Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )

Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )
Egois vs Berpikir Jernih


__ADS_3

Andini pikir dirinya akan bisa memperdaya Nanda dengan semua kata katanya karena yang Andini tau jika Wildan sejak dulu memang sedang mencari cinta masa kecilnya yang sayangnya Andini tidak tau jika Wildan sudah menemukan cinta itu.


" aku tau mungkin apa yang aku katakan tidak lah penting menurut mu tapi bagiku ini sangat penting karena aku tak ingin kamu kecewa nantinya " ucap Andini tapi kata kata Nanda membuat Andini mati kutu.


" tidak perlu memikirkan apa yang akan terjadi padaku nanti,yang harus kamu pikirkan hanya diri kamu sendiri dan anak yang ada dalam kandungan mu " ucap Nanda sambil melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya.


" waktu mu tinggal tiga menit " ucap Nanda mengingatkan Andini yang tidak memanfaatkan waktu yang iya berikan.


" aku ingin kamu mundur mendekati Wildan " ucap Andini yang akhirnya menyampaikan tujuannya datang menemui Nanda.


" karena sejak dulu yang Wildan cintai setelah aku adalah gadis kecil dari masa lalunya yang entah gadis itu masih hidup atau sudah tiada " ucap Andini dengan mimik di buat sangat meyakinkan Nanda.


" benarkah ? Dari mana kamu tau jika Wildan tidak akan mencintai aku jika dia tidak bisa menemukan gadis kecilnya ?" tanya Nanda menyandarkan tubuhnya sambil menyilangkan tangan di dadanya.


" karena saat bersama ku pun Wildan masih terus mencari gadis kecil itu dan karena itulah aku akhirnya berselingkuh dari Wildan " ucap Andini malah membuat mata Nanda menjadi terbuka seolah apa yang di ucapkan Andini membuka tabir jika Wildan tidak lah seperti yang iya pikirkan.


" jadi intinya ?" tanya Nanda yang hanya ingin tau sejauh mana Andini akan mencoba menghasutnya agar dirinya tidak percaya pada Wildan.


" lebih baik kamu mundur dan biarkan Wildan menjadi ayah dari anak yang aku kandung karena anak ini lebih membutuhkan Wildan dari pada kamu yang jelas jelas tidak akan bisa membuat Wildan lupa akan gadis kecil dari masa lalunya " ucap Andini.


" baiklah " ucap Nanda yang membuat Andini salah penafsiran dengan kata kata yang Nanda ucapkan.


" jangan terlalu percaya diri dulu, saya belum selesai bicara " ucap Nanda sambil melihat ke arah Yuna yang dari tadi mendengarkan semua yang di katakan Andini.


" saya tetap akan bersama dengan kak Wildan dan kita lihat apa kak Wildan akan bisa mencintai saya dengan tulus seperti cintanya pada gadis kecilnya dulu " ucap Nanda sambil terus memperhatikan ekspresi yang Andini tunjukan saat mendengar apa yang Nanda ucapkan.

__ADS_1


" dan masalah anak yang ada dalam kandungan kamu itu bukan tanggung jawab kak Wildan, karena yang sangat berhak bertanggung jawab adalah ayah kandung dari anak yang kamu kandung " ucap Nanda.


" dan jika ayah dari anak yang kamu kandung tidak mau bertanggung jawab itu resiko yang harus kamu tanggung karena tidak bisa menjaga kehormatan kamu sendiri " ucap Nanda yang terdengar sangat pedas di telinga andini.


"TAPI DAMIAN TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB " teriak Andini yang sudah kehilangan akal saat semua jalan yang iya tempuh untuk menyelamatkan anak yang ada dalam kandungan nya menemui jalan buntu.


" Tunggu ? Damian ? Damian Marley ?" tanya Yuna yang kini sudah menghampiri Andini dan juga Nanda.


" apa kamu kenal sama papi ?" tanya Andini yang ternyata selama satu tahun ini menjadi sugar baby pak Damian, laki laki yang sama yang juga menghamili Camelia.


