Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )

Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )
Mencari Anton


__ADS_3

Wildan yang tau bagaimana loyalnya Anton pada dirinya dan perusahaannya terlebih Anton juga sangat menyayangi Nanda membuat Wildan yakin jika ada yang tidak beres yang terjadi pada Anton dan hal itu semakin membuat Wildan tak tenang.


" kamu tenang dulu, untuk sementara Yuna akan menemanimu " ucap Wildan sambil melihat ke arah Yuna yang langsung mendapat anggukan dari Yuna yang tidak keberatan jika harus berada di perusahaan Nanda selain untuk mendampingi Nanda mengelola perusahaan juga untuk menjaga Nanda dari orang yang mungkin saja bisa menyakiti Nanda.


" tapi bukannya perusahaan kakak saat ini sedang ada masalah ? " tanya Nanda yang mengingat apa yang Yuna beritahukan tadi pagi.


" kakak bisa menghandle semuanya jadi kamu tenang saja " ucap Wildan.


" dan selama kamu baik dan aman Kaka pasti bisa mengendalikan semuanya " ucap Wildan meyakinkan Nanda.


" baiklah, kalo gitu Nanda tutup dulu " ucap Nanda yang tak ingin terlalu lama mengganggu Wildan.


Wildan pun kembali memasukan handphone nya kedalam saku celana dan Yuna pun tak ingin membuang waktu pun langsung berpamitan pada Wildan dan juga alvaro.


" saya langsung ke perusahaan Nanda kalo begitu pak " ucap Yuna yang kini sudah beranjak dari duduknya.


" ya, saya titip Nanda karena saya yakin jika saat ini Anton sedang tidak baik baik saja " ucap Wildan yang sangat yakin jika saat ini ada yang sedang bermain main dengan dirinya.


" saya pun akan kembali ke ruangan saya pak " ucap Alvaro.


" tunggu ada yang ingin saya bicarakan berdua " ucap Wildan yang hanya ingin memastikan sesuatu.


Yuna pun akhirnya keluar dari ruangan Wildan sedangkan Alvaro masih didalam seperti yang di perintahkan Wildan padanya tadi.


" oh ya Alvaro apa kamu yakin jika file itu hanya Adrian yang memegang semuanya ?" tanya Wildan yang hanya ingin memastikan dugaannya.


" saya sangat yakin pak karena pak Adrian tidak percaya pada saya dan juga Yuna dengan alasan jika file ini sangat penting bagi perusahaan " ucap Alvaro apa adanya seperti yang di ucapkan Adrian padanya dan Yuna lusa kemarin.


" baiklah, saya harap kamu tidak akan pernah mencoba mengkhianati saya dengan menjadi musuh dalam perusahaan saya " ucap Wildan yang langsung di mengerti oleh Alvaro.


" saya tau dan saya cukup tau diri " ucap Alvaro.


" dan sebagai bukti kejujuran saya pada perusahaan saya akan mencari siapa yang sedang bermain main di perusahaan ini " ucap Alvaro yang langsung mendapat anggukan dari Wildan.

__ADS_1


" baiklah, kamu boleh keluar dari sini " ucap Wildan yang langsung menyandarkan tubuhnya dan semua masalah yang sedang ada di pundaknya pada sandaran kursi.


Meski tubuhnya terlihat diam tapi otak Wildan terus berputar memikirkan berbagai hal yang sedang terjadi dalam hidupnya, dimana tiba tiba saja Andini kembali hadir dalam hidupnya di tambah rival terberatnya kini membuat ulah ditambah hilangnya Anton membuat Wildan berpikir keras tentang garis merah yang harus iya tarik agar bisa menyelesaikan semuanya tanpa ada yang di sakiti dan di lukai.


Wildan pun langsung membuka laptop nya dan mulai melacak posisi dimana Anton saat ini berada tapi sayang Wildan tidak bisa menemukan dimana posisi Anton saat ini.


" Rekha ya, mungkin dia tau dimana Anton saat ini "ucap Wildan yang kini udah mencoba menghubungi Rekha tapi hingga panggilan itu berakhir Rekha tidak mengangkat sambungan telepon nya, bahkan saat Wildan mencoba menghubungi kembali handphone Rekha malah tidak bisa di hubungi.


