MENIKAHLAH DENGANKU

MENIKAHLAH DENGANKU
Eps 35. Visual Cast Menikahlah Denganku


__ADS_3

Kemarin ada yang minta buatkan visualnya, disini akan saya buat sebagian saja ya, nanti kalau ada waktu di buat di bab - bab selanjutnya


Karakter Kenan





Karakter Nayla






Karakter Calvin



Karakter Mika



Karakter Zora



Karakter Keisya



__ADS_1


Lanjutan dari Episode 34


Kenan melajukan mobilnya ke kantor Mandiri Utama, setelah mereka sampai, kantor terlihat sepi.


" Ken, ada acara apa di kantin? kenapa ramai sekali" tanya Nayla


" Ouhhh itu, hari ini aku mentraktir semua karyawanku" jawab Kenan


" Kok tumben kau mentraktir mereka, ada apa ?" tanya Nayla lagi


" Aku hanya ingin membagi kebahagianku dengan cara mentraktir mereka semua" jawab Kenan


" Ouhhh...terus kenapa kita masih disini. kenapa gak gabung dengan mereka, Calvin disana juga kan?"


" Kita makan di ruanganku saja ya, aku hanya ingin berduaan denganmu tanpa ada yang mengganggu kita " ucap Kenan


" Ehemmm....ya sudah kalau gitu, ayo kita keruanganmu" ajak Nayla. Kenan memegang tangan Nayla, belum sampai di lift ada yang memanggil mereka tak lain adalah Calvin


" Nay....Nayla...." teriak Calvin, Calvin menghampiri mereka.


" Itu tangan kenapa pegangan segala, hayo jujur sama Calvin...Nay bisa di jelaskan padaku?" tanya Calvin


" Ken, tidak boleh seperti itu Calvin ini juga sahabat kita kan, jadi dia berhak tau hubungan kita lagian gak ada yang perlu di sembunyikan" ucap Nayla


" Tu kan pak bos, Nayla ja gak keberatan, cepat Nay jelasin " ucap Calvin


" Ayo ikut dengan kami saja, nanti akan aku jelasin di ruangan Kenan" ajak Nayla..Kenan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" Aku kan sengaja mengajaknya ke ruanganku agar kami bisa berduan, tapi kenapa dia mengajak Calvin segala sih, huhhh dasar kepo..." batin Kenan kesal menatap Calvin.


Mereka bertiga masuk ke dalam lift khusus Presdir, tak berapa lama mereka sampai di ruangan Kenan. Calvin mengikuti mereka sama seperti seekor anak bebek yang mengikuti induknya.


Mereka bertiga duduk di sofa, Kenan sengaja memilih duduk di samping Nayla


" Kita makan dulu ya, aku sudah lapar " ucap Nayla


Nayla dan Kenan makan siang sedangkan Calvin memandang mereka secara bergantian, dia tidak ikut makan karna sudah makan di kantin.

__ADS_1


" apa mereka berpacaran? tadi pak bos memanggil Nayla dengan sayang..ahh tidak salah lagi, tapi kapan mereka jadiannya?" tanya Calvin dalam hatinya


Setelah selesai makan Nayla menjelaskan semuanya pada Calvin.


" Vin, aku sama Kenan sudah jadian, sekarang kami berpacaran, maaf ya selama ini aku tidak pernah cerita apapun tentang hubungan kami yang awalnya hanya pura - pura pacaran eh sekarang jadi pacaran benaran" ucap Nayla.


" Nay aku sangat senang mendengarnya, akhirnya sahabatku ini sudah memiliki seorang kekasih, dan bos ku ini tidak sendirian lagi, selamat untuk kalian berdua ya " ucap Calvin


" Sekarang udah tau kan semuanya udah buruan keluar sana " usir Kenan


" Idihh pak bos galaknya gak berubah..., Nay, bagaimana kalau sabtu ini kita Double date, Kau dengan pak bos, aku dengan Mika, Mika pasti senang mendengar berita bagus ini " ucap Calvin bahagia


" Boleh Vin, atur saja jam nya..Ken, kau mau kan kita double date sabtu ini?" tanya Nayla.


" Boleh, tentukan saja dimana tempatnya " jawab Kenan


" Ya sudah Nay aku keluar dulu ya, tatapan pak bos sudah seperti mau menerkam mangsanya..." ejek Calvin pada Kenan sambil berlari keluar.


" Hahahaha Calvin ada - ada saja "


Sekarang tinggal mereka berdua di ruangan Kenan.


" Ken, sepertinya aku harus balik ke kantor, waktu jam makan siang tinggal setengah jam lagi " ucap Nayla


" Sayang sebentar lagi ya, aku masih ingin berduan denganmu " jawab Kenan membelai rambut Nayla


" Tapi Ken, nanti Bu Lia pasti marah kalau aku terlambat, bisa - bisa aku langsung di pecatnya " ucap Nayla


" Bagus kalau dia memecatmu" jawab Kenan


" Kok bagus sih Ken, terus kalau aku di pecat mau kerja dimana lagi, kan kau tau sendiri aku harus membiayayai kuliah Zora nanti" ucap Nayla


" Kau tinggal bekerja di kantor ini " jawab Kenan


Kenan masih membelai rambut Nayla sedangkan Nayla sudah gelisah memikirkan kalau dia terlambat jelas - jelas Lia pasti akan merepet sepanjang masa..


Karna melihat Nayla gelisah, Kenan pun mengantar Nayla ke kantornya, sampai di kantor sudah jam 2 lewat, benar saja Lia langsung masuk ke ruangannya memberi peringatan.

__ADS_1


jika kalian suka dengan novel ini, tinggalkan jejak kalian ya, dengan cara like, vote,berikan bintang 5 serta berikan komentar yang membangun, agar Author semakin semangat melanjutkannya


.terima kasih....


__ADS_2