MENIKAHLAH DENGANKU

MENIKAHLAH DENGANKU
Eps 40. Kecelakaan


__ADS_3

Tiba - tiba dari atap rumah Nayla lompat seekor kucing jantan mengejar kucing betina.


" Ha...aku pikir siapa yang melempar ke atas " ucap Kenan yang terkejut


" Ken ternyata kucing " ucap Nayla yang masih memegang tangan Kenan


" Ia sayang!! Ya udah tidur lagi ya " Kenan mengantar Nayla ke tempat tidurnya dan menyelimutinya, sedangkan dia tidur di sofa. Nayla yang belum tidur memandangi wajah Kenan yang sudah tertidur. Dengan perlahan dia pun ikut memejamkan matanya


***


Semenjak kejadian teror itu, Kenan semakin memperketat keamanan Nayla. Rumah Nayla yang tidak pernah ada penjaga sekarang menjadi ada. Itu Kenan lakukan untuk keselamatan Nayla dan Zora. Setelah seminggu kejadian peneror itu tidak pernah muncul lagi. Mereka pikir peneror itu tidak berani melakukannya lagi.


Siang itu Kenan tidak bisa menjemput Nayla untuk makan siang karena dia ada meeting di luar kota dengan Calvin. Nayla pun mengajak temannya Mika untuk makan siang barang di Restoran depan kantor Nayla bekerja. Mika sudah menunggu di Restoran, saat itu Nayla turun ke bawah dan menyebrang jalan menuju Restoran. Tiba - tiba ada mobil hitam sangat kencang dari arah kiri, dia tidak sempat menghindari mobil itu dan....


BRUKKKKKKK


Nayla di tabrak oleh pengemudi itu dan melarikan diri. Dia tercampak kepalanya terbentur pembatas jalan sehingga banyak mengeluarkan darah. Mika yang melihat kejadian itu teriak histeris dia langsung berlari mendatangi Nayla. sesaat jalanan menjadi macat total. Security perusahaan yang melihat GM mereka di tabrak langsung menghubungi team medis dan membawa Nayla ke pinggir jalan.


" Nayla......." teriak Mika yang memangku kepala Nayla yang sudah banyak darah


Nayla yang masih sadar melihat Mika menangis.


" Nay, kau harus bertahan ya sebentar lagi ambulan datang" kata Mika yang terisak


" Mik...sakit" ucap Nayla pelan menahan rasa sakit di kepalanya. Ambulan datang langsung membawa Nayla, Mika masuk ke dalam ambulan menemani Nayla, dia tidak berhenti menangisi sahabatnya itu.


" Nay!!! bertahan ya kau harus kuat" kata Mika menggemgam tangan Nayla.


Berapa saat kemudian mereka sampai. Perawat langsung melarikan Nayla ke IGD. Mika mengikutinya dia mau masuk namun di larang oleh suster.


" Maaf!!! Ibu tidak bisa masuk, silahkan menunggu di luar " kata Suster menutup pintu.


Dokter sedang menangani Nayla, terlihat beberapa perawat lari - lari keluar masuk membawa kantong darah. Mika mondar - mandir di luar yang sangat menghawatirkan Nayla, dia mengambil Hp nya dan menghubungi Calvin, sudah 3 kali panggilan tetapi tidak di angkat. Tanpa pikir panjang dia menghubungi Zora baru sekali panggilan Zora langsung mengangkatnya.


" Halo kak Mika " ucap Zora yang sekarang di kampus


" Zora !!! Nayla kecelakaan " kata Mika yang masih terisak


"Apa.......!!!!!, sekarang dimana kak Nayla?" tanya Zora yang terkejut.

__ADS_1


" Nayla sekarang di RS Citra Medika..cepatan kamu kesini Zora " kata Mika


Zora langsung melajukan motor sportnya ke RS Citra Medika, ada rasa takut yang menyelimutinya. Setelah sampai dia langsung berlari ke IGD.


" Kak gimana keadaan kak Nayla?" tanya Zora ngos - ngosan


" Zora !!! Nayla masih di tangani dokter, kita berdoa ya agar kak Nayla tidak kenapa - kenapa" kata Mika yang masih terisak


***


Calvin permisi keluar dari ruang Meeting karna melihat panggilan dari Mika. Dengan cepat dia menelpon balik Mika.


Tut tut tut!!!!


