
Pagi ini terasa sangat berbeda, dimana tidak berbeda, ini baru pertama kalinya merasakan yang namanya jatuh cinta, di usianya yang ke 27 tahun dia baru memiliki seorang kekasih, yang dulu pernah menjadi bos nya, tak ada pernah terbesit di pikirannya orang yang dulu di juluki manusia es, bos galak, manusia aneh sekarang menjadi kekasihnya, Nayla senyum - senyum sendiri mengingat masa - masa dimana pertama kali dia bertemu dengan Kenan. Hp Nayla bunyi menandakan ada pesan masuk.
" Selamat pagi sayang, gimana tidurnya semalam?" Kenan mengirim pesan kepada Nayla
Nayla tersenyum membaca pesan dari Kenan
" Pagi juga Ken, tidurku sangat nyenyak, gimana denganmu?" tanya Nayla balik
" Aku tidak bisa tidur karna terus memikirkanmu, aku tidak sabar menunggu hari ini karna aku ingin cepat - cepat bertemu dengan kekasihku" jawab Kenan semangat
" Oh ya, jangan sering - sering seperti itu dong tar jadi sakit" balas Nayla
" Hehehehehe tenang saja sayang, kalau aku sakit..gampang kok ngobatinya, kau tinggal datang ja kerumah aku pasti langsung sembuh". Kenan
" Hahahahahaha gombal, Ken aku siap - siap dulu, nanti kalau kita Chat terus yang ada aku terlambat datang ke kantor terus kena sembur dech sama tante key " balas Nayla
" Hahahahaha.... Ok sayang, hati - hati ya nanti berangkat kerjanya". Kenan
Nayla bersiap - siap untuk berangkat kerja, dimeja makan dia tidak melihat Zora.
" Apa dia masih tidur di kamarnya? Coba aku cek saja". ujar Nayla
Nayla ke kamar Zora untuk mengajaknya sarapan tetapi Zora tidak ada di kamarnya.
" Bi...apa bibi melihat Zora?" tanya Nayla pada bi Emi pembantunya
" Tadi Zora bilang sama bibi katanya dia mau olah raga non" jawab bi Emi
" Ouh ya sudah bi kalau begitu " ucap Nayla
* Kenan
Kenan menatap wajahnya di cermin yang ada di kamarnya sambil memperhatikan penampilannya setelah di rasa tidak ada yang kurang, Kenan keluar dari kamarnya menuruni anak tangga menuju ke meja makan, pak Adrian dan mama Vika sudah duduk menunggu Kenan, sejenak pak Adrian memperhatikan penampilan Kenan.
__ADS_1
" Kau mau ke kantor atau mau jalan - jalan Ken?" tanya pak Adrian
" Ya kekantor la pa, masa mau jalan - jalan ni kan hari kerja" jawab Kenan
" Papa lihat penampilanmu hari ini sangat berbeda, beda dari hari - hari sebelumnya " ucap pak Adrian
" Ia Ken, mama juga sepikiran dengan papa mu"ucap mama Vika
" hehehehe papa sama mama bisa ja, Ken hanya ingin tampil beda ja bosan dengan penampilan lama" ucap Kenan
" Kalau penampilanmu ke kantor seperti itu tiap hari bisa - bisa karyawan wanita yang di kantormu jatuh cinta pada mu Ken, kasian Nayla nanti " ujar mama Vika tersenyum
" hahahahaha mama ada - ada saja, tenang ja ma Kenan gak akan menduakan Nayla, ma...pa...Kenan berangkat ya " Kenan mencium punggung tangan kedua orang tuanya.
Kenan melajukan mobilnya, sampai di kantor Kenan keluar dari mobilnya..semua karyawan menatap Kenan dengan heran tetapi bagi karyawan wanita mereka senang karna dapat melihat pemandangan yang indah di pagi hari, wanita mana pun pasti akan jatuh cinta melihat penampilan Kenan pagi ini begitu juga dengan Calvin yang tercengang melihat penampilan bosnya.
