Menikah dengan Guru PPL

Menikah dengan Guru PPL
Bertemu Rahmi dan Ustaz Tampan


__ADS_3

Saat awal tahun ajaran baru dimulai, hiruk pikuk suara santri dan santriwati yang diantar kembali ke Pondok oleh orang tuanya memenuhi halaman Pondok dan ruang mudabbir, seorang gadis yang bernama Sofia Melina Pertiwi duduk di sudut ruang mudabbirah terlihat begitu murung, tak ada senyum terlukis diwajahnya. seorang gadis remaja yang tiba tiba datang dari arah pintu mencoba menyapa.


"Assalamu'alaikum" sapa gadis itu dengan ramah.


"Wa'alaikumussalam" balas Sofia..


"Kenalkan nama saya Rahmi Resiana, kamu pasti santriwati baru ya, nama kamu siapa?" ( tanya Rahmi)


"Iya benar saya santriwati baru, kenalkan nama saya Sofia Melina Pertiwi, panggil saja Sofia" ( jawab sofia)


"oh ya Sofia kenapa kamu terlihat begitu murung?" (Rahmi)


"aku sedih harus berpisah dengan kakak dan teman temanku" (Sofia)


"Ya sudahlah nggak usah sedih gitu, disini juga nanti banyak kok yang akan jadi teman kita, ya udah aku temani ke pengurus kamar biar kamu bisa cepet dapat kamar yuk" ( ajak Rahmi )


"Iya ayok, makasih ya Rahmi, sudah mau ngantar aku" (Sofia sambil tersenyum manis mengulurkan tangannya ke Rahmi)


"Iya sama sama, oh iya lupa kamu dipanggil apa ya?" ( Sambut Rahmi sambil tersenyum pula)


"panggil saja Sofia"

__ADS_1


Mereka berjalan sambil bergandengan tangan melalui lorong yang menghubungkan antara asrama, ruang tunggu dan ruang mudabbirah.


Tiba tiba... brugh "aduh, Astagfirullahal 'azdiim, hati hati dong jalannya dik!"


Seorang pemuda yang santun tersenyum menatap mereka.


"maaf ustaz kami tidak sengaja, iya kami akan hati hati" (Rahmi, sambil menunduk hormat)


'ya Allah makhlukMu sungguh indah dan cantik' ( hati sang ustaz bergumam) tertegun penuh makna


"maaf ustaz kami permisi dulu" (Rahmi berujar)


"iya ustaz, ada apa ya ustaz?" ( Rahmi sambil tertunduk)


"Hmm kalau boleh tahu namanya siapa ya dik?" (sang ustaz tampan)


"Sofia pak ustaz" (ujar Sofia dengan lembut)


"ooh, kalau gitu ya udah sekarang boleh lanjutkan lagi urusannya"


"terima kasih ustaz, permisi" (Rahmi menggamit tangan Sofia dan mengajaknya berlalu.

__ADS_1


Diam diam sang ustaz tertegun memperhatikan mereka sambil tersenyum sendiri 'ya Allah seandainya dia bisa menjadi pendampingku, alangkah bahagianya, kabulkan ya Allah' ( sang Ustaz membatin).


"Rahmi, yang barusan itu siapa ya?" (Sofia dengan kikuk bertanya)


"yang barusan itu ustaz Kamil namanya, dia salah satu ustaz sekaligus wakil ketua dari pengurus Yayasan ini Sof, dia juga salah satu idola santriwati di Ponpes ini, kenapa Sof, kamu naksir ya? ayo ngaku!" (goda Rahmi)


"iiiih kamu ini Mi, masak nggak boleh nanya, kan wajar aku nanya, aku kan anak baru disini" ( Sofia sambil tersipu)


"Iya iya kamu bener, tapi kalau kamu naksir juga nggak apa apa kok Sof, lagian ustaz Kamil tuh belum ada yang punya hiiii" (celetuk Rahmi)


"ah udah deh Mi, jangan dulu ngomongin cinta cinta, kita kesini kan mau nimba ilmu"


"nimba ilmu sambil cari soulmate kan nggak ada salahnya Sof, apa lagi ustaznya tampan kayak ustaz Kamil, wah pasti beruntung banget, sambil menyelam minum air gitu Sof he he heeee"


"aduh udah deh Mi, kita cari kamar dulu yuk, aku kan berat ini bawa kopernya"


"oh iya jadi lupa cari pengurus kamar, saking asyiknya ngobrolin si ustaz tampan heee, yuk Sof".


Merekapun berlalu menemui pengurus kamar.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2