MENIKAHLAH DENGANKU

MENIKAHLAH DENGANKU
Eps 30. Jatuh Cinta Part 3


__ADS_3

" Ngapai kau balik lagi kesini, bukannya kau sudah tau kalau aku tidak gila " ucap Kenan


" Lahh pak bos tadi kan sudah Calvin bilang, kalau Calvin mau menagih hutang "


" Kau sudah seperti Depkolektor saja menagih - nagih hutang, emang aku punya hutang apa sama mu?"


tanya Kenan


" Pak bos harus jelaskan, kenapa belakangan ini bos berubah seperti orang yang sedang jatuh cinta, siapa yang sudah berhasil mencuri hati bos? tanya Calvin


" Pertanyaanmu banyak sekali, kenapa sekarang kau jadi kepo gitu sih Vin?"


" Pak bos, Calvin cuma penasaran saja siapa wanita yang sudah berani mencuri hati bos ku ini, pasti dia orangnya cantik"


" Udah sana kerja, disini bukan untuk tempat ngobrol tapi kerja dan kerja, atau mau di potong gaji "


" Pak bos dikit - dikit potong gaji, kenapa gak potong kuping ja sekalian" canda Calvin


" Ouh kuping mu mau di potong, sini biar ku potong "


" Ampun pak, ia aku akan kembali bekerja " Calvin berlari keluar sambil tertawa


" Ada - ada saja tu anak" gumam Kenan


Kenan mengingat kejadian tadi, " apa benar aku sudah seperti orang gila, argh Nay kau bisa membuat ku jadi gila benaran denganmu " ucap Kenan membayangkan wajah Nayla


***


Kantor Tienz Grup


Semenjak di perkenalkan jadi CEO oleh pak Leo, Lia sekarang sudah menggantikan posisi papanya, sedangkan pak Leo memantau perusahaan dari rumah, baru satu hari jadi CEO sombongnya minta ampun dia tak segan - segan membentak karyawan jika melakukan kesalahan, sangat beda dengan pak Leo.


Pagi itu Nayla datang agak siang, dia sudah menghubungi ke kantor untuk minta ijin, karna Nayla harus mengambil ijazah adiknya.


Lia tidak tau kalau Nayla belum datang, dia menyuruh Sekretarisnya memanggil Nayla ke ruangannya.


" Maaf bu tadi bu Nayla menelpon Sekretarisnya kalau hari ini bu Nayla agak kesiangan datang ke kantor karna mengambil ijazah adiknya dulu" Jawab Winda Sekretarisnya Lia


" Kenapa dia jadi suka hati di perusahaan ini, kalau dia sudah datang suruh ke ruanganku" ucap Lia


" Baik bu nanti akan saya sampaika pada bu Nayla " Ucap Winda


" Baru satu hari jadi CEO udah ngesalin, gimana nanti berbulan - bulan, dasar nenek lampir " gerutu Winda setelah Lia pergi.


1 jam kemudian Nayla datang ke kantor, Lia sedang berada di ruang Meeting untuk memberitahu peraturan baru di perusahaannya, mendengar peraturan yang di buat Lia banyak yang tidak suka, dari awal mereka semua memang tidak suka dengan Lia tapi bagaimanapun mereka tetap menghormati keputusan Pak Leo jadi mau tidak mau mereka harus mau mengikuti kemauan CEO baru mereka kalau masih ingin bekerja di Tienz Grup.


Nayla mau masuk ke ruangannya


" Bu Nayla tadi bu Lia mencari ibu tapi sekarang bu Lia masih di ruang meeting bu" ucap Winda

__ADS_1


" Meeting apa Win, kenapa tidak ada yang memberitahuku kalau ada meeting hari ini?" tanya Nayla


" Meetingnya mendadak bu, Winda juga gak tau untuk membahas apa " jawab Winda


" Baiklah Win, nanti kalau meetingnya sudah selesai hub saya ya " ucap Nayla sambil masuk ke ruangannya


Tak berapa lama meeting selesai, dan Lia yang sudah berada di ruangannya, Nayla menghampirinya karna Sekretaris Winda sudah memberitahunya Lia sudah siap meeting


Tok tok tok


" Ia masuk" jawab Lia


" Selamat pagi bu, tadi Sekretaris ibu bilang, ibu mencari saya "ucap Nayla


" Kamu tahu ini jam berapa?" tanya Lia


" Jam 11 bu, emang kenapa bu?" tanya Nayla balik


" Apa seperti ini seorang GM Nayla yang di kenal oleh banyak perusahaan, datang saja terlambat, ternyata papa saya selama ini sudah salah membangga - banggakanmu" Ucap Lia marah


" Bu Lia, saya tadi pagi sudah ijin untuk terlambat datang hari ini karna ada urusan "