" Maaf pak, disini tidak menerima model laki - laki" ucap Calvin yang menghampiri Kenan di lobbi
" Siapa yang mau jadi model sih Vin dan kenapa kalian semua melihatku seperti itu, apa ada yang aneh dengan penampilanku?"
semua karyawan tertawa mendengar ucapan Calvin
" Sudah - sudah kembali bekerja, oh ia hari ini aku akan traktir makan siang seluruh karyawan kantor ini" ucap Kenan
" Serius pak, kami akan di traktir semua?" tanya salah satu karyawan
" Emangnya aku tidak pernah serius dengan omonganku? Ia aku akan mentraktir kalian semua " ucap Kenan sambil berjalan keruangannya yang di ikuti oleh Calvin.
" Kenapa kau mengikuti ke dalam, bukannya ruanganmu ada disebelah sana?"tanya Kenan
" Calvin hanya ingin tau kenapa pak bos berpenampilan seperti ini, biasanya juga lengkap dengan jas nya" ujar Calvin
" Mulai dech keponya ni anak, udah cepat balik ke ruangan mu..kerja kerja kerja, husss" usir Kenan
__ADS_1
" Yachhh pak bos gak seru ahhh" ucap Calvin meninggalkan ruangan Kenan
Kenan mengambil Hp nya melakukan panggilan video call dengan Nayla. Nayla langsung mengangkatnya dan menghadapkan wajahnya ke kamera.
" Ia Ken ada apa, aku baru sampai di kantor " Nayla mendudukkan tubuhnya di kursi kerjannya
" Sayang, aku merindukanmu, nanti siang aku jemput ya kita makan siang barang di kantor ku" ucap Kenan
" Baiklah, ya sudah aku kerja dulu ya nanti tante key merepet kalau pekerjaanku tidak siap" ucap Nayla
" Bye sayang semangat ya, kalau tante key mengganggumu segera hubungi aku, aku akan segera meluncur kesana" ucap Kenan tertawa
Nayla yang mendengarnya terkekeh.
* Jam makan siang
Kenan sudah di perjalanan menjemput Nayla, tak berapa lama Kenan sampai di depan kantor Nayla, dia berdiri menunggu Nayla di samping mobilnya. Lia meliat keluar dari jendela ruang kerjanya
" It kan Kenan, kenapa hari ini dia sangat tampan sekali sangat berbeda jauh dengan Steve, apa dia mau menemui Nayla?" gumamnya, dengan cepat dia keluar menuju ruangan Nayla, benar saja dia berpapasan dengan Nayla yang hendak mau keluar.
" Kau mau kemana, ada pekerjaan penting yang harus kau selesaikan" ucap Lia, dia tidak ingin Nayla pergi dengan Kenan
" Bu Lia yang cantik, apa ibu tidak melihat ini jam berapa? Ini jam makan siang bu jadi aku berhak untuk makan siang dulu, kalau tidak makan aku bisa kelaparan " ucap Nayla meninggalkan Lia dan pergi menemui Kenan.
" siall dia sudah berani membantahku, awas saja kau Nayla, aku akan membuatmu keluar dari perusahaanku" Umpat Lia dengan senyum sinisnya.
" Maaf ya Ken aku agak lama, tadi ada tante Key, dia melarangku untuk keluar dengan alasan ada pekerjaan yang harus aku selesaikan dengan cepat" ujar Nayla
" Tapi dia tidak memarahimu kan?, awas saja kalau dia berani memarahi kekasihku ini" ucap Kenan tersenyum
" Oh ya kenapa penampilanmu hari ini sangat berbeda?, apa kau sengaja berpenampilan seperti ini untuk menarik perhatian perempuan - perempuan lain" ucap Nayla menatap Kenan curiga
" Hahahaha...sayang, kau tidak usah takut, aku tidak pernah berpikiran untuk menduakanmu..aku sangat mencintaimu " Kenan mencium tangan Nayla..Nayla yang mendapat perlakuan dari Kenan tersenyum tersipu malu dan menampakkan wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus.
__ADS_1
BERSAMBUNG