
Awalnya kami hanya pura - pura pacaran karna orang tuaku menjodohkanku dengan anak temannya, aku menolak perjodohan itu, dan aku minta tolong pada temanku mantan Office girl di perusahaanku tetapi sekarang dia sudah menjadi GM di salah satu perusahaan di kotaku , aku memintanya untuk menjadi kekasih palsuku, tetapi ada yang aneh pada diriku semakin aku di dekatnya rasa itu semakin ada, dulu aku pernahtdi khianatin kekasihku dan membuatku menjadi orang yang mudah marah dan dingin kepada setiap wanita bahkan aku tidak mempercayai wanita lagi, tetapi saat ini aku merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta lagi, jika Tuhan mengijinkan aku ingin sekali memilikinya. Catatan hati kecil Kenan
Di kamar, Kenan menatap langit - langit kamarnya dia membayangkan wajah Nayla yang tersenyum padanya
" Arghhhh kenapa bayangan wajah Nayla selalu muncul di pikiranku" Kenan mengacak rambutnya prustasi
" Bahkan aku selalu ingin dekat dengannya, aku ingin mendengar suaranya, kenapa denganku, apa aku jatuh cinta pada Nayla ", Kenan mengambil Hpnya dan menelpon Nayla
" Halo Nay, apa kau sudah tidur?"
" Kalau aku tidur mana bisa menjawab telponmu"
" Oh ia juga ya..hehehehe "
" Ada apa Ken, aku sudah ngantuk sekali,cepat bicara "
" Nay, apa kau masih marah "
" Marah karna apa, kau tidak melakukan kesalahan "
" Yang aku bilang tadi pada temanmu kalau aku adalah calon suamimu "
" Oh itu, sudalah lupakan saja, jadi hanya gara - gara itu kau menelponku "
" Berarti aku sudah di maafin ni "
" Ia ia ia, ya sudah ayo kita tidur mataku sudah 5 watt "
" Ya sudah, selamat malam dan selamat tidur Nayla, mimpikan aku ya ". Nayla yang saat itu sudah tertidur tidak mendengar apa yang di ucapkan Kenan.
Kenan senyum - senyum sendiri di kamarnya dia senang mendengar suara Nayla dia berguling - guling memeluk bantal gulingnya membayangkan itu adalah Nayla
" Seperti ini rasanya jatuh cinta lagi, kenapa dulu aku larut dalam kebencian"
Kenan memejamkan matanya dan membayangkan wajah Nayla, dia tertidur dan tenggelam dalam mimpinya
" *Sayang, aku sangat lelah hari ini, tolong kusuk dong "
" Suamiku capek, sini biar aku kusuk "
" Sayang kusuknya yang benar dong, kalau kau mengusuk ku seperti itu aku tidak jamin bisa menahannya, apa kau sengaja menggodaku, baiklah akan ku terkam kau" Kenan langsung menindih Nayla dan ******* bibirnya dengan rakus
" Ahhh sayang pelan - pelan dong, kau terlalu bersemangat aku jadi kelelahan "
" Ini akibatnya kau sudah menggodaku"
" Hahahaha, baiklah siapa takut karna aku juga menginginkannya " ucap Nayla.
Kenan sedang memberi kepuasan pada istrinya Nayla, mereka berperang di atas pulau kapuk menikmati malam yang panjang*.
__ADS_1
Brukkkkk Kenan jatuh dari tempat tidurnya
" Awwww, arghhhhh sial ternyata cuma mimpi, bagaimana aku bisa mimpi melakukan itu dengan Nayla, apa yang sudah aku pikirkan semalam" Ucap Kenan kesal mengusap matanya.
Kenan turun ke bawah ikut sarapan dengan orang tuanya
" Pagi pa... Pagi ma "
" Pagi sayang " Ucap mereka bersamaan
" Sepertinya belakangan ini anak kita terlihat sangat bahagia ya pa " ucap Vika pada suaminya
" Ia ma, papa juga mempunya pikiran yang sama " jawab Adrian
" Papa sama mama apa - apa an sih " Ucap Kenan malu - malu
" Pa...Ma, Kenan berangkat dulu ya "
" Hati - hati ya nak, jangan lupa selalu bahagia ya " ucap Vika
Kenan memutar musik di mobilnya sambil bernyanyi, bisa dikatakan Kenan sangat jarang bernyanyi bahkan tidak pernah terdengar siapa pun ternyata dia memiliki suara yang sangat bagus.
