
#MENIKAH_DENGAN_GANGSTER_KEJAM
#part 14
--
"As, itu siapa?" tanya Gina heran, pasalnya dirinya melihat seorang wanita duduk di pangkuan Aska.
"Istri." ucap Aska.
"Cantik." ucap Gina menatap ke arah Kayara.
"Aku Gina, teman masa kecil Aska. Aku gatau kalau Aska udah nikah karena aku udah lama ga ketemu Aska sama tante Asti. Aku juga ini nyempetin datang kesini karena suami aku lagi ada pekerjaan di kota ini. Karena memang setelah aku menikah aku tinggal di Jogja." jelas Gina.
"Oh," Kayara manggut-manggut mendengar penjelasan Gina.
-------------
Saat ini Kayara tengah duduk di atas kasur sambil menonton tv, sedangkan Aska tengah duduk di atas sofa sembari bermain ponsel.
Aska langsung saja berdiri dari duduknya mengambil jaket dan kunci motornya.
"Mau kemana?" tanya Kayara heran, pasalnya melihat Aska yang tengah bersiap-siap.
"Main, keluar!" ucap Aska melenggang pergi dari hadapan Kayara.
"Jam 12:00 malam begini." gumam "Kayara.
------------
Saat ini Aska tengah berada di apartemen Alva karena memang inti The Aviton sedang mengatur rencana untuk melawan musuhnya.
__ADS_1
"Oke, berarti di tanggal 12 nanti kita siap-siap untuk melawan mereka!" ucap Deva menatap serius keempat sahabatnya.
"Yoi," sahut Fadel tersenyum sinis.
"Jangan bawa senjata," ucap Aska.
"Yoi, Bos!" sahut Rama.
----------
Setelah menyusun rencana, Aska saat ini tengah berjalan melewati lorong apartemen untuk pulang. Jam menunjukan pukul 02:08, keadaan apartemen sungguh sepi. Aska memilih untuk pulang sedangkan teman-temannya memilih untuk menginap.
Aska tengah santai-santainya berjalan, tiba-tiba seseorang memukul leher Aska dari belakang menggunakan Kayu. Aska terjatuh tak sadarkan diri, sedangkan orang yang memukulnya itu membawa Aska ke sebuah kamar di apartemen itu.
Orang itu membawa Aska kedalam kamar itu dan menidurkannya. Sedangkan disebelah kasur dimana tempat Aska terbaring, terlihat seorang wanita tersenyum miring.
"Mulailah!" ucap orang misterius itu pada wanita di samping
--
"Oke, Bos!" ucap wanita itu. Sedangkan orang misterius itu sudah pergi keluar dari kamar itu.
Wanita itu membuka seluruh p4k414n yang di kenakan Aska dan juga p4k414ny4. Dan terjadi itulah .....
-----
Pagi hari menyapa, Aska terbangun dari tidurnya dan langsung saja terkejut dikala dirinya bangun sudah tidak b3rp4k4ian.
"B4ngs4t!" geramnya.
Eugh, wanita itu terbangun dari tidurnya dan langsung saja menangis.
__ADS_1
"Hiks, k--kau jahat!" ucap wanita itu sebut saja namanya Vana.
"Lo, yang apain gua,b4ngs4t!" bentak Aska pada Vana.
"Kamu, yang udah ngapain aku!" sentak Vana dengan tangisan yang menjadi-jadi.
"B4ngs4t!" Aska bangun dari kasur dan langsung saja pergi ke kamar mandi dengan tvbvh yang di lilit selimut sambil memunguti b4juny4.
Vana tersenyum miring melihat itu. Aska keluar dari kamar mandi dengan menatap Vana tajam dan bergegas pergi dari kamar itu, tetapi berhenti karena ucapan wanita itu.
"Nama gue, Vana. Dan nama lo, Aska!" ucap Vana sebelum Aska pergi.
"Dari mana lo tau, nama gue!" sentak Aska menatap tajam Vana.
"Semalam lo suruh gue manggil lo, Aska!" ucap Vana berbohong. Sedangkan Aska tidak menjawab dan bergegas pergi dari kamar itu.
-------
Aska telah sampai di rumah dan langsung masuk kedalam kamarnya. Dirinya melihat Kayara yang tengah membereskan kasurnya.
"Dari mana, Kak?" tanya Kayara.
"Apartemen, Alva!" ucap Aska setengah berbohong.
"Itu apa?" tanya Kayara. Pasalnya dirinya melihat t4nd4 m3r4h di l3h3r Aska. Sedangkan Aska gelagapan mendapat pertanyaan itu.
"Gigit nyamuk!" Aska menjawab sembari masuk kedalam kamar mandi.
"Bohong!" gumam Kayara sembari tersenyum getir. Semalam Kayara menanyakan keberadaan Aska pada Alva, lelaki itu menjawab, kalau Aska sudah pulang dari tadi. Sedangkan Aska, pagi hari baru pulang. Terus semalaman dimana?
-------
__ADS_1
Konflik dimulai, gyss
bersambung...