
Terkadang semua yang kita ingin kan perlu perjuangan dan ada banyak proses yang harus di hadapi, dan itu juga yang sedang di lakukan Nanda dimana dirinya kini sedang melalui proses itu.
Ya Nanda akhirnya terpilih menjadi pemimpin perusahaan setelah berhasil meyakinkan semua pemegang saham kecuali Alvaro yang akhirnya tak bisa melakukan apapun lagi setelah Nanda membongkar apa yang iya lakukan pada keuangan perusahaan.
" selamat ya Nanda, mulai saat ini kamu harus bisa membayar setiap kepercayaan yang semua dewan direksi percayakan padamu " ucap Anton yang masih menemani Nanda meski rapat telah usai.
" terima kasih kak, tapi dimana kak Wildan ?" tanya Nanda yang masih menunggu kedatangan Wildan hingga saat ini.
" Wildan sedang mengurus perusahaan yang tidak bisa di wakilkan pada siapapun " ucap Anton apa adanya, sedangkan Nanda hanya bisa menunduk karena bagaimanapun dirinya berharap Wildan hadir di saat saat terpenting seperti ini.
" sudah jangan terlalu memikirkan Wildan " ucap Anton yang tau jika Nanda sangat mengharap kehadiran sahabat sekaligus atasannya.
" yang harus kamu pikirkan saat ini adalah apa yang akan kamu lakukan kedepannya tentang pernikahan kamu dengan Alvaro " ucap Anton mengingatkan Nanda tentang perceraian nya dengan Alvaro.
" Kaka benar, hari ini juga Nanda akan memasukan gugatan perceraian Nanda ke pengadilan agama agar Nanda bisa benar benar lepas dari ikatan ini " ucap Nanda yakin.
" Kaka yang akan menemani kamu " ucap Wildan yang baru saja memasuki ruangan kerja Nanda yang baru setelah Alvaro membereskan semua barang barang pribadi miliknya.
" dan kamu ton, kembali lah ke kantor dan suruh Yuna juga datang ke kantor karena mulai besok Yuna akan menjadi pengawal pribadi Nanda karena mulai saat ini akan ada banyak orang yang ingin menjatuhkan Nanda tak terkecuali Alvaro dan keluarga nya " ucap Wildan yang hanya ingin Nanda aman berada dalam pengawasan nya.
" kamu yakin akan meminta Yuna yang menjaga Nanda ?" tanya Anton yang malah merasa iba jika Yuna menjadi pengawal Nanda, bukan karena Yuna lemah tapi karena Yuna memiliki hati pada Wildan yang tentu saja akan sering melihat kedekatan antara Wildan dan Nanda.
" memang siapa Yuna ? Dan kenapa Nanda harus memiliki pengawal ? Tanya Nanda yang merasa jika Wildan terlalu berlebihan mengkhawatirkan dirinya.
" untuk yang satu ini kakak tak ingin menjelaskan dan kakak juga tak mau kamu membantahnya " ucap Wildan singkat sambil duduk di sofa ruang kerja Nanda.
Sedangkan setelah kalah dalam rapat pemilihan pemimpin perusahaan yang baru, Alvaro pun memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya karena hanya itu rumah yang bisa iya tuju.
" Al, bagaimana hasilnya ?" tanya Bu Natasha tanpa basa basi saat melihat putranya yang berjalan gontai menuju rumah.
" gagal mom, Nanda berhasil meyakinkan semua pemegang saham untuk berpihak padanya " ucap Clarisa karena alvaro malah memilih bungkam sambil memasuki kamarnya.
" DASAR BODOH " bentak pak Alexander yang mendengar semua yang di ucapkan Clarisa barusan.
__ADS_1
" pah... " Bu Natasha yang tau bagaimana tabiat suaminya pun langsung mendekat dan mengusap lembut punggung Alvaro agar bisa sedikit lebih tenang.
" tapi dia memang bodoh, memilih baru kerikil dari pada berlian yang sudah iya genggam " ucap pak Alexander geram.
" maksud om saya yang batu kerikil ?" tanya Clarisa yang tak bisa di rendahkan seperti tadi.
