
"Kita lihat nanti aja ya kak, kalau Sofia sudah sembuh dan pulih seperti semula kita tanya baik baik, apa keputusan yang akan dia ambil"
Saat Risna dan Firman ngobrol, mereka tak menyadari kalau apa yang mereka bicarakan telah terdengar oleh seseorang yang berdiri sedari tadi di luar pintu ruang ICU.
"Assalamu'alaikum" ia mengucap salam
"Wa'alaikumussalam" Risna dan Firman menjawab salam dengan bersamaan dan mereka sedikit terkejut dengan kehadiran ustaz Kamil, mereka tidak menyangka kalau akan kedatangan ustaz Kamil, karena selama 4 hari ini tak pernah sama sekali ada telpon darinya untuk sekedar menanyakan keadaan Sofia, namun dihari ini saat Risna menjadi ragu dan bimbang tiba tiba sang Ustaz idola para santriwati muncul dan memergokinya sedang berbicara dengan Firman, membuat Risna jadi merasa serba salah.
"Pak ustaz silahkan"
Risna mempersilahkan ustaz Kamil untuk menjenguk Sofia. Beberapa saat setelah ustaz Kamil dan Risna masuk ke ruang ICU, tiba tiba Sofia bergumam membuat Risna dan ustaz Kamil tersenyum bahagia, namun apa yang mereka dengar selanjutnya membuat ustaz Kamil tercenung.
"Kak Firman jangan pergi, aku akan setia menunggu kak Firman, jangan tinggalkan Sofia"
Risna dan ustaz Kamil saling pandang, Risna merasa tak enak hati sementara ustaz Kamil hatinya perih bak luka yang tersiram air garam, ia tak pernah menyangka sekalinya jatuh cinta namun ternyata hanya bertepuk sebelah tangan.
"Baiklah, jika Sofia tak bisa bahagia bersamaku, aku ikhlas melepasnya asal dia bahagia bersama orang yang dia cintai"
Ucap ustaz Kamil sambil melirik ke arah Furman.
__ADS_1
Firman yang merasa maksud dari ustaz Kamil adalah dirinya menjadi salah tingkah.
"Maafkan adik saya pak ustaz, saya tak pernah mengira ini akan terjadi, semua salah saya, saya minta maaf ya pak ustaz".
"Tidak apa apa mbak Risna, semua sudah kehendak Allah, kita manusia hanya bisa berencana, tapi Allah lah yang punya Kuasa atas segala sesuatu di dunia ini, saya ikhlas asalkan Sofia bisa kembali ceria seperti dulu, kalau begitu saya pamit dulu, mari semuanya, assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumussalam" jawab Risna, Firman dan Rasyid.
...****************...
Lima hari sudah Sofia terbaring di ruang ICU, Firman pun tak pernah absen untuk menemaninya, ia seakan tak ingin jauh dari Sofia. Risna yang menyaksikan itupun merasa terharu, ia berjanji dalam hati bahwasanya jika Sofia tersadar ia akan memenuhi keinginannya untuk menyatukan Sofia dan Firman dalam suatu ikatan pernikahan yang indah.
"Kak Risna"
Risna dan Firman tersenyum dengan perasaan bahagia Firman memanggil dan memberitahu dokter. Tak lama kemudian dokterpun datang untuk memeriksa keadaan Sofia. Dengan perasaan senang sang dokter menjelaskan kalau keadaan Sofia sudah membaik dan akan segera pulih.
"Baiklah sepertinya dik Sofia sudah membaik dan akan segera pulih, tinggal tunggu satu atau dya hari perawatan disini untuk melihat perkembangan selanjutnya boleh pulang"
"Terima kasih banyak ya dok"
__ADS_1
"Iya sama sama, mari saya permisi ke ruagan saya dulu"
"Iya silahkan dok"
"Apa yang terjadi dengan Sofia kak? Kenapa ada kak Firman juga? Bukankah kak Firman sudah menikah?" ucap Sofia
Dengan penuh kesabaran Risna menjelaskan pada Sofia.
"Nah seperti itu ceritanya sayang"
Sofia melirik ke arah Firman, senyum manis tersungging di wajah ayunya, ada rasa yang tak bisa digambarkan namun lewat tatapan mereka terpancar rasa saling menyayangi.
Apakah akhirnya mereka akan bersatu dalam ikatan pernikahan?
Kita lanjut di bab berikutnya ya?
Bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...