
Lita dengan wajah malu malu menggelengkan kepalanya. Namun Nita, Vita dan Sofia terus saja menyudutkan Lita hingga akhirnya Lita pun bercerita.
"Iya iya baiklah aku cerita, tapi..." Lita terdiam sejenak me mbuat tiga sahabatnya jadi makin penasaran.
"Tapi apa Litaaaa?" ucap Vita dan Nita berbarengan.
"Aku jangan dibully ya, soalnya dia juga salah satu guru PPL kita, heeeee..."
"Apa kamu bilang? Guru PPL kita? Jangan jangan kak Fathir ya Lit?" cecar Vita.
"Hah, kok kamu tahu sih Vit?" jawab Lita dengan pertanyaan balik.
"Iya aku tahu lah, itu kan gampang ditebak, soalnya aku juga kan naksir sama kak Fathir, heeeee"... Jawab Vita lugas.
"Whattttt?" serempak Nita, Lita dan Sofia.
"Heheheeee iya, kita saingan Lit, tapi tunggu kita saingannya yang sehat ya Lit? Nggak boleh rebutan apalagi berantem, kita kan sahabat, ya kan?" ujar Vita cengengesan.
"Widiiiih, yang mau saingan, emangnya kak Fathir pernah nyatain perasaannya apa sama kalian?" cerocos Nita
"Heheee belum sih, tapi kita lihat aja, kak Fathir bakal sukanya ama siapa? Ya nggak Vit?" sahut Lita
"Pasti bakalan sukanya sama aku, yakin deh". Sambung Vita.
"Haiiisss pede banget, tahu dari mana kak Fathir bakalan lebih suka sama kamu dari pada sama aku?" Lita pun tak mau kalah.
"Astaghfirullah kalian ini, belum juga tahu kak Fathir cintanya bakal nyantol ma siapa, kalian udah pada berantem aja, tadi katanya mau saingan yang sehat". Nita mencoba menengahi.
__ADS_1
"Iya nih anak berdua udah kayak Tom and Jerry aja, nggak ada yang mau ngalah, kita lihat aja nanti siapa sih yang ditaksir sama kak Fathir, atau aku bisa cari cari info dulu ya sama kak Firman, secara mereka kan berteman". Sambung Sofia
"Setujuuuuu" jawab Trio Ta berbarengan
"Ya sudah sekarang kalian nginap ya, besok kita samaan ke pondok, gimana?" tanya Sofia lagi
"Okey setuju" sahut Vita
"Ngomong ngomong nih tuan rumah nggak bakalan ngasih kita makan apa ya? Dari tadi perut aku tuh udah kriuk kriuk minta jatah tahu Sof". Cicit Vita dengan bibir manyun.
"Iya iya, udah disiapin kok sama kak Risna, sekarang kita makan yuk". Ajak Sofia.
...****************...
Keesokan harinya...
"Eh Sof, kak Firman mana ya, kok semenjak kita datang kak Firman nggak pernah kelihatan? Kenapa nggak sekalian bareng kita aja ya ke Pondok?" cicit Lita.
"Peraturan apaan sih, peraturan yang mana?" Lita kebingungan.
"Waduh nih anak nggak pernah dikasih minum vitamin sama emaknya kali ya? Peraturan yang jelas jelas udah di wanti wanti sama pengurus, dari semenjak kita baru masuk pondok jadi santriwati baru, nggak kamu tahu sama sekali dodol?" jengkel Nita sementara Vita dan Sofia hanya senyam senyum menanggapi.
"Iiih Nita, namaku Lita ya bukan dodol tahu" sewot Lita.
"Iya dodol nangka" sebut Nita lagi
"Wah dodol nangka? Mana? Mau dong, pasti enak deh". Cicit Lita dengan wajah girang.
__ADS_1
"Makin lama ngomong sama nih anak, pala ku lama lama bisa gegar otak, isi otakku bisa kegeser, kamu aja deh Vit yang ngomong sama si Lanep nih, pusing aku nih". Cemberut Nita.
"Hahahahaaaa". tawa Vita panjang lebar makin membuat Nita kesel.
"Vitaaaa, jangan ketawa sekarang kamu aja yang ngomong sama si Lanep".
"Lanep apaan Nit?, siapa Lanep Nit?" tanya Lita bengong
"Iya Nit kamu ini main julukin aja nama anak orang, orang tuanya aja udah capek capek nayariin nama, bahkan mungkin sampai potong kambing kali ya, kamu malah seenaknya aja julukin nama orang". Lanjut Vita sambil cekikikan.
"Nita aku penasaran nih, Lanep siapa sih?" cecar Lita membuat Nita jadi ikutan cekikikan.
"kik kik kik kik, Lita sayang, Lanep itu sekarang jadi julukan buat kamu cantik". Jawab Nita
"Haaaahh, Nita yang bener aja sih, trus Lanep itu maksudnya apaan?" lanjut Lita.
"Mau tahu aja apa mau tahu baget nih?" jawab Nita membuat Lita makin penasaran
"Iiih Nita jangan bikin penasaran apa?" keluh Lita dengan mimik kesel
"Kepooooo" lanjut Nita sambil cekikikan.
Apa arti Lanep julukan baru untuk Lita dari Nita?
Simak terus ya lanjutan kisahnya
Bersambung...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...