Menikah dengan gengster kejam

Menikah dengan gengster kejam
~17


__ADS_3

#MENIKAH_DENGAN_GANGSTER_KEJAM


#part 17


--


"Hiks, kemana aja!" Kayara berhamburan kepelukan Aska. Sedangkan yang di peluk hanya menatap datar Kayara.


"As, bujuk Kayara untuk makan! Dia gamau makan dari tadi." ucap Asti sebelum pergi keluar dari kamar Kayara.


-------


Saat ini Aska tengah menemani Kayara menonton video cctv waktu itu. Di video itu, terlihat Vana yang tengah m3l3p4sk4n p4k414n Aska dan juga dirinya. Vana langsung saja merebahkan dirinya di samping Aska, tapi sebelum itu Vana menyempatkan diri untuk m3nc1um l3h3r Aska.


--


Dengan watadosnya, Kayara melempar ponsel Aska kelantai setelah menonton video itu. Ponsel itu nampak sudah hancur tak berbentuk seperti ponsel. Sedangkan Aska nampak biasa-biasa saja tidak memperdulikan ponsel nya yang sudah tidak berbentuk layaknya ponsel.


"Aku mau ngasih pelajaran sama tuh cewek! Dia dimana?" Kayara menatap Aska.


"Di perut macan!"


"H--hah, maks----"


"Udah, sekarang lo makan atau lo yang gue m4k4n!" Aska tersenyum miring menatap Kayara.


-----


Saat ini Aska tengah duduk di kasur sambil merokok, sedangkan Kayara tengah menatap Aska sambil senyam-senyum tidak jelas.

__ADS_1


"Ih, hidung Kakak kenapa mancung banget sih!" ucap Kayara sembari menekan-nekan hidung Aska. Sedangkan Aska hanya diam melihat kelakuan Kayara.


"Hihihi, p3rut Kakak ada rotinya!" celetuk Kayara sambil menekan-nekan p3rut sispack Aska. Karena memang Aska sedang tidak m3makai baju atasan.


Kayara semakin bertingkah dengan memulai menekan-nekan hidung, tangan, rambut dan terakhir p3rut sispack Aska.


"Hmm, tanggung jawab, lo!" ucap Aska tersenyum miring kearah Kayara.


"E--eh, i--itu---"


"Itu apa?" Aska menyela ucapan Kayara.


"Hua, Bunda, Kayara takut!" teriak Kayara. Untungnya kamarnya kedap suara.


"Takut kenapa? Gue cuma minta tanggung jawab tentang ponsel gue yang udah lo lempar!" Aska menaikkan sebelah alisnya.


"Oh, gue tau apa yang ada dipikiran, lo" Aska tersenyum miring menatap Kayara.


"Huaa, Bunda, Kayara gamau!


--


Setelah dua minggu berlalu, kini Aska dan Kayara sudah kembali lagi kesekolah seperti biasanya. Jam pelajaran tengah dimulai, tapi beda dengan Aska dan teman-temannya yang sedang membolos di kantin sekolah. Sedangkan Kayara dan Fika tengah pokus belajar di kelasnya.


"Ish, ini gimana sih, Kay?" tanya Fika.


"Gue juga kagak tau!" Kayara menggelengkan kepalanya tak mengerti tentang soal yang satu ini.


Keadaan kelas yang tadinya tenang kini digantikan oleh suara histeris para murid, yang panik karena ada orang yang melemparkan batu pada jendela kaca hingga pecah.

__ADS_1


"Kayaknya sekolah kita di serang!" teriak Fika dengan lantang.


"Aaaa, tolong-tolong!" semua murid berhamburan keluar kelas menuju Lab, dimana disitu tempat yang paling aman untuk bersembunyi.


"Kay, ayo lari!" Fika menggandeng tangan Kayara.


"Pelan-pelan, Fik! Gue gabisa lari kenceng!" cerca Kayara.


"Maaf-maaf!" Fika menatap Kayara dengan perasaan bersalah.


"Udah, ayo!"


---


Sedangkan disisi lain, Deva tengah berlarian lantaran mengetahui kalau sekolahnya diserang. Tadi Deva meminta izin pada teman-temannya untuk pergi ketoilet, tapi ditengah jalan dirinya kaget melihat semua murid berhamburan keluar kelas. Deva yang penasaran pun menanyakan kepada salah satu siswa yang berlarian di depannya, dan setelah mengetahui apa yang terjadi, Deva langsung saja lari terbirit-birit untuk memberitahukan kepada Aska.


"As, Aska! Sekolah kita diserang!" tanpa basa-basi, Deva langsung saja memberitahu Aska.


"Yang bener, lo?" tanya Rama.


"Gue bener, b4ngs4t!" Deva menatap sinis kearah Rama.


"Kumpulin semua anak The Aviton sekarang juga! Sebagian dari itu bantu anak Osis untuk amanin semua murid!" ucap Aska tegas.


Tanpa banyak kata lagi, Deva, Rama, Alva, dan Aska, langsung saja berlari menuju tempat kekacauan. Sedangkan Fadel tengah menghubungi semua anggota The Aviton yang tengah di markas dan bergegas menyusul Aska dan yang lainnya.


Prang! Prang!


-----

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2