
Nanda pun memilih kembali ke ruang tamu dimana semuanya masih berkumpul di sana, seolah memberi ruang pada Camelia dan Clarisa untuk memikirkan tawaran yang Nanda berikan pada mereka berdua.
" bagaimana ? apa mereka aku menerima apa yang kamu tawarkan ?" tanya Wildan yang memang sudah menjelaskan pada semuanya tentang apa yang akan Nanda bicarakan pada Camelia dan Clarisa.
" entahlah, tapi Nanda pikir mereka bukan lah wanita bodoh yang akan menolak tawaran yang sama sekali tidak merugikan mereka " ucap Nanda yang berpikir realistis.
" kami setuju, tapi apa kamu tidak akan mengusir kami di kemudian hari ?" tanya Camelia yang sudah Minggu ini resign dari tempat kerjanya.
" ya, dan jika memang kamu ingin bukti, aku akan meminta kak Anton untuk menyerahkan surat tanda kepemilikan langsung pada kalian " ucap Nanda yakin.
" sayang kenapa kamu harus berkorban seperti ini untuk kami ?" tanya Bu Natasha yang tak enak mendapat perlakuan yang begitu baik dari Nanda.
" tidak apa apa Bu, anggap saja ini bagian dari bakti Nanda sebagai menantu mommy dulu " ucap Nanda.
" dan Nanda harap mommy bisa merestui Nanda jika kelak Nanda kembali menikah dengan laki laki yang bisa menerima kelebihan dan kekurangan Nanda " ucap Nanda sambil melihat ke arah Wildan yang kini sudah memberikan senyum manis nya untuk Nanda.
" mommy pasti akan mendukung apapun yang bisa membuat kamu bahagia "ucap Bu Natasha yang sudah benar benar sadar akan kesalahannya pada Nanda.
" maaf pak, seperti nya mereka akan keluar dengan sendirinya tanpa harus menggunakan drama paksaan " ucap Yuna yang memutuskan untuk memulangkan dia security kompleks rumah Bu Natasha.
" baik Bu, hubungi kami jika nanti membutuhkan bantuan kami lagi " ucap salah satu security sebelum mereka semua pergi dari rumah Alvaro.
Camelia dan Clarisa pun kini sudah kembali ke ruang tamu dimana semua orang masih menunggu dirinya atau mungkin lebih tepatnya menunggu keputusan nya.
" baiklah kami setuju dan kami akan keluar dari rumah ini hari ini juga " ucap Camelia setelah berdebat dengan Clarisa tapi tak lama Camelia pun sadar jika ini memang keputusan yang terbaik untuknya dan untuk adiknya dimana mereka sudah tak memiliki tempat bernaung lagi.
" terimakasih atas kerjasama nya " ucap Nanda menyalami Camelia dan Clarisa.
__ADS_1
" tapi alangkah baiknya jika kalian merapikan barang barang kalian saat ini juga " ucap Anton yang tak ingin mereka berdua berubah pikiran.
" baiklah " ucap Camelia yang langsung berbalik menuju kamarnya di ikuti clarisa yang juga bersiap menuju kamar yang iya tempati.
Setelah yakin jika Camelia setuju dengan tawarannya, Nanda dan Wildan pun Memilih pulang terlebih dahulu karena wildan tak ingin Nanda dan alvaro kembali dekat.
" mom, Nanda pulang dulu ya " ucap Nanda berpamitan, sedangkan Yuna dan Anton masih di rumah Bu Natasha sampai dia wanita tak tau diri itu benar benar pergi dari rumah ini.
" iya sayang, terimakasih atau semua yang sudah kamu lakukan untuk mommy dan juga Alvaro " ucap Bu Natasha pada Nanda sebelum Nanda pergi karena entah kapan lagi Bu Natasha bisa bertemu dengan Nanda.
" sama sama mom" ucap ucap Nanda sebelum benar benar pergi dari rumah Bu Natasha yang pernah memberikan kenangan buruk untuk Nanda dulu
Sedangkan Alvaro hanya bisa melihat dari jauh bagaimana sikap Nanda yang tak memiliki dendam padanya setelah apa yang sudah iya dan mommy nya lakukan dulu.
