
Akhirnya kembali pada rutinitas yang menjadi tanggung jawab ku di kantor, berkutat dengan nota - nota dan dokumen pengiriman.
Tapi yang membuat aku heran dan kaget adalah ketika aku melihat laporan dari customer dan rekanan perusahaan semua komplain karena harga yang naik sehingga tagihan tidak bisa cair.
Bagaimana bisa pengiriman dihampir semua kota di Indonesia harga di naikkan ...???
siapa yang melakukan....?
Aku sebagai pimpinan divisi pengiriman kok bisa kecolongan ....?
Jangan - jangan ada yyng merekayasa nota - nota pengiriman ya....pikirku atau ada yang mau menjatuhkan ku....
Akh.....pusing aku.
Aku segera membawa dokumen dan bukti dari rekan bisnis di beberapa kota yang sudah aku siapkan ke arah ruangan pak Rangga.
tok....tok...tok...
Masuk....
Maaf pak mengganggu waktu bapak, kataku resmi karena ini di wilayah kantor, aku harus bersikap profesional.
Iya ada apa put..... Rangga menatapku dengan heran, karena ekspresi wajahku yang memang serius dan tegang.
Pak, maaf.... sepertinya ada sabotase mengenai nota - nota dan dokumen pengiriman, dan sepertinya ada tindakan manipulasi harga pak.
__ADS_1
kataku tegas dan penuh emosi...
sambil aku menyerahkan dokumen dan bukti yang aku bawa.
Coba aku pelajari dulu put, kamu duduk dulu...
Put, apa ini bener ya put.... banyak sekali.nominal yang di sanotase... kata Rangga heran dan kaget.
Iya pak...
Pak, kalau diijinkan saya akan turun ke lapangan dan ketrmu.langsung dengan pimpinan perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan kita untuk menyelesaikan semua permasalahan ini.
Gila kamu put, kamu tahu tidak kalau kamu turun langsung kamu bisa gak.oylang ber minggu - minggu dan itu artinya kamu juga akan dicecar dengan banyak pertanyaan dari pihak rekanan, kata Rangga.
Tidak ada cara lain pak.... saya yang akan bertanggung jawab sebab ini dibawa divisi yang saya pimpin.
aku melihat ke arah rangga, dia nampak bingung .....
Put, kamu yakin akan menyelesaikan dengan turun ke lapangan bertemu dengan rekanan perusahaan, kata Rangga dengan suara yg melemah.
Iya pak, sahutku dengan penuh keyakinan.
Rangga tidak menjawab tetapi dia menekan tombol telp ruangan pak Andi ( Wakil Direktur ).
Tolong pak Andi keruangan saya...
__ADS_1
Baik pak, sahut pak Andi..
Tok...tok...
Masuk pak...
Selamat siang pak Rangga, ada yang bisa saya bantu pak...
Rangga menceritakan semua yang terjadi, dan dia meminta pak Andi untuk merahasiakan masalah ini dari karyawan yang lain. selama masalah ini belum terpecahkan rangga meminta kepada pak Andi untuk menutupinya.
Jadi pak Andi selama saya dan putri keluar kota saya menaruh harapan dan kepercayaan saya untuk menjaga perusahaan ini.
Baik pak saya akan melaksanakan tugas yang bapak berikan dengan sebaik - baiknya.
( memang pak Andi adalah orang bisa dipercaya sejak jaman papanya Rangga )
Aku masih heran dengan keputusan Rangga yang juga ikut dalam misi ini, kami benar - benar belum tahu pasti siapa oknum yang tega merusak dan merugikan perusahaan. Tapi aku yakin masalah ini pasti akan ada titik terang dan ada solusi, agar perusahaan bisa diselamatkan.
Diselamatkan dari sisi keuangan dan juga nama baik.
Kami sepakat mempercepat perjalanan kami, bahwa besok kami akan mulai turun langsung ke lapangan bertemu dengan rekanan perusahaan.
Besok jemput saya dirumah ibu ya pak, kataku kepada Rangga.
ok, besok saya jemput kamu put , kata Rangga sedikit resmi karena masih ada pak Andi.
__ADS_1
Gaes..... jangan lupa like dan komen ya,
ššššš