MENCARI HUJAN

MENCARI HUJAN
Kamarku 2


__ADS_3

Akhirnya kami turun makan dan dimeja sudah berkumpul semua, bahkan sudah ada calon pengantin mbak Santi dan rangga.


Selamat malam semua kataku, aku harus tegar dan menganggap bahwa Anatar aku dan Rangga sudah finish, semua mata melihat ku dan Marcel ditambah tangan Marcel mengandeng ku.


Yang mau jadi pengantin siapa yang mesra siapa....kata Anton kepadaku.


Sirik aja kataku sambil berlalu.


Marcel mengulurkan tangan ke arah Rangga dan mbak santi dan mereka membalas dengan menjabat tangan Marcel.


Kami makan bersama dan sesekali aku melihat ke arah mbak Santi dan dia melirik ku dengan takut dan malu, aku berusaha menawarkan lauk biar suasana tidak canggung dan mbak santi tersenyum kepadaku.


Selesai makan kami duduk - duduk santai di ruang tengah, sambil menikmati snack buatan mbak Siti anaknya bik Mimin yang pinter banget kalau bikin kue.


Mbak Santi sengaja duduk di sebelahku,


Put, mbak minta maaf ya....katanya sambil menundukkan kepala karena malu menatapku dan air mata sudah menetes di pipinya.


Hei... pengantin tidak boleh menangis apalagi stres.... kataku sambil tersenyum dan memeluk nya erat.


Untuk kebahagiaan mbak Santi dan David apapun akan aku lakukan, sahutku dengan posisi masih memeluknya.

__ADS_1


Putri sekarang sudah punya Marcel dan Jason mbak.... jadi yang kemaren tidak perlu dibahas dan tidak perlu di ingat lagi, kataku sambil mencium pipi mbak Santi.


Mbak Santi tambah menangis karena rasa bersalahnya.


Malam ini kami ngobrol dan bercanda tanpa batas lagi semua sudah kembali dalam suasana kekeluargaan dan penuh kehangatan.


David dan Jason malam ini tidur sama Oma ya.... biar Oma ada temannya, kata ibu sambil menggandeng tangan David dan Jason.


Wah....alamat aku sendirian malam ini, hanya ditemani angin malam dan tidak ada kehangatan kata Anton menyindir kami.


Nasib orang Jones ya begitu sahutku


makanya cepat cari....


Begitu masuk dalam kamar Marcel langsung memelukku, Kita lanjutin yang tadi ya yank...kata Marcel sambil menciumi pipiku.


Belum aku menjawab dia sudah menyerang ku dengan ciuman yang panas.


Dia membaringkan aku diatas kasur sambil posisinya diatas ku tapi beberapa saat dia tidak melakukan apapun hanya memandangi wajah ku dengan heran,


Tuhan sungguh baik mengirim wanita yang luar biasa ini di hidupku, sambil menoel hidung ku.

__ADS_1


Hei....wanita perkasa maukah dirimu menerima pria di depanmu ini yang banyak kekurangannya, kata Rangga sambil mengecup bibir ku lembut.


Aku hanya tersenyum sambil mengangguk pelan dan pasti.


Terbuat dari apa hatimu ini ..... sambil menunjuk ke arah dadaku.... sungguh aku makin kagum dengan mu, sikapmu, karaktermu bahkan semua yang ada di dirimu


kata Marcel yang terus menciumi seluruh wajahku sambil aku tertawa menghindar karena geli atas perlakuan Marcel.


Aku pun merespon dengan memeluk nya,v dan untuk sesaat kami terdiam dalam pelukan penuh kehangatan dan menyalurkan energi saling menguatkan.


Aku juga bersyukur Tuhan kirimkan Pria yang baik dan penuh kehangatan seperti kamu, bisikku ditelinga Marcel yang masih memelukku.


Jangan tinggalkan aku, aku butuh kamu dan Jason untuk memberikan kekuatan dalam hidupku, kataku pelan ditelinga Marcel.


Dikamar ku ini kami ikatkan hati dan jiwa kami untuk menatap hari esok.


Jangan lupa like ya gaes


JANGAN lupa vote dan komen


siapapun juga dukung cerita ini ya

__ADS_1


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2