Sampai di kantor seperti biasa dia memberikan kunci mobilny pada security, dia berjalan sambil bersiul dan menyapa karyawannya.
" Selamat pagi " Sapa Kenan dengan senyuman manisnya
" Apa kita tadi tidak salah dengar, Pak Presdir menyapa kita dan tersenyum" ucap salah satu karyawan
" Catat, jam, tanggal, hari dan tahun, karna hari ini adalah hari bersejarah di kantor kita " Ucap karyawan yang lain
" Benar, Pak Presdir hari ini sangat berbeda, biasa menakutkan tetapi hari ini aduh aku jadi semakin jatuh cinta, jantungku dag dig dug melihat senyum Pak Presdir tadi " ucap Karyawan wanita
" Diam - diam pak Calvin datang jangan sampai dia tau kita sedang membicarakan pak Presdir "
" Ada apa kalian kumpul disini, ayo kerja pagi - pagi sudah menggosip " Ucap Calvin.
Semua membubarkan diri setelah mendengar perintah Calvin, Calvin naik ke lantai atas dan mau masuk ke ruangannya
" Pak Calvin, sini " panggil Fani
" Ada apa " Calvin menghampiri Fani
" Apa hari ini hari ulang tahun Pak Kenan?"
" Tidak, ulang tahunnya bulan depan, kenapa ?"
" Apa bapak tau, tadi pak Kenan datang menyapa semua karyawan dan memberikan senyuman yang sang manis itu, terus dia berjalan sambil bersiul - siul "
" Apa! Masa ia sih " Calvin terkejut mendengar cerita Fani pagi ini.
__ADS_1
Di ruangannya Calvin memikarkan sesuatu
" Kemarin senyum - senyum sendiri, sekarang senyum sambil bersiul - siul, wahh ada yang enggak beres, aku harus menelpon dokter Rayhan
" Halo Dok, apa dokter bisa datang ke kantor sekarang "
" Emang siapa yang sakit Vin?"
" Pak bos, dia sudah gawat "
" Apa! Ya sudah aku akan segera meluncur ". Tak berapa lama Rayhan sampai di kantor Kenan, Calvin sudah menunggu di depan.
" Ayo Dok, cepat sebelum terlambat aku takut pak bos kenapa - kenapa" ucap Calvin
Mereka pun menaiki Lift khusus Presdir, dan sampai di lantai atas mereka langsung masuk keruangan Kenan tanpa mengetuk pintu dulu, saat itu Kenan sedang memutar Mp3 di Hp nya dan bernyanyi sambil tersenyum bahagia.
" Dokter liat sendirikan, ayo cepat periksa Dok " ucap Calvin
Calvin dan Rayhan sedang memeriksa Kenan, Calvin memegangi kaki Kenan sedangkan Rayhan memeriksa kondisi Kenan.
" Hei, apa - apa an kalian siapa yang sakit, Calvin lepaskan kakiku "
" Calvin, aku tidak sakit " teriak Kenan
" Terus kenapa pak bos berubah seperti itu , aku takut pak bos - sudah tidak waras lagi " ucap Calvin
" Kalian berdua kenapa, Rayhan siapa yang menyuruhmu kesini?" tanya Kenan
" Tadi Calvin menelponku, katanya kau sudah gawat, makanya aku langsung kekantormu " jawab Rayhan
Rayhan adalah teman Kenan berprofesi sebagai Dokter
" Astaga Calvin, apa yang sedang kau pikirkan"
" Aku hanya takut kalau pak bos sudah tidak waras lagi, semua karyawan membicarakan Bos pagi ini " ucap Calvin lagi
" Jadi kau berpikir aku sudah gila "
Calvin menganggukkan kepalanya
" Calvin setelah ku periksa Kenan tidak sakit apa - apa, tapi hatinya sedang berbunga - bunga makanya dia suka senyum - sennyum sendiri "ucap Rayhan
" Serius Dok, wahhh Pak bos masih hutang cerita denganku, aku antar Dokter Rayhan sebentar aku akan kembali menagih hutangku " ucap Calvin sambil keluar dari pintu.
Calvin mengantar Rayhan sampai di depan setelah itu dia kembali lagi ke ruangan Kenan.
Bersambung
jangan pelit - pelit dengan jempolnya, kalau tidak ada yang like, vote, komen aku jadi malas lanjutkan ceritanya, semua hanya menyuruh lanjut tetapi tidak ada yang memberikan dukungan.
__ADS_1