Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )

Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )
Lepas dari mulut buaya masuk mulut harimau


__ADS_3

Bu Diandra, Anton Nanda dan juga Wildan mendengar dengan jelas apa yang di bicarakan Yuna dan pak Damian, bahkan Bu Diandra semakin tak sabar saat mendengar apa yang Yuna katakan tentang dirinya dari pak Damian.


" mau bagaimana pun kamu menghindar atau tak ingin mengakuinya kamu akan tetap menjadi putri bunda yang hilang "


" kamu jelita yunanda " ucap Bu Diandra yang kembali memeluk Yuna tapi kali ini sangat erat agar Yuna tak bisa melepaskan pelukannya.


Yuna hanya bisa memejamkan matanya dengan tangan yang iya biarkan menggantung di kedua sisi tubuhnya seolah tangannya begitu berat untuk membalas pelukan Bu Diandra, tapi air matanya tak bisa di bohongi jika iya sangat merindukan pelukan ini.


" maafkan bunda sayang " ucap Bu Diandra yang sudah tak bisa menahan tangisnya saat Yuna tak lagi menolak pelukan nya meski Yuna juga tak membalas pelukan dari dirinya.


" andai dari dulu bunda tau apa yang sudah laki laki itu lakukan sama kamu, bunda akan mencari sendiri kamu saat itu "


" bukan malah membiarkan dia mencari kamu padahal dia mungkin tidak pernah mencari mu selama ini " ucap Bu Diandra penuh sesal tapi masih dalam posisi memeluk Yuna.


" semuanya sudah terlambat " ucap Yuna yang kini sudah berhasil lepas dari pelukan Bu Diandra.


" anda terlalu percaya dan mungkin hingga saat ini pun mata anda di tutup kabut cinta yang laki laki itu berikan " ucap Yuna sambil melangkah mundur dari Bu Diandra tapi tiba tiba saja Yuna menabrak seseorang yang ternyata adalah Nanda tapi bukan hanya ada Nanda, Wildan dan Anton juga ada di sana.


" apa ini memang sudah kalian rencanakan ?" tanya Yuna dengan tatapan yang penuh dengan rasa kecewa pada semua yang ada di sana.


" Yun.. Kami bisa jelaskan semuanya ?" ucap Nanda yang tau jika saat ini Yuna insecure pada dirinya dimana kini semua orang tau apa yang sudah pernah iya alami.


" apa yang ingin kalian jelaskan ? Apa kalian akan mentertawakan ku atau malah akan menghinaku karena aku yang kotor ini " ucap Yuna yang terlihat jelas rasa insecure nya.


Nanda yang tak tega melihat Yuna yang seperti ini langsung memeluk Yuna bahkan Nanda pun mengusap lembut punggung Yuna agar Yuna bisa lebih tenang.


" kita pulang ok " ajak Nanda yang tak ingin Yuna semakin terpukul dengan semua yang kini sudah terbongkar di hadapan semuanya.


Yuna pun memilih ikut pulang bersama Nanda yang bahkan tak memperdulikan ibu kandungnya sendiri yang menatap sedih saat melihat putrinya yang semakin jauh darinya.


" SEMUA INI GARA GARA PAPA " teriak Bu Diandra yang kini sudah berbalik ke arah pak Damian yang masih di pegangi seorang polisi yang menyaksikan drama keributan yang terjadi sejak tadi.


PLAKKK

__ADS_1


Bu Diandra yang sudah benar benar kecewa dan juga menyesal pernah mencintai laki laki yang bukan menjadi ayah sambung untuk putrinya tapi malah ingin merusak putrinya sendiri.


" mami mau kita pisah dan mami tak ingin melihat papi lagi mulai saat ini " ucap Bu Diandra sambil menatap ke arah pak Damian.


" apa mami percaya dengan apa yang di katakan wanita tadi ? Tanya pak Damian mencoba menciptakan keraguan di hati Bu Diandra pada Yuna.


" dia bahkan tidak mengakui jika namanya jelita "


" lalu dari mana mami percaya jika dia benar benar jelita kita ?" tanya pak Damian yang mencoba melepaskan tangan polisi agar bisa meyakin kan Bu Diandra karena jika Bu Diandra benar benar dengan ucapannya maka pak Damian tidak tau pada siapa lagi dirinya meminta bantuan untuk bisa keluar dari kasus yang menjeratnya.


" DIAM... " terima Bu Diandra.