" Saya tidak mau dengar alasan kamu, mulai hari ini kalau kamu masih ingin bekerja disini ikuti peraturan saya " ucap Lia tegas


" Baik bu, apa ada lagi yang mau ibu sampaikan? Jika tidak ada saya permisi " ucap Nayla


" Silahkan kamu kembali lagi bekerja, ingat jika kamu melakukan kesalahan sedikit saja akan saya turunkan jabatanmu "ucap Lia


" Ia halo" dengan suara yang keras


Kenan yang menelpon mengeryit heran


" Hei Nay kau kenapa marah - marah begitu?" tanya Kenan


Nayla melihat ke layar Hp nya siapa yang menelpon


" Maaf Ken, aku tidak tau kalau kau yang nelpon, aku lagi kesal sama CEO baru perusahaan ini " ucap Nayla


" Maksud mu Lia, jangan di ambil pusing Nay tetap bekerja seperti biasa saja " ucap Kenan


" Tapi Ken, dia sangat ngesalin buat peraturan sendiri dan semua peraturannya harus di ikuti" ucap Nayla


" Gini ja dech untuk mengurangi rasa kesalmu bagaimana kalau kita makan siang barang?tanya Kenan


" Ya udah jemput aku ya" jawab Nayla


" Siap tuan putriku, pangeran segera meluncur " ucap Kenan


Nayla yang mendengarnya hanya bisa geleng - geleng kepala.

__ADS_1


***


Calvin yang melihat bosnya keluar dari ruangan langsung mengikutinya dari belakang, dia penasaran bosnya mau kemana. Tak berapa lama mobil Kenan berhenti di depan kantor Nayla, saat itu Lia mau keluar untuk makan siang bersama kekasihnya dia melihat Kenan sedang berdiri di samping mobilnya dengan melipat ke dua tangannya di dada, dia menghampiri Kenan.


" Hai Kenan sudah lama kita tidak bertemu, kamu semakin tampan saja, kamu sedang apa di kantorku?" tanya Lia


" Menunggu sesorang " jawab Kenan ketus


" Kamu kok ketus gitu jawabnya" ucap Lia


Namun Kenan diam saja tidak menjawab pertanyaan Lia lagi, dari dalam Nayla datang.


" Kau sudah lama Ken menungguku?" tanya Nayla


" Belum, yok kita langsung berangkat saja" Kenan membuka pintu mobilnya untuk Nayla


" Bu, kami duluan ya " Ucap Nayla permisi pada Lia


" Kenapa Kenan bisa sedekat itu dengan Nayla, apa hubungan mereka, Kenan semakin tampan saja, arghh kenapa aku harus memikirkannya?" gumam Lia.


Kekasih Lia datang menjemputnya dan mereka pun pergi untuk makan siang.


Sedangkan Calvin yang dari tadi mengikuti mobil Kenan berhenti di depan Restoran dimana Kenan dan Nayla makan siang dia langsung masuk ke dalam dan langsung menghampiri bos nya itu.


" Hayo ketauan kan ternyata ini yang bos sembunyikan dariku sekarang aku baru mengerti ternyata sahabatku ini yang sudah mencuri hati seorang bos Kenan " ucap Calvin


Kenan yang mendengar penuturan Calvin langsung membungkam mulut Calvin dengan tanganya.


" Diam atau ku potong gajimu" ucap Kenan mengancam


" Kalian kenapa sih, maksud mu apa Vin bicara seperti itu?" tanya Nayla


" Nay gak usah di dengarkan apa yang di katakan Calvin, dia belakangan ini suka eror jadi bicaranya asal " ucap Kenan yang sudah melepaskan tangannya dari mulut Calvin


" Bukannya bos yang belakangan ini suka eror ya, suka senyum - senyum sendiri" jawab Calvin mengarah ke Kenan


" Sudah ah ayo kita makan, nanti aku terlambat masuk kantor kalau terus melihat kalian berdebat tidak jelas itu, yang ada nanti si kunti merepet lagi " ucap Nayla


" Siapa si kunti Nay, apa ada karyawan baru di kantormu "tanya Calvin


" Sudah tidak usah di bahas ayo kita makan dulu " jawab Nayla


" Gagal kan aku mengungkapkan perasaanku gara - gara asisten kepo ini "


ucap Kenan dalam hatinya


Mereka pun makan dengan diam, Calvin melirik bosnya ada tatapan mengancam dari Kenan.


*Bersambung

__ADS_1


Kenan akan mengungkapkan perasaannya pada Nayla di episode berikutnya, dimana nanti tempatnya nanti kita liat saja yang pastinya Calvin tidak tau dimana Kenan akan mengungkapkan perasaannya..hehehe*


__ADS_2