" kenapa Al ? Apa kamu menyesal sudah menyia nyiakan Nanda dulu !" tanya Yuna yang melihat Alvaro yang tadi sempat memandangi Nanda.
" jujur aku sangat menyesal, ternyata aku sudah membuang mutiara hanya demi butiran debu " ucap Alvaro sambil terus memandang Nanda yang malah sudah tak terlihat.
" memang harus seperti itu, karena jika kamu berani mengusik Nanda ataupun merusak kebahagiaan nya lagi bukan hanya Wildan yang akan kamu hadapi tapi aku juga akan memberikan pelajaran yang tak akan pernah kamu lupakan" ucap Anton tegas.
" aku tau " ucap Alvaro yang langsung melihat ke arah Camelia dan Clarisa yang sudah berkemas dan kini sudah berjalan ke arah ruang tamu.
" Al, aku mau minta maaf " ucap Clarisa yang berusaha mendekati Alvaro tapi siapa sangka Alvaro malah menarik Yuna agar berada di dekatnya menjadi penghalang antara dirinya dan juga Clarisa.
" aku sudah memaafkan mu tapi aku tidak akan bisa melupakan apa yang sudah kamu dan kakak mu lakukan " ucap Alvaro memasang pembatas antara dirinya dan juga Clarisa.
" kamu dengar apa yang Alvaro katakan bukan ?" ucap Bu Natasha yang sudah malah melihat Clarisa apalagi camelia.
__ADS_1
" Jangan pernah berharap untuk bisa dekat dengan Alvaro lagi mulai saat ini karena Alvaro sudah memiliki pasangan hidup yang jauh lebih baik dari kamu " ucap Bu Natasha sambil melihat ke arah Alvaro dan juga Yuna yang terlihat serasi meski Bu Natasha sadar jika Alvaro dan Yuna tidak memiliki hubungan lebih.
" tapi mommy yakin dia bisa menuntun Alvaro menjadi manusia yang lebih baik lagi bukan malah menjerumuskan Alvaro kepada kehancuran seperti yang kamu lakukan dulu " ucap Bu Natasha seolah itulah harapan yang ingin Bu Natasha sandarkan pada putra dan pasangannya kelak.
" apa itu benar Al ?" tanya Clarisa yang tidak mudah percaya dengan semua yang di katakan Bu Natasha.
" benar atau tidak nya kita lihat nanti "
" tapi yang pasti kamu harus pergi dari rumah ini sekarang juga " ucap Anton yang sudah ingin pergi karena dokter Rekha sudah menunggunya.
" sudah lah, masih banyak laki laki di luaran sana yang akan bisa kamu taklukan " ucap Camelia yang masih saja sombong.
Setelah kepergian Camelia dan clarisa, Alvaro dan Bu Natasha bisa bernafas lega karena satu persatu masalah yang mereka buat sendiri kini sudah terurai hanya tinggal pak Alexander yang kini masih mendekam dalam penjara.
" ini adalah surat surat berharga yang sempat akan di bawa pak Alexander saat akan di tangkap waktu itu " ucap Anton yang menyerahkan sisa berkas yang masih di pegang oleh Yuna.
" semoga Bu Natasha dan Alvaro bisa belajar menghargai dan menjaga kepercayaan orang lain" ucap Anton mengingatkan.
" ya kami tau, dan kami akan belajar dari pengalaman dan terimakasih atas kepercayaan dan semua yang sudah kalian lakukan untuk ku dan mommy ku " ucap Alvaro yang sejujurnya merasa sangat malu atas kebaikan yang Nanda dan Wildan berikan padanya dan ibunya.
" cukup dengan tidak menggangu Nanda dan mengusik kebahagiaan nya itu sudah jauh lebih baik karena bagiku Nanda sudah seperti adik ku "
ucap Anton.
✍️✍️✍️ drama oh drama akhirnya berakhir juga 🤭🤭 apa jalan untuk Nanda dan Wildan akan mulus dan lancar seperti jalan tol ? ataukah akan ada ulat bulu yang mendekat yang akan menguji cinta mereka berdua..
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