Menikah dengan Guru PPL

Menikah dengan Guru PPL
Insiden di tempat wudhu


__ADS_3

"Kumnaa! kumnaa! kumnaa!" suara para Mudabbirah menggema membangunkan para santriwati pada waktu dini hari, pukul 03.30.


"Sofia ayo bangun, nanti dapat hukuman loh kalau datang terlambat ke Majlis, ayo cepetan, kita harus dapat antrian yang pertama di tempat wudhu, kalau nggak nanti bisa bisa kita terlambat loh" ( Nita )


"heh masih dini gini masih ngantuk, waktu subuh kan juga masih belum datang". (Sofia)


"Sofia disini itu aturannya ketat loh, kalau kita nggak bangun cepet bisa bisa dapat hukuman, cepet bangun" ( Nita sambil mengguncang tubuh Sofia)


Sofia menggeliat, "hhhhhhyyyaaaahh, iya iya aku bangun nih"


"ayok cepet, Vita sama Lita udah nunggu kita ditempat wudhu' duluan, buat ambilin antrian buat kita". (Nita)


"wudhu' harus ada antrian gitu, waduh baru tahu aku tuh" ( Sofia menepuk jidad)


"Sofia sayang, kalau ngk ad sistem antrian, bisa bisa kita saling rebutan ngk ada yang mau mengalah belakangan, karena takut terlambat trus kena hukuman, faham Sofia sayang?" (Nita sambil memberengut)


"he he bener juga tuh, ya udah Nit ayok kita ketempat wudhu kalau gitu" ( Sofia sambil mencari cari sandal)

__ADS_1


"Nitaaa tunggu" (Sofia sambil berlari mengejar Nita) Sofia ter engah engah mengejar Nita.


Ditempat wudhu "heh ini santriwati baru ya, minggir aku duluan" (sambil mendorong)


jeduuuk..."aduh siapa sih yang berani pites kepalaku?" sambil menoleh. (ujar santri yang tak lain adalah Feliya).


"ini aku Fel, kenapa? mau ngajak berantem? ayok aku ladeni" (Nita berkacak pinggang)


"eh Nita ya, kok kamu pites aku sih, salah aku sama kamu apa sih Nit?" (Feliya cemberut).


"malah nanya lagi salahnya apa?, tuh, yang kamu suruh minggir tuh temen sekamar aku tahu, jadi kesel deh". (Nita sewot)


"heh Fel maksud kamu itu pantes apaan hah, jangan bikin emosi deh", (Nita makin kesel)


"ya pantes sama sama nggak punya aturan, main pletak pletok kepala orang aja, dikira nih kepala batok kelapa apa". (Feliya nggak mau kalah)


"hei hellooo yang nggak tahu aturan itu siapa hah, dari tadi itu yang duluan ngantri itu siapa, lama lama bikin naik darah nih anak" (Nita)

__ADS_1


"udah Nit yang sabar, orang kayak gitu nggak usah diladenin, makin diladenin makin ngeselin, maklum kuper gituh" (Lita menimpali)


"heh anak curut, aku tuh bukan kuper kamu yang kuper, dasar sukanya main keroyokan, trio apa itu, trio Tai ya ha ha haaa" (Feliya)


cetaaak...


"aaww sakit tahu, heh Nita mentang mentang lagi sama temennya udah main tangan aja kamu, mau bikin aku amnesia ya dari tadi kepala terus yang pentok, dasar mak lampir". (Feliya meringis)


"iya makanya dijaga tuh mulut, jangan ngomong sembarangan, kalau lagi ngomong sembarangan aku pitak pakai sandal tahu" (Nita)


"sstt ada ustazah Rehani datang tuh sama mudabbirah" (Lita)


"heeeeh ada apa ini ribut ribut, udah sekarang cepetan semuanya, sebentar lagi pengajian dini sama kelas komunikasi inggris mau dimulai sambil nunggu azan, ini lagi si Feliya kenapa suka sekali sih bikin rusuh, setiap hari ada saja ilah kamu ini, nggak pernah diem, ada aja kelakuan kamu, udah sekarang semuanya ambil air wudhu, terus langsung ke aula kita kumpul disana sambil setoran tugasnya yang kemarin, cepet, ustazah tunggu di Aula, awas aja kalau sampai ada yang terlambat, akan ustazah suruh bersihin semua kamar mandi toilet yang ada disini, faham!" ( ustazah Rehani).


"Faham ustazah"(para santriwati)


"ya udah ustazah pergi dulu, assalamu'alaikum" (ustazah Rehani sambil berlalu)

__ADS_1


"wa'alaikumussalam ustazah" (para santriwati serempak).


bersambung


__ADS_2