MENCARI HUJAN

MENCARI HUJAN
Pribadi Pemaaf


__ADS_3

Hari ini kami berencana untuk jalan - jalan di daerah wisata yang kami kunjungi, kami masih mau berlama-lama di tempat yang dingin ini dan kami sudah mengunjungi beberapa tempat yang indah - indah di beberapa lokasi wisata.


Akhirnya kami sepakat untuk makan siang disebuah restoran didekat wisata air terjun dengan suasana yang sangat asri.


Kami berdua senagaja mengambil meja didekat jendela supaya bisa melihat situasi diluar resto.


Saat kami memesan, aku tidak menyangka ad dua orang yang menghampiri meja kami dan menyapaku.....


Putri...... kamu putri kan...


Aku mendongakkan kepalaku dan melihat dengan terkejut karena didepan ku sudah d dua orang yang selama ini sudah aku lupakan.....iya mereka adalah Adit dan Ella, dua orang yang pernah mengisi hari - hari ku dimasa yang lalu.


Aku berdiri dan tersenyum kepada mereka, dan mendekati Ella, aku genggam kedua tangannya, aku pandangi wajahnya dengan rasa kangen yang dalam kemudian memeluk nya dengan erat, begitu juga dengan Ella dia membalas pelukanku bahkan dia yang terlebih dahulu menangis.....


Put, Maaf..... maafin aku ..... lirihnya


Aku memandang wajahnya dan berkata,


Gak perlu ada yang di maafkan, semua sudah terjadi, dan itu sudah lama berlalu, lewat kejadian itu semua mendatangkan kebaikan bagi kita masing - masing.


Aku senang kalian bersama, bahkan aku lebih senang bertemu dengan kamu lagi.

__ADS_1


Mulailah semuanya dari awal, aku sudah ikhlas dan menerima semua ini, kataku dengan mantap.


Ella makin mempererat pelukannya kepadaku.


kemudian aku mengurai pelukan ku kepada Ella, dan melihat ke arah Adit kemudian aku mengulurkan tangan ku dan Adit merespon dengan cepat menjabat ukuran tanganku kepadanya.


Lalu aku melihat ke arah Rangga, dia sedikit bingung dengan apa yang di lihat.


Lalu aku.mengenalkan Rangga kepada Ella dan juga kepada Adit.


Ngga kenalin ini Ella dan Adit, mereka berdua sahabat - sahabat ku, uang lama sudah tidak ketemu, kataku kepada Rangga.


Rangga mengulurkan tangannya kearah Adit dan Ella sambil memperkenalkan nama masing - masing.


maaf apakah kami tidak menggangu kalian, kata Adit kepada ku dan Rangga.


O...tentu saja tidak, kami malah senang kata Rangga dengan senyum manisnya.


akhirnya mereka berdua duduk bersama dengan kami di satu meja.


Sayang, pesan juga buta Adit dan Ella ya kata Rangga kepadaku.

__ADS_1


Aku menganggukkan kepala dan tersenyum kepada Rangga tanda mengiyakan apa yang diminta Rangga.


Adit dan Ella sempat terkejut ketika rangga memanggilku dengan kata sayang.


Akhirnya kami makan bersama sambil sesekali ngobrol tentang perjalanan Ella dan Adit yang lama tidak.aku jumpai.


Ada banyak hak yang tidak aku ketahui tentang hidup mereka selama menghilang dari kehidupanku.


Aku sudah membuat komitmen dengan diriku sendiri bahwa setelah kejadian itu, aku tidak mau menyimpan kepahitan dan dendam tapi aku mau menjadi pribadi yang baru, pribadi yang bisa menerima keadaan yang pahit sekalipun.


sebab aku tahu bahwa aku hanya menjalankan peran sebagai seorang ciptaan yang menyetujui apapun yang Tuhan kehendaki dalam kehidupanku.


Aku meyakini apabila aku diijinkan mengalami rasa sakit maka aku pun pasti diberikan kekuatan untuk menghadapinya dan aku harus bisa memaafkan kepada siapa yang pernah memberi luka di hidup ku.


Tidak ada manusia yang sempurna dalam menjalankan peran hidupnya di dunia ini.


kemaren Adit dan Ella yang memberi luka kepadaku bisa jadi aku yang lemah ini memberikan luka kepada orang lain.


Yang pasti aku mau menjadi pribadi Pemaaf dalam peran hidupku.


Like dan berikan komen ya gaes....

__ADS_1


Jangan menyimpan luka gaes....


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2