MENCARI HUJAN

MENCARI HUJAN
Hujan Pertama


__ADS_3

Masih didalam kantor ... dan aku melihat dari kaca jendela rintik hujan mulai turun...πŸ’¦


ada keteduhan yang aku rasakan saat aku menikmati disetiap rintik hujan yang turun dari langit....


Hati ku tak bisa berbohong bahwa rasa itu masih ada yang tertinggal di pojok hatiku.


Demi sahabatku aku relakan hatiku terluka,


demi sahabatku aku rela harapanku pudar,


ya.....4 tahun sudah kami berpisah dan dia harus aku relakan untuk sahabatku karena ternyata sahabatku mencintainya...


sahabatku yang memiliki perasaan cinta yang besar pada orang yang aku cintai...


dan ternyata mereka sudah bermain dibelakang ku, bahkan mereka sudah tinggal bersama disaat aku meninggalkan kota ku selama 1 tahun untuk melakukan misi kemanusiaan di daerah bencana.


Aku tidak bisa menyalahkan rasa pada diriku, dirinya dan juga pada sahabatku...


tapi aku berharap apa yang terjadi tidak akan terulang dan tidak akan menghancurkan persahabatan yang sudah terjadi.


andaikan aku harus terluka biarlah aku menerima luka itu dan tetap berharap Tuhan yang selalu memberikan kekuatan dan kesembuhan atas luka ini.


hujan aku merindukanmu....


hujan aku ingin bersamamu dalam tangis ku..


hujan dekap aku dalam kedinginan rasamu..


hujan aku lepaskan rasa sakit itu bersamamu

__ADS_1


disela piluku aku mencium aroma kopi yang sangat menenangkan pikiranku, dan saat aku menoleh aku melihat seorang pria sedang menyodorkan secangkir kopi kepadaku, sambil tersenyum dan dengan segera aku mengelap sisa air mataku dengan punggung tanganku dan menerima kopi yang diberikan padaku.


" Terima kasih, pak.... " sambil aku tersenyum


" sama - sama " katanya


hening sesaat .... hanya suara hujan yang masih setia menemani keheningan.


" Tidak selamanya luka harus disimpan dan berusahalah untuk melupakan dan bangkit dari keterpurukan " katanya kepadaku.


aku hanya diam membeku sambil mengangguk kearahnya.


"Pulang.... " kata pak Rangga kepadaku


"Nanti aja pak, masih ada beberapa dokumen pengiriman yang harus saya selesaikan, jawabku "


"baik, pak... " jawabku pelan.


akhirnya kami pulang, dan pak Rangga sempat menawarkan pulang bersama tetapi dengan sopan aku tolak, dengan alasan aku bawa mobil sendiri. Dan besok harus berangkat kantor pagi karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan besok.


tak ada rasa, hanya hampa....


Tak ada getaran hanya suara saja...


hujan.... kapan semua reda..


dilema hati....


pagi hari.....

__ADS_1


Dengan tergesa - gesa aku bangun dan mandi, kemudian langsung ke meja mkaan buat sarapan..


" Bu, sepertinya beberapa bulan ke depan putri akan cari kos dekat kantor karena capek kalau harus bolak balik seperti sekarang ini, dan beberapa bulan ke depan akan banyak pekerjaan yang harus putri handle..."


kataku dengan harapan diijinkan.


" ya...tidak apa - apa, asal bisa jaga kesehatan dan makan dengan teratur juga jaga diri... ibu ijinkan..." kata ibu


karena memang ibu tahu banget sifat ku yang sangat bertanggung jawab atas tugas yang aku kerjakan di kantor selama ini.


" terima kasih ya Bu... " sahutku sambil membereskan piring yang sudah habis isinya.


aku pamit dan langsung berangkat kekantor.


sekitar 30 menit aku sampe didepan gerbang kantor, dan aku buka kaca mobil sambil menyapa satpam yang berjaga, sudah kebiasaan ku kalau masuk wilayah kantor pasti menyapa satpam yang bertugas.


☺️☺️☺️


" pagi pak Atmo... " sapaku kepada satpam kantor yang sedang memberi hormat kepadaku.


" pagi juga mbak putri... " jawab pak Atmo ramah.


tunggu selanjutnya ya....


jangan lupa like ya....


biar nulisnya semangat...


go..go... semangat 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2