MENIKAHLAH DENGANKU

MENIKAHLAH DENGANKU
Eps 27. Perkenalan


__ADS_3

Sebelum kekantor Kenan terlebih dulu menjemput Nayla ke rumahnya, karna setelah pulang kerja nanti Kenan mau mengenalkan Nayla pada orang tuanya. Nayla sedang menunggu Kenan di depan teras rumahnya tak berapa lama Kenan sampai mereka berangkat bersama, di mobil mereka membicarakan rencana nanti sore


" Nay, apa kau sudah siap untuk menjalankan rencana kita nanti sore?" tanya Kenan


" Pasti siap pak, aku sudah menyusun kata - kata yang mau aku ucapkan nanti di saat bertemu orang tua bapak nanti" Ucap Nayla


" Kenapa kau masih memanggilku pak pok pak pok aja sih, mulai sekarang panggil saja namaku biar di depan orang tuaku kita terlihat seperti sepasang kekasih atau panggil aku sayang agar mereka tidak curiga dengan sandiwara kita " Ucap Kenan


" Ya sudah kalau begitu, aku akan memanggilmu Ken saja biar terlihat akrab" ucap Nayla


" Ok itu lebih bagus dari pada kau terus memanggilku pak "


Mereka sudah sampai di depan kantor Tienz Grup, Nayla turun dari mobil Kenan dan masuk ke dalam kantornya, setelah Nayla tidak terlihat lagi Kenan melajukan mobilnya menuju kantornya, sampai di kantor Kenan memberikan kunci mobilnya kepada security dan dia masuk ke dalam menuju ruangannya, sampai di ruangan Kenan tersenyum sendiri mengingat tingkah lakunya yang belakangan ini terlihat aneh, Calvin masuk dan melihat bosnya senyum - senyum sendiri


" Ada apa dengan pak bos kenapa dia senyum - senyum sendiri gitu, apa dia baru dapat undian berhadiah, atau sedang jatuh cinta atau bos sudah mulai tidak waras, haduhh jangan sempat itu terjadi bisa gempar sejagat raya kalau bos benaran gila " gumamnya dalam hati, banyak pertanyaan yang muncul di benak Calvin yang melihat bosnya senyum - senyum sendiri


Kenan baru menyadari keberadaan Calvin


" Apa Calvin tadi melihatku " gumamnya


" Hei kenapa kau berdiri disitu, apa kau sedang merencanakan sesuatu "


" Hehehehe ya enggaklah pak bos aku hanya penasaran saja, kenapa pak bos senyum - senyum seperti itu aku takut bos sedang kesurupan atau menjadi tidak waras " ucap Calvin yang sudah duduk di depan meja kerja Kenan.


" Apa kau sudah gila mengataiku seperti itu, mana mungkin aku jadi gila, keren - keren gini jadi gila, apa kata dunia " ucap Kenan dengan sombongnya.


" Hehehehe ia pak bos memang sangat keren, seandainya aku perempuan aku pasti akan jatuh cinta sama pak bos "ucap Calvin, Calvin memang senang mengerjai bosnya itu


" Ihh amit - amit, sana menjauh " Kenan mengibaskan tangannya mengusir Calvin


" Hahahahahaha, Calvin senang melihatnya bosnya hari ini, sudah lama dia tidak melihat bosnya seperti itu, dia melihat bosnya tersenyum seperti itu sebelum putus dengan Aleta dan dia sempat di acuhkan sama bosnya , semenjak Kenan tidak bersikap dingin lagi pada Calvin mereka sering bercanda.


***


Hari ini waktu sangat cepat berlalu, Kenan menjemput Nayla ke kantornya, setelah menjemput Nayla mereka berdua menuju rumah orang tua Kenan, mereka sampai di depan gerbang yang tinggi itu, security membukakan pintu pagar dan mereka masuk.


" Ayo Nay kita turun, papa sama mama sudah menunggu didalam" ajak Kenan

__ADS_1


" Ken, kenapa aku sangat gugup ya pada hal ini kan cuma pura -pura" ucap Nayla


" udah ayo enggak apa - apa orang tuaku tidak memakan orang kok" ucap Kenan sambil tersenyum, dan mereka masuk kedalam rumah besar itu, didalam sudah ada Adrian dan Vika duduk di ruang tamu.


" Ma, mama " panggil Kenan, " Mama sama papa disini nak " Jawab Vika


" Ma, pa aku mau mengenalkan seseorang" ucap Kenan


" Siapa dia nak cepat bawa kesini, mama sudah tidak sabar ingin melihatnya "


" sebentar ma biar aku panggilkan ",


" Nay ayo ikut aku, sambil memegang tanyan Nayla dan Nayla pun mengikuti Kenan


" Ma, Pa kenalkan ini Nayla kekasih kenan, cantik kan ma?"