Sedangkan di tempat yang begitu gelap dan pengap terdengar rintihan tangis seorang wanita di tambah rasa takut saat melihat Anton yang kini tak sadarkan diri.


Flashback saat Anton dan Rekha yang baru saja masuk ke dalam Apartemen milik Rekha.


" bos apa yang harus kami lakukan dengan cecunguk ini ?" tanya bodyguard pak Damian yang tak sengaja melihat Anton yang memfoto pak Damian dengan seorang wanita yang langsung melaporkan kejadian itu pada pak Damian.


" tangkap dia dan lihat apa yang dia foto di handphone nya " ucap pak Damian.


Tak ingin membuang waktu bodyguard pak Damian pun langsung mendobrak pintu apartemen Rekha dimana Anton baru saja akan pulang dari apartemen Rekha.


" siapa kalian ?" ucap Anton yang langsung mencoba melindungi Rekha dan menyembunyikan Rekha di belakang tubuhnya.


" untuk saat ini berikan handphone mu jika kamu ingin aman " ucap laki laki tadi.


Deggg


Anton langsung ingat siapa laki laki yang tadi iya foto dengan Camelia di restoran saat makan malam tadi bersama Rekha.


" Damian " ucap lirih Anton yang masih terdengar oleh laki laki tadi.


" ya.. " ucap laki laki tadi yang langsung menyerang Anton untuk mengambil handphone Anton yang ada di saku jas yang Anton gunakan tapi dengan sangat cekatan Anton pun berhasil menghindar meski Anton harus tetap menjaga Rekha di belakang tubuhnya.


Salah satu teman dari laki laki tadi pun ikut menyerang dan karena pertarungan yang tidak imbang membuat Anton ambruk tepat di hadapan Rekha.


" mas.. " Rekha langsung berlari menghampiri Anton yang sudah terkapar tak sadarkan diri.

__ADS_1


" bagaimana ini ?" tanya salah satu bodyguard pak Damian.


" bawa saja dia ke markas kita termasuk dengan wanita ini karena jika kita tinggalkan dia akan bisa menjadi saksi kejahatan yang kita lakukan " ucap Bodyguard yang menyerang Anton lebih dulu.


Flashback end


" mas bangun, Rekha takut " ucap Rekha yang terus mencoba membangunkan Anton yang tergeletak begitu saja di atas lantai yang dingin.


" euhhh " Anton baru saja membuka matanya saat merasakan guncangan yang menyadarkan dirinya.


" mas, syukurlah mas udah sadar " ucap Rekha yang langsung mengangkat kepala Anton agar bersandar di pahanya.


" maaf, karena mas kamu jadi seperti ini " ucap Anton yang merasa bersalah sudah melibatkan Rekha dalam masalah nya.


" jangan pernah berbicara seperti itu " ucap Rekha sambil menggelengkan wajahnya bahkan kini air matanya sudah tak bisa di bendung lagi.


" yang harus kita pikirkan saat ini adalah bagaimana kita bisa keluar dari sini " ucap Rekha.


" kamu benar " ucap Anton yang kini sudah berusaha bangkit dari tidurnya untuk melihat situasi dan juga cara untuk nya agar bisa keluar dari ruangan ini.


" kenapa kalian menangkap Anton ? " ucap suara yang tak sengaja Anton dengar dari balik pintu bahkan Anton merasa mengenali suara tersebut tapi Anton tidak tau pasti suara siapa yang iya dengar.


" dia tadi memfoto saat bos sedang bersama wanita simpanan nya dan menurut perintah bos saya harus membawanya kesini dan bila perlu menghabisinya di sini " ucap orang yang tadi menghajarnya.


Anton pun mencari cela agar bisa melihat orang yang sedang berbicara di luar dan Anton pun akhirnya bisa melihat ke arah luar melewati lubang angin yang ada di atas pintu.


" bang sat bagaimana bisa aku dan Wildan bisa kecolongan seperti ini "


" lihat saja apa yang akan aku lakukan jika aku bisa keluar dari sini "


✍️✍️✍️kira kira siapa ya dan bagaimana cara Anton dan rekha keluar dari sekapan orang orang pak Damian ? Dan bagaimana cara Alvaro mencari musuh dalam perusahaan Wildan ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya.

__ADS_1


jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2