
aku langkahkan kakiku ke kamar hotel milik Jason, aku masuk dan mencari malaikat kecil ku dan ternyata dia sedang duduk di tempat tidur dengan pak Marcel.
mam....mam...panggil Jason kepadaku sambil berdiri merentangkan kedua tangannya kearah ku minta di gendong.
Aku mengangkatnya dan menggendongnya.
Jason belum tidur ya....
belum mam, Jason nunggu in mam pulang..
Maaf ya, hari ini mam banyak yang dikerjakan.. kataku sambil mengusap kepala Jason.
Mam mandi dulu ya.....
Ok mam....
belum beberapa langkah aku mau ke kamar mandi, tiba - tiba tanganku dipegang oleh pak Marcel.
Hanya Jason yang disapa .... aku tidak penting buat kamu sehingga mengabaikan ku kata pak Rangga.
Eh... maaf pak, kataku lirih
Bagaimana kegiatan bapak hari ini kataku.
Kerjaan ku padat banget hari ini put, capek rasanya.
Ok, putri mandi dulu ya nanti selesai mandi nanti putri pijat pundak pak Marcel ya....
__ADS_1
kataku dengan tersenyum ke arahnya.
Ok, aku tunggu ya....
Beberapa saat aku selesai mandi dan keluar sambil mengelap rambut ku yang masih basah, lalu aku mendekati Jason yang masih asyik nonton TV.
Jason kok belum tidur.....
Mam...Jason mau tidur sama mam....
Pak Marcel menatapku....menagih janji yang sudah aku buat dengannya sebelum mandi tadi yaitu mijitin pundaknya.
Bentar ya pak, putri nidurin Jason dulu...
Ok..
sekitar setengah jam akhirnya Jason terlelap, kemudian aku bangun dan mendekati pak Marcel yang sedang sibuk dengan laptopnya.
Aku melihat ekspresi wajah pak Marcel yang menikmati pijitan ku, terlihat diwajahnya betapa lelahnya dia.
Perlahan dia mematikan dan menutup laptopnya.
Enak pak.....kataku memecah keheningan
Ehmm.... enak banget put, kata pak Marcel
Kalau capek harusnya cari tukang pijat supaya badan relax pak saran ku kepada pak Marcel.
__ADS_1
Gak mau put, tubuhku gak sembarang dipegang orang.
Lha ini saya pegang tubuh pak Marcel kataku
Beda kalau kamu yang pegang kamu bukan orang lain kamu spesial di hatiku.... kata pak Marcel dengan sungguh-sungguh.
Aku kaget sampai aku hentikan pijatan ku ke pak Marcel
Tiba - tiba pak Marcel membalikkan badan dan berdiri di depanku, dengan posisi sangat dekat bahkan hembusan nafasnya bisa aku rasakan.
Aku mau kamu put..... katanya lirih
Aku mau kamu sungguhan jadi mamanya Jason...kata pak Marcel membisikkan nya di telinga ku.
Aku kaget dan bercampur merinding karena nafasnya dan sentuhan bibirnya tepat ditelinga ku.
Belum aku menjawab ungkapan hatinya, sudah terasa dibibirku kehangatan yang dilakukan pak Marcel, dia mel****t bibirku dengan lembut bahkan meng***m dengan penuh ga***h yang panas.
Sesekali bibir bawah ku digigitnya sehingga lidah pak Marcel masuk dan melilit lidahku, dengan gairah pak Marcel terus menciumi ku hingga aku tidak bisa lepas lagi dari ciuman nya. Dia melakukan cukup lama sambil berhenti memberikan aku jeda untuk nafas dan melanjutkan lagi ciumannya.
Sayang jawab ungkapan hatiku malam ini, kata pak Marcel dengan suara parau karena menahan nafsunya.
Aku masih melihat kesungguhan di wajahnya memang tidak aku temui kebohongan tapi aku masih ragu untuk menerima hatinya.
Tapi satu sisi aku juga tidak bisa menolak karena beberapa hari ini hatiku sudah diikat oleh malaikat kecil nya.
Aku pandang wajahnya dan aku anggukkan kepala tanda menerima ungkapan hatinya malam ini.
__ADS_1
Jangan lupa like ya
šššš