" aku tidak mengenalnya tapi aku tau siapa laki laki tua itu " ucap Yuna yang langsung mencoba menghubungi Wildan yang saat ini masih berada di kantor setelah ayah dan semuanya kembali ke tempat nya masing masing setelah rapat darurat selesai.


" kamu telepon siapa Yun?" tanya Nanda yang tidak begitu mengenal pak Damian yang di maksud oleh Andini.


" iya Yuna ada apa ?"


" apa Nanda baik baik saja ?" tanya Wildan yang langsung menanyakan tentang Nanda dan hal itu terdengar oleh Andini.


" Nanda baik bos, saya hanya ingin menyampaikan sesuatu yang menurut saya sangat penting dan ini menyangkut pak damian " ucap Yuna yang tau jika Wildan bukan tipikal orang yang senang berbelit Belit jika fokus dan pikiran nya.


" katakan " ucap Wildan yang langsung menghentikan apa yang sedang iya kerjakan untuk membalas apa yang sudah pak Damian lakukan pada perusahaan nya.


" Andini mantan kekasih bapak ada di sini dan menurut pengakuan nya saat ini Andini mengandung anak dari pak Damian dan pak Damian tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan Andini saat ini " ucap Yuna sambil melihat ke arah Andini yang terlihat sangat kusut.


" benarkan ? Lalu bagaimana dengan Nanda apa Nanda masih marah padaku ?" tanya Wildan yang sampai saat ini masih belum bisa menghubungi Nanda.

__ADS_1


" bapak bisa tanyakan langsung nanti sama Nanda saat pulang kantor nanti " ucap Yuna yang sangat yakin jika Nanda sudah tidak salah paham lagi pada Wildan setelah mendengar penjelasan yang Andini berikan tadi dimana niat awal Andini ingin bisa memberikan jarak pada Wildan dan Nanda, tapi yang terjadi malah sebaliknya.


" baiklah terima kasih atas informasi yang kamu berikan " ucap Wildan yang kembali mendapat ide untuk memberikan kejutan untuk pak Damian.


" Yuna tolong panggilkan security karena waktu berkunjung Andini sudah habis " ucap Nanda yang sudah sangat malas melihat Andini yang menurut Nanda tidak tau malu mengumbar aib di hadapan nya.


" KENAPA KAMU SANGAT EGOIS JADI SEORANG WANITA " tanya Andini yang kini sudah benar benar gagal membujuk Nanda.


" aku bukan egois tapi aku dan kak Wildan juga berhak bahagia dan kamu tak bisa memaksakan orang lain untuk mengikuti apa yang kamu inginkan karena orang lain berhak atas keputusan yang akan dia ambil untuk hidupnya dan kamu tidak bisa melarang itu " ucap Nanda.


" tapi kamu mengorbankan anak yang aku kandung agar tidak memiliki seorang ayah " ucap Andini yang tetap ingin Nanda mundur dan pergi meninggalkan Wildan untuknya dan anak Yang ada dalam kandungan nya.


" yun, bawa dia keluar karena akan sangat percuma berbicara pada orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri yang rela mengorbankan orang lain demi ambisi dan keinginan nya sendiri " ucap Nanda yang langsung membuka laptop nya dan tak menganggap jika Andini masih ada di sana.


" ayo keluar, atau kamu mau aku berbuat kasar padamu ?" tanya Yuna dimana Yuna saat ini sudah menarik tangan Andini agar keluar dari ruangan nanda.


" lihat saja aku akan membuat kamu dan Wildan tidak akan pernah bisa bersama karena kamu bahagia di atas derita ku "


✍️✍️✍️ kejutan apa yang akan Wildan berikan pada pak Damian dan apa yang akan terjadi pada pak Alexander saat tau jika wanita yang iya anggap istimewa malah mengkhianati nya begitu rendah ? apa Bu Natasha akan tetap menerima suaminya lagi ? Dan bagaimana dengan hubungan Nanda dan Wildan kedepannya ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2