" Sepertinya, papa pernah melihatmu tapi dimana ya, ouh ia kamu pernah bekerja kan di kantor kami?" ucap Adrian


" Ia Om dulu saya pernah bekerja di kantor Om" jawab Nayla


Vika sedang mengingat - ngingat wajah Nayla, wajah itu tidak asing baginya sangat mirip dengan seseorang. Bibi Ani sedang mengantar minuman buat mereka.


" Masa sih tante tapi aku tidak punya kembaran"


" Kau sangat mirip dengan teman tante, tapi tante sudah lama tidak bertemu dengannya, tante kehilangan kontaknya, dulu kami terakhir bertemu waktu anak - anak kami masih kecil, melihatmu aku seperti melihat dia, seandainya aku bertemu Laras aku pasti sangat senang kami akan menjodohkan anak - anak kami, karna Laras itu memiliki anak perempuan yang cantik dan anak laki - lakinya sekarang pasti sudah besar " ucap Vika


" Laras, itukan nama mama, apa jangan - jangan tante ini yang pernah mama ceritakan sebelum dia meninggal " gumam Nayla dalam hati


" Tante apa Nayla boleh bertanya "


" Silahkan Nak kamu bebas mau menanyakan apa pun"


" Apa tante namanya Tante Vika ?",


" kenapa kamu bisa tau nama tante, apa Kenan yang memberitahumu"


" Tidak, aku tidak pernah memberitahu Nayla siapa nama mamaku" Ucap Kenan

__ADS_1


" Tante, aku putrinya mama Laras " Ucap Nayla dengan lirih


" Apa! " Vika menutup mulutnya seakan tak percaya


" Jadi benar nak kamu putrinya Laras, kamu tidak bohongkan, kamu tidak mengerjai tante kan?


Nayla mengeluarkan Hpnya menunjukkan foto Mamanya sedang memeluk Nayla


" Ia ini benar Laras dia semakin cantik saja, aku tidak sabar ingin bertemu dengannya, Kenan nanti mama ikut ya mengantar Nayla pulang"


Kenan dan Nayla saling pandang mendengar ucapan mamanya


" Tapi tante, mama dan papa sekarang sudah sangat bahagia di surga " Nayla tertunduk menahan air matanya yang sudah mau keluar


" Tante tidak mengerti apa maksudmu Nay"


" Ma, Tante Laras dan Om Heru mengalami kecelakaan 5 tahun yang lalu, mereka tidak dapat diselamatkan "ucap Kenan, dia tau Nayla tidak sanggup menceritakan kejadian yang membuatnya sedih itu


" Nayla, maafkan tante, tante tidak tau kejadiannya" Vika memeluk Nayla dengan erat, air mata yang tadi tertahan keluar begitu saja mereka berdua menangis saling berpelukan, sedangkan Adrian dan Kenan tidak menyangka ternyata mamanya Nayla teman dekat mamanya.


" Kamu jangan sedih lagi ya ada tante disini, kamu boleh menganggap tante seperti mama mu, tante sangat berterima kasih ternyata pilihan anak tante orang yang tepat, untung Om dan tante tidak jadi menjodohkan Kenan dengan Lia, ia kan pa" ucap Vika


Kenan dan Nayla saling pandang lagi mereka berdua memiliki pikiran yang sama, mereka terjerat sendiri dengan rencana mereka


" Kenan, kau harus menjaga Nayla dengan baik, papa sama mama sangat setuju dengan hubungan kalian, kalau bisa kalian cepat nikah saja" ucap Vika


" Apa ma menikah, mama yang benar saja "


" Emang apa lagi yang mau kau tunggu nak, mama sangat mengenal keluarga Nayla mereka orang baik"


" Tante, nanti kami akan bicarakan dulu ya, saat ini biarkan kami saling mengenal dulu, karna aku dan Ken baru saja menjalin hubungan" jawab Nayla


" Ya sudah, mama tunggu kabar baik dari kalian, ingat Nak mama tidak ingin orang lain yang menjadi menantu mama, mama mau Nayla yang menjadi menantu di rumah ini".


" ia ma, ya sudah ma Kenan antar Nayla pulang dulu ya"


" Kok pulang sih Nak kita makan malam dulu baru antar Nayla pulang " ucap Adrian

__ADS_1


Mereka makan malam bersama, Nayla bersyukur bisa bertemu dengan teman mamanya, setelah selesai makan malam, Kenan permisi mengantar Nayla pulang.


__ADS_2