Mika langsung mengangkatnya


" Halo sayang !!! Ada apa menelponku sampai 3 kali? , aku lagi meeting " ucap Calvin dengan pelan agar tidak kedengaran dari dalam.


" Sayang. Nayla!! Kecelakaan" jawab Mika terbata - bata karna dia menangis senggugugukan


" Apa!!!! Nayla kecelakaan!!!!" teriak Calvin karna terkejut sampai kedengaran di ruang meeting. Kenan yang mendengar Calvin teriak segera menghampirinya.


" Heii!! Kau kenapa, apa yang terjadi?" tanya Kenan penasaran.


" Nayla pak bos " jawab Calvin lemas


Degggg jantung Kenan berdetak kencang mendengar nama Nayla.


" Kenapa Nayla ha...!!!" tanya Kenan menggoyang bahu Calvin


" Nayla kecelakaan, sampai sekarang masih di tangani dokter " ucap Calvin lirih


" Apa!!!" teriak Kenan yang ikut terkejut. Pikirannya kacau dia langsung mengajak Calvin pulang. Calvin masuk ke ruang rapat untuk permisi pulang. Calvin yang membawa mobil melajukannya dengan cepat.


" Calvin!! Apa tidak bisa lebih cepat lagi " kata Kenan yang tidak sabar ingin cepat sampai di Rumah Sakit, dia sangat menghawatirkan kekasihnya itu.


* Rumah Sakit


Dokter keluar, dengan cepat Mika dan Zora menghampiri.

__ADS_1


" Dok!! Bagaimana keadaan kakak saya" tanya Zora yang sangat takut


" Dia mengalami benturan yang sangat keras di bagian kepala sehingga banyak mengeluarkan darah, tapi kami sudah berhasil menanganinya. Mungkin dia akan koma " kata Dokter menjelaskan keadaan Nayla.


" Koma!!! Tolong berikan yang terbaik buat sahabat saya dok"ucap Mika memohon.


" Kita sama - sama berdoa ya, semoga ibu Nayla cepat sadar dan melewati masa kritisnya " ucap Dokter


" Apa kami boleh melihat kak Nayla dok?" tanya Zora


" Boleh!! Tapi satu - satu ya. Kalau begitu saya permisi dulu " ucap dokter meninggalkan mereka.


Zora masuk terlebih dahulu karna dia sangat menghatirkan kakak satu - satunya itu. Sampai di dalam dia menangis melihat kakaknya terbaring lemah.


" Kakak.. harus pulih ya, aku tidak mau kehilangan kakak" ucapnya yang terisak.


2 jam kemudian Kenan dan Calvin sampai di rumah sakit. Kenan langsung berlari meninggalkan Calvin di parkiran. Setelah memarkirkan mobil, Calvin juga ikut berlari menyusul Kenan.


" Mika!! Bagaimana keadaan Nayla?" tanya Kenan yang membuat Mika terkejut.


" Nayla belum sadarkan diri pak, dokter bilang Nayla koma " jawab Mika


" Ya Tuhan sayang!!! Kenapa bisa seperti ini " ucap Kenan prustasi mendengar Nayla koma.


Saat itu Zora keluar dan Kenan langsung masuk ke dalam. Sampai di dalam betapa terkejutnya dia melihat kondisi Nayla yang di tempeli alat - alat kesehatan di tubuhnya. Dia duduk di samping Nayla dan memandangi wajah Nayla yang pucat. Dia tidak menyadari bulir - bulir air matanya menetesi tangan Nayla. Baru kali ini Kenan menangis.


Calvin ( menarik napas) karna dia lari - lari. " Mika !!! Dimana Nayla, aku ingin melihatnya"


" Sayang!! Nayla masih belum sadarkan diri, pak Kenan sedang menungguinya di dalam " ucap Mika mengusap - ngusap bahu Calvin.


* BOS


Orang yang menabrak Nayla adalah orang yang sama dengan peneror satu minggu yang lalu.


" Bos!! Aku sudah berhasil menjalankan tugasku " ucap peneror itu


" Bagus!! Dengan begini Kenan pasti akan lebih mementingkan keadaan kekasihnya itu dari pada memikirkan perusahaannya. Aku akan lebih mudah menjalankan rencanaku " ucap seseorang yang di panggil Bos itu. Dia pun tertawa seakan rencananya akan berhasil.


Bersambung......

__ADS_1


Jangan lupa arahkan jempolnya untuk menekan, like dan vote ya....


__ADS_2