" mami tidak akan pernah percaya lagi dengan semua yang papi ucapkan dan sekarang kita urus urusan kita masing masing " ucap Bu Diandra yang sudah benar benar bulat tekadnya.


" lalu apa kamu bisa mengurus perusahaan sendiri ?" tanya pak Damian mencari cela agar Bu Diandra mengurungkan niatnya.


" jika memang perusahaan itu harus hancur itu jauh lebih baik dari pada di pegang oleh laki laki busuk seperti kamu yang hanya mementingkan naf su dan ambisi " ucap Bu Diandra.


" bu, maaf jika saya ikut campur " ucap Anton yang masih ada di sana menemani Bu Diandra, sedangkan Wildan sudah pulang bersama dengan Yuna dan Nanda.


" saya akan mencabut tuntutan saya pada pak Damian dan ibu bisa menyelesaikan semuanya dengan pak Damian di luar kantor polisi " ucap Anton yang kini sedang menjalankan rencana kedua yang sudah di rencanakan bersama Wildan.


" kenapa ? Biarkan saja laki laki itu membusuk di dalam penjara " ucap Bu Diandra yang tak setuju dengan apa yang Anton katakan.


" nanti juga ibu akan mengerti " ucap Anton sedikit berbisik di telinga Bu Diandra.


" baiklah, tapi saya tak ingin dia menginjakkan kakinya di rumah saya ataupun di perusahaan saya lagi mulai detik ini " ucap Bu Diandra tegas.


" baiklah, tapi apa ibu tidak apa apa jika ibu pulang sendiri ?" tanya Anton yang tak ingin saat dirinya mencabut laporan nya pak Damian malah lepas dari pengawasan nya.


" baiklah, tapi dimana saya bisa bertemu dengan jelita putri saya " ucap Bu Diandra.


" untuk itu biarkan Yuna tenang dulu dan setelah Yuna tenang saya akan memberi kabar pada ibu jika Yuna sudah siap bertemu dengan ibu " ucap Anton yang sejujurnya jawaban itu membuat Bu Diandra sangat kecewa.

__ADS_1


" baiklah jika seperti itu, tapi saya mohon jangan terlalu lama waktunya " ucap Bu Diandra yang memilih untuk pergi meninggalkan Anton sedangkan pak Damian kini sudah tak tau lagi kemana dirinya harus berharap.


Pak Damian pun kembali di giring ke dalam penjara sementara Anton mencabut laporannya karena memang permintaan Anton agar pak Damian di amankan dulu sebelum semuanya selesai.


" apa bapak yakin akan mencabut laporan pak Damian ? " tanya salah satu polisi yang mendengar jika kejahatan pak Damian bukan hanya ini tapi juga pelecehan terhadap anak.


" saya yakin " ucap Anton karena iya ingin menghukum sendiri pak Damian dan tidak ada campur tangan dari kepolisian.


" baiklah jika seperti itu " ucap polisi yang yang tidak bisa memaksa kehendak mereka pada Anton.


" baik pak, terima kasih atas kerjasamanya " ucap Anton saat semuanya sudah terselesaikan dengan sangat baik.


" baik, tunggu sebentar saya panggilkan pak Damian lebih dulu " ucap polisi yang berdiri tak jauh dari Anton.


Dan tak butuh waktu lama pak Damian pun keluar dari dalam sel penjara tapi hal itu membuat pak Damian menaruh curiga dengan pembebasan yang dirinya dapatkan terlebih di sana masih ada Anton.


" lapor pak "


" pak Damian sudah ada di sini " ucap polisi yang tadi di tugaskan untuk membawa pak Damian keluar dari dalam sel tahanan.


" terima kasih pak " jawab Anton yang semakin membuat pak Damian curiga dengan senyum yang Anton berikan.


" LEPAS... "


" DIAM "


" Anda akan membayar apa yang sudah anda lakukan pada Yuna selama ini dan hukuman anda tidak di tempat ini tapi di tempat lain " bisik Anton sambil menarik paksa pak Damian di hadapan kedua polisi yang saat ini sedang berjaga.


✍️✍️✍️kira kira apa yang akan Anton dan Wildan lakukan pada pak Damian untuk membalas apa yang sudah pak Damian lakukan selama ini ? apa Nanda bisa membuat Yuna kembali percaya diri dengan semua yang sudah Yuna alami 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

__ADS_1


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2