ibu memang sangat luar biasa.
❤️❤️❤️❤️ Live you ibu, batinku
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE YA
🙏🙏🙏🙏🙏