
Setelah Kenan menyatakan perasaannya pada Nayla, dia begitu deg deg an menunggu jawaban dari Nayla, dia menatap mata Nayla dengan lekat untuk memastikan apakah ada cinta di mata gadis yang dia cintai itu untuknya dia berharap Nayla menerima cintanya.
Nayla terkejut mendengar Kenan menyatakan Cintanya, selama ini belum ada seorang lelaki yang menyatakan cinta padanya dia tidak tau harus menjawab apa. Dia menatap Kenan
" Ken, aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu sekarang, aku perlu waktu untuk meyakinkan hatiku karna aku tidak ingin membuatmu kecewa jika aku menjawabnya sekarang, jadi kumohon berikan aku waktu " ucap Nayla
" Nay, kau tidak perlu menjawabnya sekarang aku akan menunggu jawabanmu, ijinkan aku untuk mengenalmu lebih dekat lagi, kau tidak marahkan jika aku mencintaimu?" tanya Kenan
" Aku tidak bisa melarang siapa pun untuk mencintaiku Ken, karna setiap orang mempunyai hak untuk mencintai siapa pun " jawab Nayla
Ken terdiam, itu berarti dia masih memiliki harapan walaupun dia tidak tau jawaban apa nanti yang akan di berikan Nayla, setidaknya Kenan sudah memberitahu Nayla perasaan dia sebenarnya ada perasaan lega di hatinya setelah menggungkapkan isi hatinya yang mengganggu pikirannya selama ini
" Nay, apa kita pulang sekarang?" tanya Kenan
" Ia kita pulang sekarang saja, udaranya sudah mulai dingin walau pun aku masih ingin disini " jawab Nayla
" Kita masih bisa kesini lain waktu, kapan - kapan aku akan mengajakmu kesini sebelum matahari terbit " ucap Kenan
" Pasti sangat indah sekali Ken, aku jadi tidak sabar" jawab Nayla
Kruk kruk kruk kruk perut Nayla berbunyi
" Nay, apa kau mendengar sesuatu yang aneh?" tanya Kenan
" Hehehehe itu suara cacing dari dalam perutku Ken " jawab Nayla kekeh
" Aduhhh Nay, maafkan aku ya aku jadi lupa mengajakmu makan malam, ayo kita cari Restoran yang terdekat dari sini" ajak Kenan menarik tangan Nayla keluar dari taman Cinta
Kenan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang untuk mencari Restoran tetapi sepanjang jalan mereka tidak menemukannya.
" Nay, kemana lagi kita akan mencari Restoran dari tadi kita sudah mutar - mutar tapi tidak ada " ucap Kenan
__ADS_1
" Ngapain repot - repot ke Restoran segala sih Ken, kita bisa makan di warung - warung kecil itu di depan sana ada warung, kita kesana saja " jawab Nayla
" Kau yakin Nay mau makan disitu?" tanya Kenan
" Ken, aku tidak masalah mau makan dimana pun, selagi bisa di makan aku pasti akan makan, lagian makanan di warung enak juga tidak jauh beda dengan makanan di Restoran" jawab Nayla
Kenan memarkirkan mobilnya di warung sefood yang di pinggir jalan, Nayla langsung turun dan Kenan menyusulnya, mereka duduk dan memesan makanan.
" Mba, Nasi goreng Sefood 1 porsi ya " ucap Nayla pada pelayan, dan pelayan tadi mencatat pesanan Nayla
" Ken, kau mau makan apa? Tanya Nayla.
Ken menggaruk kepalanya bingung mau makan apa karna seumur - umur dia tidak pernah makan di pinggir jalan seperti itu
" Aku pesan sama sepertimu saja Nay" ucap Kenan
" Mba, nasi gorengnya tambah 1 porsi lagi" ucap Nayla
" Orange juicenya 2 Mba" jawab Nayla
" Tunggu sebentar ya Mba " ucap pelayan.
Tak berapa lama pesanan mereka datang
" Silahkan di makan Mba dan Tuan" ucap pelayan, mereka makan sambil mengobrol
" Ken, bagaimana rasanya?" tanya Nayla
" Ternyata nasi gorengnya enak Nay " ucap Kenan sambil memakan nasi gorengnya dengan lahap, Nayla yang melihatnya terkekeh, dia tau kalau Kenan tidak pernah makan di pingir jalan, dia selalu makan di Restoran, beda hal nya dengan Nayla dia sangat senang makan di pinggir jalan seperti itu. Setelah selesai makan Nayla tidak lupa membelikan untuk Zora.
" Gimana Nay,apa kau sudah kenyang?" tanya Kenan
__ADS_1
" Sudah Ken, kita pulang sekarang ya kasian Zora sendirian di rumah" jawab Nayla
Kenan pun mengantar Nayla pulang setelah sampai di rumah Nayla, Kenan permisi langsung pulang, sampai di rumah dia langsung masuk ke kamarnya
* Kamar Kenan
Kenan menghempaskan tubuhnya di tempat tidur
" Aku akan membuatmu mencintaiku Nay " gumam Kenan
Dret dret dret Hp Kenan berdering, Nayla memanggil dengan cepat Kenan langsung mengangkat panggilannya
" Halo Nay, ada apa?" tanya Kenan
" Apa kau sudah sampai di rumah?" tanya Nayla balik
" Sudah Nay, aku baru saja sampai" jawab Kenan
" Ya sudah, kau istirahat ya" bye Ken Nayla mengakhiri panggilannya.
" Tidak pernah Nayla memberikan perhatian kecil seperti itu padaku" gumam Ken dengan tersenyum bahagia.
Dia pun memejamkan matanya sambil membayangkan wajah Nayla
" Aghhh ternyata kau yang bisa membuatku bahagia seperti ini Nay, walaupun kau belum membuka hatimu untuk ku, tapi aku yakin aku pasti akan mendapatkan cintamu" Gumamnya lagi.
Bersambung.
Bagaimana cara Kenan untuk mendapatkan hati Nayla, apakah dia memanfatkan Mamanya atau temannya atau dia akan berjuang sendiri?
ikuti terus ya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian untuk mendukung author dengan cara Like, Vote, berikan komentar yang mendukung.
__ADS_1