" asal om tau jika saya yang akan menjadi ibu untuk cucu kalian " ucap Clarisa yakin.
Ucapan clarisa sontak saja membuat semua yang ada di sana pun terdiam tapi tak lama tatapannya mengarah pada Alvaro yang malah terlihat tak percaya dengan semua yang baru saja di katakan oleh Clarisa.
" apa itu benar Clarisa ?" tanya Bu Natasha yang tak percaya akhirnya dirinya akan mengatakan semua ini.
" iya mom, dan asal mommy tau jika Alvaro dan Nanda sudah benar benar berpisah bahkan Alvaro sudah menandatangani surat perpisahan mereka " ucap Clarisa yang berharap jika kali ini dirinya di terima menjadi bagian dari keluarga nya.
" apa itu benar Al ?
" AYO JAWAB ALVARO ALEXANDER " bentak pak Alex yang tak tau kemana jalan pikiran Alvaro saat itu.
" karena Al di paksa pah, Al tak punya pilihan lain karena papi dan mommy saja tidak perduli bagaimana keadaan Alvaro saat itu " ucap alvaro yang tak ingin di salahkan dalam perceraian dirinya dan Nanda.
Ting
Tiba tiba saja handphone Alvaro mendapat notifikasi dari nomor yang di di kenal.
" siapa ?" tanya Clarisa yang curiga.
" entah lah " ucap Alvaro sambil membuka file yang di kirim seseorang hingga tiba tiba saja Tatapannya terhenti pada sang ayah yang malah terlihat pucat.
" apa itu Al ?" tanya Bu Natasha.
Mata Bu Natasha langsung berkaca kaca saat mengingat mendiang ayahnya tapi ada satu hal yang membuatnya tak percaya jika suaminya telah mengkhianati nya.
" apa ini benar pah ?" tanya Bu Natasha berharap apa yang di bacanya tidak lah benar.
__ADS_1
" papa bisa jelaskan " ucap Alexander sambil melihat file video yang baru saja di kirim oleh seseorang yang Alexander pun tak tau siapa.
" ternyata selama itu mommy memelihara Anjing yang siap menggigit kapan pun " ucap Bu Natasha.
" apa salah ayah pih " tanya Bu Natasha yang sudah terlanjur kecewa pada suaminya.
" kenapa papi sampai tega membunuh ayah ?" tanya Bu Natasha yang masih tak mengerti dengan Jalan pikiran suaminya.
" toh tanpa papi paksa pun ayah pasti akan menyerahkan semua miliknya untuk kita karena Natasha anak satu satunya papi " ucap Natasha yang sangat kecewa dengan jalan pikiran suaminya.
" tunggu apa ini ?" tanya Bu Natasha pada dirinya sendiri saat ada satu file yang masuk dan bagai mimpi di siang bolong karena di sana ada Poto pernikahan suaminya dengan wanita lain.
" pah ?? Apa ini ?" tanya Bu Natasha yang sebenarnya tau jawaban dari pertanyaan nya sendiri.
" papi bisa jelaskan mom "
" bahkan papa sudah menceraikannya enam bulan lalu " ucap pak Alexander mencari pembenaran diri.
" coba Al lihat ? " ucap Alvaro yang penasaran dengan wanita lain ayahnya atau lebih tepatnya perusak hubungan kedua orang tuanya.
" dia ?" Alvaro terdiam tapi tatapannya tak pernah beralih pada file foto yang masih tersimpan di handphone nya.
" kenapa papa tega sama mommy ? " eluh Bu Natasha yang sudah tak bisa membendung air matanya nya terus mengalir membasahi pipi.
" papi minta maaf "
" saat itu papi khilap, dan papi .. " belum selesai pak Alexander menjelaskan semuanya Alvaro sudah memotong ucapan ayah nya.
" Tunggu, bukan kah ini saudara Clarisa ??
✍️✍️✍️ nah loh ternyata bener bapak sama anak sama aja 😤😤 apa yang akan alvaro lakukan saat Nanda menceraikan dirinya ? Dan pembelaan apa yang akan pak Alexander lakukan saat dosa besar yang iya lakukan hanya demi harta terbongkar ??
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